• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Libur Nataru, Ini 4 Tips Mencegah Penularan COVID-19
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Libur Nataru, Ini 4 Tips Mencegah Penularan COVID-19

Libur Nataru, Ini 4 Tips Mencegah Penularan COVID-19

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 30 Desember 2022

“Mengingat kasus COVID-19 masih terjadi, penting untuk tetap mewaspadainya selama libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Agar terhindar dari penyakit ini, cobalah untuk mempertimbangkan setiap rencana perjalanan dengan matang, atau tundalah liburan bila sedang sakit.”

Libur Nataru, Ini 4 Tips Mencegah Penularan COVID-19Libur Nataru, Ini 4 Tips Mencegah Penularan COVID-19

Halodoc, Jakarta – Memasuki libur panjang Nataru, kamu mungkin sudah menyiapkan rencana untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan orang terkasih. Namun, jangan lupa untuk tetap berhati-hati terhadap penularan COVID-19 yang bisa terjadi selama liburan ya.

Meskipun kasus COVID-19 di Indonesia sempat menurun dan sebagian besar orang juga sudah menerima vaksin, tapi penularan virus corona penyebab penyakit ini masih terus terjadi.

Bahkan, baru-baru ini kasus konfirmasi COVID-19 dikabarkan kembali melonjak. Itulah mengapa kamu tetap perlu waspada agar tidak terpapar virus corona saat menikmati libur panjang. Simak tips-tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari COVID-19 saat libur Nataru di sini.

Tips Mencegah Penularan COVID-19 Saat Libur Nataru

Meski tidak ada larangan untuk pergi berwisata selama libur panjang, kamu tetap perlu menjaga diri dari penularan COVID-19, terutama di keramaian. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari penularan infeksi virus tersebut saat libur Nataru:

1. Pertimbangkan setiap rencana perjalanan dengan matang

Pada dasarnya, berlibur ke mana pun berisiko terkena COVID-19. Jadi, sebelum pergi, penting untuk memeriksa apakah kasus COVID-19 sedang tinggi di destinasi liburan kamu, atau di tempat manapun yang kamu tuju. 

Selain itu, cobalah untuk menghindari bepergian pada waktu puncak di mana kemungkinan besar akan ramai pengunjung. Bila kamu atau ada anggota keluargamu yang sedang sakit atau menunjukkan gejala COVID-19, sebaiknya jangan bepergian. 

Saat pulang dari liburan pun, tetap lakukan tindakan pencegahan dengan melakukan tes COVID-19, atau karantina mandiri selama beberapa hari dan amati bila ada gejala COVID-19.

2. Disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) 

Saat berada di luar, pastikan kamu dan keluarga selalu menerapkan prokes berikut ini:

  • Mengenakan masker. Kenakanlah jenis masker yang efektif untuk menyaring virus dan partikel, seperti N95 dan KN95, atau KF94. Pastikan kamu mengenakannya dengan baik hingga menutupi hidung dan mulut. Jangan lupa juga untuk mengganti masker setiap empat jam sekali atau saat mulai basah. Pasalnya, dalam kondisi basah, efektivitas masker dalam menyaring partikel akan berkurang.
  • Rutin mencuci tangan. Sering-seringlah mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air atau hand sanitizer berbasis alkohol. Ini adalah salah satu cara ampuh untuk mencegah penularan COVID-19, karena membersihkan tangan bisa menghilangkan virus yang bisa saja menempel di tangan.
  • Hindari menyentuh wajah (mata, hidung, mulut). Karena hal itu memungkinkan virus yang ada di tangan untuk masuk ke dalam tubuh.
  • Jangan berlama-lama di tengah kerumunan

Saat libur panjang, kemungkinan besar berbagai destinasi wisata akan penuh oleh banyak orang. Untuk mencegah penularan COVID-19, sebaiknya hindari berlama-lama di tengah kerumunan. Hindari juga memasuki tempat indoor, seperti restoran, yang ramai. Bila memungkinkan, selalu pilih tempat yang terbuka.

3. Dapatkan vaksin booster

Bila kamu atau ada anggota keluarga yang belum mendapatkan vaksin booster untuk COVID-19, sebaiknya dapatkan segera sebelum pergi berlibur. Booster bisa memberikan perlindungan ekstra dari ancaman COVID-19. 

4. Tunda liburan bila sedang sakit

Sebaiknya jangan bepergian atau tunda dulu kepergian bila kamu atau ada keluarga yang sakit atau memiliki gejala COVID-19. Bahkan bila hanya mengalami gejala ringan (sakit tenggorokan, batuk, pilek), sebaiknya tetap di rumah, mengisolasi diri dan melakukan tes COVID-19 untuk memastikannya.

Itulah beberapa tips untuk mencegah penularan COVID-19 selama libur nataru. Jangan lupa juga untuk membawa obat-obatan untuk berjaga-jaga bila sakit selama liburan.

Untuk cek obat dan vitamin yang dibutuhkan, gunakan saja aplikasi Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, tinggal order lewat aplikasi dan pesananmu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang juga di Apps Store dan Google Play untuk mendapatkan solusi kesehatan terlengkap dengan mudah.

Referensi:
Unicef. Diakses pada 2022. COVID-19 and the holidays: How to reduce your risk.
California Department of Public Health. Diakses pada 2022. Tips for Protecting Yourself and Others This Holiday Season