Ad Placeholder Image

Ligamen: Fungsi, Struktur, dan Cedera Ligamen

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   17 Juni 2026

Ligamen: Fungsi Penting & Cara Jaga Kesehatan Sendi

Ligamen: Fungsi, Struktur, dan Cedera LigamenLigamen: Fungsi, Struktur, dan Cedera Ligamen

Berikut adalah artikel kesehatan lengkap mengenai fungsi ligamen, yang ditulis dengan kaidah medis dan format HTML sesuai pedoman yang diberikan.

DAFTAR ISI


Sistem muskuloskeletal tubuh manusia terdiri dari berbagai komponen rumit yang saling bekerja sama, salah satunya adalah ligamen. Secara anatomis, ligamen adalah pita jaringan ikat fibrosa yang padat, kuat, dan elastis. Berbeda dengan tendon yang menghubungkan otot ke tulang, ligamen berfungsi secara khusus untuk menghubungkan satu tulang dengan tulang lainnya dalam sebuah persendian. Keberadaan jaringan ini sangat vital karena tanpanya, struktur tulang manusia tidak akan bisa menyatu dengan stabil, dan persendian akan mudah terlepas saat bergerak.

Utamanya, fungsi ligamen adalah untuk menstabilkan sendi atau menyatukan dua ujung tulang, serta membatasi gerakan sendi agar tidak bergeser melampaui batas normal (hipermobilitas). Saat kamu melompat, berlari, atau sekadar membungkuk, ligamen menahan posisi tulang agar tetap pada porosnya. Karena perannya sebagai penahan beban dan penjaga stabilitas, ligamen sangat rentan mengalami peregangan berlebih atau robek, sebuah kondisi medis yang sering kita sebut sebagai keseleo atau sprain.

Kasus cedera pada ligamen sangat umum terjadi di Indonesia, terutama pada area pergelangan kaki (ankle) dan lutut. Seseorang yang mengalami robekan ligamen akan merasakan nyeri tajam secara tiba-tiba, diikuti pembengkakan parah, dan hilangnya kemampuan untuk menahan beban. Karena proses penyembuhan ligamen memakan waktu yang cukup lama akibat suplai darah yang terbatas pada area tersebut, penanganan pertama yang cepat, asupan nutrisi yang tepat, dan penggunaan obat yang sesuai sangatlah dibutuhkan untuk mencegah kerusakan sendi permanen.

Apabila kamu atau anggota keluarga mengalami keseleo yang mengganggu fungsi ligamen atau sedang dalam masa pemulihan pasca cedera ringan, ada beberapa produk medis yang aman digunakan secara mandiri. Nah, mau tahu apa saja pilihan obat dan suplemen sendi ligamen yang bagus? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Obat dan Suplemen untuk Cedera Ligamen

Keseleo atau peregangan ligamen tingkat ringan hingga sedang dapat diatasi dengan terapi topikal, analgesik, maupun suplemen sendi yang mendukung pemulihan kolagen pada ligamen. Berikut adalah pilihan obat bebas, obat bebas terbatas, dan suplemen yang dapat kamu gunakan:

1. Voltaren Emulgel 1% 10 g

Voltaren Emulgel adalah sediaan topikal yang mengandung bahan aktif Diclofenac diethylamine 1%. Diclofenac merupakan golongan obat Anti-Inflamasi Non-Steroid (OAINS) yang bekerja dengan cara menghambat enzim siklooksigenase (COX) penyebab produksi prostaglandin (zat pemicu peradangan dan nyeri).

Manfaat spesifik dari gel ini adalah untuk meredakan nyeri lokal, peradangan, dan pembengkakan akibat trauma pada tendon, ligamen, otot, dan persendian, seperti pada kasus keseleo (sprain), memar, atau cedera olahraga.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak di atas 12 tahun: Oleskan secukupnya pada area yang sakit (sekitar 2-4 gram gel) 3-4 kali sehari.
  • Gosokkan secara perlahan pada kulit hingga menyerap. Cuci tangan setelah mengoleskan obat.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 1% 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. Viostin DS 5 Kaplet

Viostin DS merupakan suplemen kesehatan sendi yang diformulasikan dengan kombinasi Glucosamine HCl, Chondroitin Sulphate, Mangan, Magnesium, Zinc, dan Vitamin C. Nutrisi tersebut memegang peranan esensial dalam menstimulasi pembentukan cairan sinovial dan matriks tulang rawan.

