Ad Placeholder Image

Larva di Mulut (Oral Myiasis): Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD   21 Januari 2026

Oral myiasis adalah kondisi langka yang terjadi ketika larva lalat (belatung) menginfeksi jaringan lunak di dalam rongga mulut.

Larva di Mulut (Oral Myiasis): Penyebab, Gejala, dan Cara MengatasinyaLarva di Mulut (Oral Myiasis): Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI


Oral myiasis, atau yang lebih dikenal sebagai larva di mulut, adalah kondisi langka yang terjadi ketika larva lalat (belatung) menginfeksi jaringan lunak di dalam rongga mulut.

Jaringan yang terinfeksi dapat meliputi gusi, lidah, langit-langit mulut, atau area lainnya. Kondisi ini memerlukan penanganan medis segera untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Penyebab Munculnya Larva di Mulut

Penyebab utama oral myiasis adalah lalat yang meletakkan telurnya pada area mulut yang memiliki luka terbuka atau kondisi kebersihan yang buruk.

Beberapa spesies lalat yang umum terlibat dalam kasus ini termasuk Cochliomyia hominivorax dan lalat dari famili Sarcophagidae.

Telur lalat akan menetas menjadi larva (belatung) yang kemudian memakan jaringan mati atau hidup di dalam mulut.

Kondisi ini lebih sering terjadi pada individu dengan kebersihan mulut yang buruk, luka terbuka, atau kondisi medis tertentu yang membuat mereka lebih rentan.

Faktor Risiko Oral Myiasis

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko seseorang terkena oral myiasis:

  • Kebersihan mulut yang buruk: Sisa makanan dan jaringan yang membusuk menarik lalat untuk bertelur.
  • Luka terbuka di mulut: Luka setelah pencabutan gigi, trauma wajah, atau sariawan kronis dapat menjadi pintu masuk bagi lalat.
  • Kondisi medis tertentu: Diabetes, gangguan mental, usia lanjut, atau kebiasaan bernapas melalui mulut saat tidur dapat meningkatkan risiko.
  • Lingkungan yang tidak higienis: Tinggal di daerah tropis dengan sanitasi buruk dan populasi lalat yang tinggi.

Gejala Infeksi Larva di Mulut

Gejala oral myiasis dapat bervariasi, tergantung pada tingkat keparahan infeksi. Beberapa gejala yang umum meliputi:

  • Sensasi bergerak: Merasakan sesuatu yang merayap atau berdenyut di dalam gusi atau luka.
  • Nyeri dan pembengkakan: Rasa sakit yang intens disertai pembengkakan pada jaringan mulut.
  • Bau mulut menyengat: Bau busuk akibat jaringan yang mati (nekrosis) dan aktivitas larva.
  • Larva terlihat: Munculnya belatung putih kecil yang bergerak di sekitar area yang terinfeksi.

Dalam kasus yang parah, infeksi dapat menyebabkan kerusakan jaringan yang signifikan dan komplikasi serius.

Diagnosis Oral Myiasis

Diagnosis oral myiasis biasanya dilakukan berdasarkan pemeriksaan fisik oleh dokter gigi atau spesialis bedah mulut.

Dokter akan mencari tanda-tanda larva di dalam mulut dan mengevaluasi kondisi jaringan yang terinfeksi. Pemeriksaan penunjang seperti biopsi mungkin diperlukan untuk mengkonfirmasi diagnosis dan menyingkirkan kondisi lain.

Cara Mengobati Oral Myiasis

Pengobatan oral myiasis harus dilakukan oleh tenaga medis profesional. Langkah-langkah pengobatan meliputi:

  • Aplikasi larvasida: Penggunaan zat seperti kloroform, minyak terpentin, atau minyak mineral untuk memaksa larva keluar ke permukaan agar bisa bernapas.
  • Pengangkatan manual: Larva diambil satu per satu menggunakan pinset steril.
  • Pembedahan (debridement): Pembersihan jaringan mati untuk mencegah infeksi lebih lanjut.
  • Obat-obatan: Pemberian obat antiparasit (seperti Ivermectin) dan antibiotik untuk mengatasi infeksi sekunder.

Menurut Kemenkes RI, penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi serius akibat oral myiasis.

Amankah penggunaan Ivermectin untuk ibu hamil dan menyusui?

Penggunaan Ivermectin pada ibu hamil dan menyusui masih menjadi perdebatan dan memerlukan pertimbangan khusus.

Beberapa penelitian menunjukkan potensi risiko pada janin atau bayi yang disusui, sementara penelitian lain menunjukkan manfaatnya dalam kondisi tertentu.

Sebaiknya konsultasikan dengan dokter kandungan atau profesional kesehatan lainnya sebelum menggunakan Ivermectin selama kehamilan atau menyusui. Dokter akan mempertimbangkan manfaat dan risiko potensial berdasarkan kondisi kesehatan kamu.

Komplikasi yang Mungkin Terjadi

Jika tidak diobati dengan benar, oral myiasis dapat menyebabkan beberapa komplikasi, termasuk:

  • Infeksi sekunder oleh bakteri
  • Kerusakan jaringan yang luas
  • Pembentukan abses
  • Penyebaran infeksi ke area lain di tubuh

Pencegahan Infeksi Larva di Mulut

Pencegahan adalah kunci utama untuk menghindari oral myiasis. Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan meliputi:

  • Menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan menyikat gigi secara teratur dan menggunakan benang gigi.
  • Segera obati luka atau infeksi di mulut.
  • Menjaga kebersihan lingkungan rumah dari lalat.
  • Menutup makanan dan minuman untuk mencegah lalat hinggap.

Menurut WHO, menjaga sanitasi lingkungan adalah langkah penting dalam mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh lalat dan serangga lainnya.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika kamu mengalami gejala oral myiasis, seperti sensasi bergerak di mulut, nyeri, pembengkakan, atau melihat larva. Penanganan yang cepat dapat mencegah komplikasi serius.

Jangan abaikan gejala seperti sakit gigi parah atau pembengkakan. Berikut dokter gigi di Halodoc yang dapat membantu perawatannya:

  • drg. Agnes Triani: Pengalaman 6 tahun, lulusan Universitas Sriwijaya (2018). Berpraktik di Gorontalo, anggota PDGI, dan tersedia di Halodoc.
  • drg. Angel Monica: Pengalaman 4 tahun, lulusan Universitas Kristen Maranatha (2020). Berpraktik di Bandung, Jawa Barat, anggota PDGI, dan tersedia di Halodoc.

Dengan perawatan yang tepat dan pencegahan yang efektif, kamu dapat menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Konsultasikan dengan dokter gigi di Halodoc secara teratur untuk pemeriksaan dan perawatan yang optimal.

Caranya dengan klik banner di bawah ini!

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2026. Mouth Larvae: What to Know.
National Library of Medicine. Diakses pada 2026. Exuberant Oral Myiasis Caused by Musca domestica (Housefly).
Lippincott. Diakses pada 2026. Oral Myiasis: An Unusual Case Report.