Ad Placeholder Image

Lari Interval Adalah: Tingkatkan Kecepatan dan Daya Tahan Kamu

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 17 September 2026

Lari interval adalah metode latihan kardio yang efektif untuk meningkatkan kecepatan, daya tahan, dan membakar kalori lebih banyak.

Lari Interval Adalah: Tingkatkan Kecepatan dan Daya Tahan KamuLari Interval Adalah: Tingkatkan Kecepatan dan Daya Tahan Kamu

DAFTAR ISI


Lari interval adalah metode latihan fisik yang mengombinasikan lari kecepatan tinggi dengan durasi istirahat aktif secara bergantian. Teknik ini terbukti efektif untuk meningkatkan kapasitas paru-paru, memperkuat otot kaki, dan membakar kalori secara maksimal.

Kendati kaya manfaat, intensitasnya yang tinggi berisiko menyebabkan tegang otot, kram, hingga cedera sendi jika tidak dilakukan dengan benar. Oleh sebab itu, penting untuk memahami teknik dasar serta penanganan awal nyeri otot pascalatihan.

Manfaat dan Teknik Lari Interval yang Benar

Metode lari interval bekerja dengan cara memicu kinerja jantung dan otot hingga batas optimal dalam waktu singkat, diikuti dengan sesi pemulihan. Pola ini melatih sistem kardiovaskular agar dapat beradaptasi terhadap perubahan intensitas secara cepat, sehingga daya tahan tubuh meningkat pesat.

Untuk memulai latihan lari interval dengan aman, kamu bisa menerapkan langkah-langkah berikut:

  • Pemanasan (Warm-up): Lakukan peregangan dinamis dan jalan cepat atau jogging santai selama 5–10 menit untuk menyiapkan otot dan sendi.
  • Sesi Inti Interval: Lari cepat (sprint) selama 30–60 detik, dilanjutkan berjalan santai atau jogging perlahan selama 60–90 detik sebagai bentuk istirahat aktif. Ulangi siklus ini sebanyak 6–8 kali.
  • Pendinginan (Cool-down): Akhiri dengan berjalan santai selama 5 menit dan peregangan statis untuk mempercepat pemulihan asam laktat.

Jika kamu merasakan nyeri otot atau pegal setelah sesi latihan intensif, beberapa produk perawatan otot berikut dapat membantu mempercepat pemulihan.

Rekomendasi Obat dan Salep Nyeri Otot Lari Interval

1. Salonpas Koyo 10 Patch

Koyo hangat ini mengandung metil salisilat, mentol, dan kamfer yang bekerja memberi sensasi hangat hangat tahan lama. Efektif membantu meredakan pegal, nyeri otot betis, dan tegang otot setelah berlari.

Dosis/Aturan Pakai: Tempelkan pada area otot yang pegal atau nyeri 2–3 kali sehari. Bebas dibeli tanpa resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Salonpas Koyo 10 Patch di Toko Kesehatan Halodoc

2. Voltaren Emulgel 10 g

Mengandung bahan aktif Diclofenac Diethylamine (NSAID topikal) yang meresap cepat ke dalam jaringan kulit untuk meredakan peradangan, pembengkakan, dan nyeri sendi atau tendon akibat cedera olahraga.

Dosis/Aturan Pakai: Oleskan tipis-tipis pada area cedera 3–4 kali sehari. Obat bebas terbatas.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

3. Eperisone 50 mg 10 Tablet

Merupakan obat relaksan otot yang bekerja mengendurkan spastisitas otot dan mengurangi kram otot berat akibat aktivitas fisik berlebih. Obat ini membantu mengurangi nyeri dan ketegangan otot paha atau betis.

Dosis/Aturan Pakai: 1 tablet diberikan 3 kali sehari setelah makan. Termasuk obat keras yang memerlukan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Eperisone 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet

Mengandung Eperisone Hydrochloride yang berfungsi meredakan kaku otot, nyeri punggung bawah, dan kejang otot ekstremitas setelah olahraga intensitas tinggi.

Dosis/Aturan Pakai: Sesuai petunjuk dokter, umumnya 1 tablet 3 kali sehari sesudah makan. Golongan obat keras.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mencegah Cedera Saat Lari Interval

Agar terhindar dari risiko cedera otot dan sendi saat menjalani metode lari interval, kamu bisa mengaplikasikan tips berikut:

  • Gunakan sepatu lari yang sesuai dengan bentuk telapak kaki dan memiliki peredam getaran (cushioning) yang baik.
  • Hindari meningkatkan frekuensi latihan secara mendadak. Batasi lari interval 1–2 kali saja dalam seminggu.
  • Konsumsi cukup air putih sebelum, saat, dan sesudah latihan untuk mencegah kram akibat dehidrasi.
  • Terapkan metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) jika timbul rasa nyeri atau bengkak ringan pada kaki.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami nyeri sendi yang hebat, pembengkakan mendadak, atau ketidakmampuan untuk menumpu beban tubuh setelah berlari, segera lakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Ortopedi di Halodoc untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Jika kamu memiliki riwayat cedera sendi atau ragu menentukan porsi latihan lari interval yang aman, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk saran medis terpercaya.

Referensi

Journal of Sports Science & Medicine. Diakses pada 2026. High-Intensity Interval Training for Endurance Performance.
PubMed Central (NIH). Diakses pada 2026. Physiological Adaptations to Interval Running in Athletes.
WebMD. Diakses pada 2026. High-Intensity Interval Training (HIIT) Benefits and Safety.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pentingnya Pemanasan dan Pemulihan Otot Saat Olahraga Intensif.

FAQ

1. Berapa kali seminggu sebaiknya melakukan lari interval?
Lari interval sebaiknya dilakukan 1–2 kali saja dalam seminggu untuk memberikan waktu pemulihan yang cukup bagi otot dan sendi.

2. Apakah lari interval aman untuk pemula?
Bisa aman jika disesuaikan dengan kemampuan tubuh, misalnya rasio waktu lari cepat yang lebih pendek dibanding waktu berjalan santai.

3. Apa yang harus dilakukan jika otot terasa sangat nyeri setelah lari interval?
Istirahatkan kaki, kompres dingin area yang nyeri, dan gunakan pereda nyeri topikal atau resep dokter jika ketegangan otot sangat mengganggu.