Dalam konteks fungsi ligamen, komponen nutrisi dalam Viostin DS membantu mengoptimalkan produksi kolagen, suatu protein yang menjadi bahan penyusun utama dari jaringan ligamen dan tendon. Hal ini sangat bermanfaat untuk menjaga kelenturan dan merawat sendi, serta mencegah timbulnya kekakuan persendian saat ligamen sedang memulihkan diri pasca peregangan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 kaplet dikonsumsi 2-3 kali sehari sesudah makan.
  • Sebagai perawatan pencegahan: 1 kaplet 1 kali sehari.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Viostin DS 5 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Pertolongan Pertama Saat Ligamen Keseleo (Metode RICE)
  1. Rest (Istirahat): Segera hentikan aktivitas dan jangan menumpu beban pada area sendi yang cedera.
  2. Ice (Es): Kompres dingin pada ligamen yang bengkak selama 15-20 menit setiap 2-3 jam pada hari pertama.
  3. Compression (Kompresi): Balut persendian dengan perban elastis secara pas (tidak terlalu ketat) untuk meminimalisasi pembengkakan ligamen.
  4. Elevation (Elevasi): Posisikan sendi yang cedera lebih tinggi dari level jantung untuk mengembalikan aliran darah dan mengurangi tumpukan cairan di area peradangan.

3. Counterpain Cream 15 g

Counterpain adalah krim analgesik pereda nyeri gosok yang sangat populer, mengandung kombinasi Methyl salicylate, Menthol, dan Eugenol. Krim ini bekerja dengan memberikan sensasi hangat (counter-irritant) pada kulit, yang mendistraksi sinyal rasa sakit dari reseptor saraf di dalam otot dan ligamen menuju otak.

Krim ini efektif untuk meredakan nyeri otot, nyeri sendi, keseleo, dan encok. Pemanasan lokal dari Counterpain juga memicu pelebaran pembuluh darah di sekitar sendi, sehingga membantu mengalirkan suplai oksigen yang krusial untuk pemulihan fungsi ligamen yang kaku akibat tarikan ringan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: Oleskan secukupnya pada area sendi atau otot yang nyeri, gosok dengan lembut.
  • Gunakan 3-4 kali sehari sesuai kebutuhan. Hindari mengoleskan pada kulit yang luka atau iritasi.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Counterpain Cream 15 g di Toko Kesehatan Halodoc

4. Welmove 5 Kaplet

Welmove merupakan suplemen persendian yang mengandung Glucosamine, Chondroitin, Vitamin C, Mangan, Magnesium, dan Zinc. Glucosamine dan Chondroitin secara klinis digunakan untuk terapi perbaikan tulang rawan, sementara mineral zinc dan vitamin C bertindak sebagai katalisator sintesis kolagen.

Manfaat produk ini untuk mendukung fungsi ligamen terletak pada kemampuannya untuk merangsang pelumasan sendi. Sendi yang terlumasi dengan baik akan mengurangi stres mekanik atau gesekan ekstra yang harus ditanggung oleh jaringan ikat (ligamen dan tendon) saat beraktivitas berat.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 kaplet, diminum 2-3 kali per hari.
  • Sebaiknya dikonsumsi setelah makan untuk meminimalisasi ketidaknyamanan pada lambung.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Welmove 5 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Panadol Extra 10 Kaplet

Bagi yang mengalami sakit tidak tertahankan akibat cedera ligamen akut namun memiliki sensitivitas lambung terhadap obat OAINS, Panadol Extra bisa menjadi pilihan yang aman. Obat ini mengandung Paracetamol 500 mg dan Caffeine 65 mg. Paracetamol bekerja langsung di pusat pengatur suhu dan nyeri di otak, sementara kafein menguatkan dan mempercepat efek analgesik paracetamol hingga 37% lebih kuat.

Manfaat obat ini adalah sebagai analgesik sistemik lini pertama yang efektif untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang akibat nyeri sendi, robekan ligamen, sakit kepala, hingga sakit gigi, tanpa menimbulkan iritasi pada lapisan mukosa lambung.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak > 12 tahun: 1-2 kaplet, diberikan 3-4 kali sehari jika perlu. Maksimal 8 kaplet dalam 24 jam.
  • Tidak dianjurkan untuk anak di bawah usia 12 tahun.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Panadol Extra 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

Anatomi dan Jenis Ligamen pada Tubuh

Untuk benar-benar memahami peran jaringan fibrosa ini, kita perlu melihat letak dan fungsinya di berbagai persendian kunci. Ligamen terbesar dan terpenting dalam tubuh manusia tersebar pada persendian yang menahan berat badan dan sering bermanuver.

1. Ligamen pada Lutut

Lutut adalah persendian paling kompleks yang mengandalkan 4 ligamen utama: Anterior Cruciate Ligament (ACL), Posterior Cruciate Ligament (PCL), Medial Collateral Ligament (MCL), dan Lateral Collateral Ligament (LCL). ACL berfungsi mencegah tulang kering meluncur terlalu jauh ke depan dari tulang paha. Cedera ACL sangat umum terjadi pada pemain sepak bola atau basket akibat gerakan memutar mendadak.

