Ad Placeholder Image

Manfaat Sisik Trenggiling: Fakta vs Mitos!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 18 September 2026

Manfaat Sisik Trenggiling: Fakta vs Mitos!

Manfaat Sisik Trenggiling: Fakta vs Mitos!Manfaat Sisik Trenggiling: Fakta vs Mitos!

DAFTAR ISI


Sisik trenggiling kerap disebut dalam pengobatan tradisional, termasuk pengobatan tradisional Tiongkok. Namun, popularitas tersebut tidak berarti sisik trenggiling terbukti menyembuhkan penyakit atau aman untuk dikonsumsi.

Artikel ini membahas fakta dan mitos tentang sisik trenggiling berdasarkan bukti ilmiah serta aspek konservasi. Memahami informasinya penting agar masyarakat tidak menggunakan bahan satwa liar sebagai pengganti pemeriksaan dan terapi medis yang terbukti.

Fakta Sisik Trenggiling

Sisik trenggiling terutama tersusun dari keratin, yaitu protein yang juga terdapat pada kuku dan rambut manusia. Sampai saat ini, tidak ada bukti klinis yang kuat bahwa sisik trenggiling dapat mengobati kanker, meningkatkan produksi ASI, menyembuhkan penyakit kulit, atau mengatasi berbagai kondisi medis lain.

Klaim tentang khasiat sisik trenggiling termasuk mitos apabila tidak didukung penelitian klinis yang memadai. Mengonsumsi bahan tersebut juga tidak menggantikan diagnosis, obat, maupun tindakan medis dari tenaga kesehatan.

Perdagangan dan pemanfaatan trenggiling turut menimbulkan masalah konservasi karena hewan ini termasuk satwa yang banyak diburu dan diperdagangkan secara ilegal. Karena itu, sebaiknya hindari membeli, mengonsumsi, atau mempromosikan produk berbahan sisik trenggiling.

Jika mencari pilihan dari Traditional Chinese Medicine, gunakan produk yang legal dan memiliki informasi kandungan serta izin edar yang jelas. Konsultasikan penggunaannya dengan dokter atau tenaga kesehatan, terutama bila sedang hamil, menyusui, memiliki penyakit kronis, atau mengonsumsi obat rutin.

Cara Menilai Pengobatan Tradisional

  • Periksa klaim berdasarkan penelitian pada manusia, bukan hanya testimoni.
  • Pastikan produk memiliki informasi komposisi, aturan pakai, produsen, dan izin edar yang dapat diverifikasi.
  • Jangan menghentikan obat dari dokter tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.
  • Hindari bahan yang berasal dari satwa dilindungi atau diperoleh melalui perdagangan ilegal.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan keluhan ke dokter jika gejala menetap, memburuk, atau mengganggu aktivitas. Konsultasi juga diperlukan sebelum mencoba pengobatan tradisional, terutama jika memiliki kondisi medis tertentu atau sedang menggunakan obat lain.

Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk membantu menilai keluhan dan menentukan langkah yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Kamu dapat menyampaikan keluhan dan memperoleh arahan awal dari dokter berlisensi tanpa perlu datang langsung ke fasilitas kesehatan. Chat dokter Halodoc tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Studi Terkait

PubMed. Diakses pada 2026. Pangolins: biology, ecology and conservation.
WHO. Diakses pada 2026. WHO Traditional Medicine Strategy.
BPOM RI. Diakses pada 2026. Informasi keamanan dan izin edar obat bahan alam.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pelayanan kesehatan tradisional.

FAQ

Apakah sisik trenggiling bisa menyembuhkan penyakit?

Belum ada bukti klinis kuat yang membuktikan sisik trenggiling dapat menyembuhkan penyakit. Sisik tersebut terutama tersusun dari keratin.

Apakah sisik trenggiling aman dikonsumsi?

Keamanan dan manfaatnya tidak terbukti secara memadai. Penggunaannya juga dapat mendukung perdagangan satwa liar yang merugikan konservasi.

Apakah sisik trenggiling termasuk pengobatan tradisional Tiongkok?

Sisik trenggiling pernah tercantum dalam praktik pengobatan tradisional tertentu, tetapi penggunaan tradisional tidak sama dengan bukti efektivitas medis. Pilih terapi yang legal dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Apa yang harus dilakukan jika ingin mencoba pengobatan tradisional?

Diskusikan terlebih dahulu dengan dokter, terutama jika memiliki penyakit kronis atau mengonsumsi obat rutin. Jangan mengganti terapi medis tanpa arahan tenaga kesehatan.