2. Ligamen pada Pergelangan Kaki (Ankle)

Keseleo ankle menyumbang angka tertinggi untuk cedera ligamen ringan di masyarakat. Ligamen Anterior Talofibular Ligament (ATFL) di sisi luar pergelangan kaki adalah yang paling sering robek saat kaki tanpa sengaja tertekuk ke arah dalam saat berlari atau mengenakan sepatu hak tinggi.

Tingkat Keparahan Cedera Ligamen

Fungsi ligamen akan terganggu secara signifikan jika ia ditarik melebihi batas kelenturannya. Dalam dunia medis, kerusakan ini (sprain) diklasifikasikan ke dalam 3 derajat (grade):

1. Sprain Derajat I (Ringan)

Terjadi peregangan atau robekan mikroskopis pada serat ligamen. Gejala berupa nyeri ringan, sedikit bengkak, tetapi sendi masih stabil dan mampu menahan berat badan. Biasanya sembuh dalam hitungan hari hingga dua minggu dengan metode RICE dan salep analgesik.

2. Sprain Derajat II (Sedang)

Terjadi robekan parsial (sebagian) pada ligamen. Sendi terasa sangat nyeri, membengkak, kemerahan/memar, dan sedikit goyang (instabilitas ringan). Membutuhkan imobilisasi dengan alat penyangga (bracing) dan konsultasi dokter spesialis ortopedi untuk memantau pemulihan, yang bisa memakan waktu berbulan-bulan.

3. Sprain Derajat III (Berat)

Ligamen putus atau robek sepenuhnya. Sendi benar-benar tidak stabil, kehilangan fungsi gerak, dan timbul nyeri hebat. Robekan parah, terutama pada ligamen lutut seperti ACL, umumnya memerlukan tindakan pembedahan (operasi rekonstruksi) agar sendi dapat berfungsi normal kembali.

Studi Mengenai Penyembuhan Ligamen

National Center for Biotechnology Information (NCBI) menerbitkan studi komprehensif mengenai biologi penyembuhan ligamen yang menjelaskan bahwa suplai vaskular (pembuluh darah) yang rendah ke ligamen menyebabkan perbaikannya sangat lambat. Studi mencatat fase penyembuhan melewati tiga tahap: inflamasi akut, proliferasi (pembentukan jaringan baru), dan remodeling.

Studi ini relevan dengan fungsi ligamen karena menekankan mengapa istirahat sangat penting pada fase awal. Modulasi peradangan menggunakan OAINS (seperti Diclofenac) pada minggu pertama, dipadukan dengan nutrisi pendukung seperti suplemen glukosamin dan vitamin C, dapat mendukung fase remodeling jaringan fibrosa agar serat ligamen yang baru tidak kaku atau cacat secara biomekanik.

Jika nyeri sendi tak kunjung reda, bengkak semakin parah, atau kamu tidak bisa bertumpu pada kaki sama sekali setelah keseleo, sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri. Jangan mengandalkan obat bebas terus-menerus tanpa penegakan diagnosis yang akurat. Apabila kamu tidak memiliki waktu antre ke apotek, kamu dapat langsung beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter ortopedi terkait masalah ligamen persendian yang sedang dialami melalui platform Halodoc.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Ligament: Function & Anatomy.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Sprains – Symptoms and causes.
NCBI – StatPearls. Diakses pada 2024. Anatomy, Ligaments.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Musculoskeletal health.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Penanganan Awal Cedera Olahraga.

FAQ

1. Apa sebenarnya fungsi ligamen dalam tubuh manusia?

Fungsi utama ligamen adalah menghubungkan ujung tulang dengan tulang yang lainnya dalam sebuah persendian. Jaringan ini menjaga posisi tulang dan persendian tetap stabil, serta mencegah terjadinya pergerakan yang melampaui batas wajar sehingga sendi tidak terlepas (dislokasi).

2. Apa perbedaan antara ligamen dan tendon?

Meski sama-sama jaringan ikat, ligamen menghubungkan tulang ke tulang untuk menstabilkan persendian. Di sisi lain, tendon adalah jaringan fibrosa yang menghubungkan otot ke tulang, dan berfungsi untuk menggerakkan tulang ketika otot berkontraksi.

3. Berapa lama cedera robekan ligamen bisa sembuh?

Waktu pemulihannya sangat bergantung pada tingkat keparahan (grade). Cedera ligamen ringan (keseleo biasa) bisa sembuh dalam 1 hingga 3 minggu. Namun, robekan sebagian (parsial) atau robekan total bisa memakan waktu mulai dari 3 bulan hingga 1 tahun pasca operasi untuk pulih sempurna.

4. Apakah suplemen sendi bisa mengembalikan fungsi ligamen yang putus?

Suplemen seperti Glucosamine atau Chondroitin membantu merawat kelenturan sendi dan mendukung pembentukan kolagen, tetapi tidak dapat menyambung kembali serat ligamen yang sudah terputus total. Robekan total (derajat III) mutlak memerlukan tindakan pembedahan oleh ahli ortopedi.