• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Masih Muda, Perlukah Melakukan Prosedur Cath Lab?

Masih Muda, Perlukah Melakukan Prosedur Cath Lab?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Melakukan gaya hidup dan pola makan sehat menjadi cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung. Jantung adalah organ tubuh yang cukup vital pada kehidupan seseorang. Jantung berfungsi untuk memompa darah menuju seluruh tubuh. Darah yang dialirkan mengandung oksigen dan berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Dengan begitu, jantung yang sehat dapat menentukan kualitas kehidupan seseorang.

Baca juga: Seberapa Perlu Cath Lab Dilakukan pada Anak?

Gangguan jantung dapat dialami oleh siapa saja, termasuk mereka yang berusia muda. Jadi, tidak ada salahnya untuk lakukan pemeriksaan jantung sejak dini. Tujuannya agar terhindar dari gangguan jantung yang mungkin dialami. Ada beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan untuk memastikan kesehatan jantung, salah satunya dengan cath lab

Usia Muda Rentan Sakit Jantung

Penyakit jantung dapat dialami siapa saja, bahkan mereka yang masih berusia muda. Perhatikan beberapa gejala gangguan jantung, seperti nyeri dada yang membuat pengidap merasa ditekan pada bagian dada, sedikit perih, mati rasa, dan sesak. Selain itu, detak jantung terasa lebih kencang dari biasanya.

Nyeri dada yang dialami pengidap penyumbatan jantung akan menjalar hingga area leher hingga rahang. Kondisi ini bisa menyebabkan mual, berkeringat, dan merasa kelelahan. Penyumbatan yang cukup tebal dapat sebabkan iskemia yang berujung pada serangan jantung. Kondisi ini bisa dialami kapan saja, termasuk saat kamu sedang beristirahat. 

Segera ke rumah sakit terdekat ketika kamu mengalami gejala-gejala di atas. Buat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan melalui aplikasi Halodoc agar lebih praktis.

Untuk itu, pemeriksaan cath lab mungkin saja dilakukan untuk pengidap sakit jantung yang masih berusia muda. Dilansir dari Mayo Clinic, cath lab atau kateterisasi jantung adalah prosedur yang digunakan untuk memastikan kesehatan jantung dan diagnosis adanya penyakit tertentu pada jantung. Pemeriksaan ini dapat melihat adanya penyakit, sumbatan, penyempitan atau pelebaran yang terjadi pada pembuluh darah

Baca juga: Apakah Sebelum Melakukan Cath Lab Harus Puasa?

Selama kateterisasi jantung berlangsung, tabung tipis yang dikenal dengan kateter akan dimasukkan dalam arteri atau vena pada salah satu bagian tubuh, seperti leher atau lengan yang disambungkan melalui pembuluh darah menuju jantung.

Hasil gambaran pemeriksaan cath lab menunjukan hasil yang detail sehingga pemeriksaan ini cukup akurat untuk mendeteksi gangguan penyakit yang dirasakan khususnya pada jantung. Cath lab dapat dilakukan sebagai langkah pencegahan agar terjadi komplikasi pada jantung.

Namun, penting untuk dipahami bahwa cath lab adalah tindakan yang hanya dilakukan sesuai saran dokter dan berdasarkan indikasi medis. Sebagai fungsi terapeutik, cath lab juga biasanya dikombinasikan dengan tindakan lain.

Prosedur untuk Lakukan Cath Lab

Pemeriksaan cath lab umumnya dilakukan di rumah sakit sebagai upaya diagnostik dan terapeutik. Ketahui prosedur yang dilakukan saat pemeriksaan cath lab, yaitu:

1. Sebelum Cath Lab

Dilansir dari Mayo Clinic, sebelum melakukan pemeriksaan cath lab, hindari mengonsumsi makanan atau minuman minimal 6 jam sebelum pemeriksaan berlangsung. Sebaiknya jangan lupa untuk konsultasikan obat-obatan yang dikonsumsi pada dokter sebelum melakukan pemeriksaan cath lab. Sebelum pemeriksaan cath lab, tim medis akan memeriksa tekanan darah. Jangan lupa lepaskan semua perhiasan atau aksesori yang digunakan.

2. Prosedur Cath Lab

Prosedur cath lab terdiri dari beberapa tahapan yang akan dilakukan. Dokter akan melakukan pembiusan lokal pada pengidap jantung, kemudian tahap selanjutnya yang dikenal dengan kateter. Tahap ini merupakan proses memasukkan selang kecil melalui pembuluh darah arteri hingga mencapai pembuluh darah aorta.

Setelah proses ini, dokter memasukkan cairan kontras melalui selang kateter sambal menggunakan sinar X-Ray untuk dipantai pada monitor dan melihat ada atau tidaknya penyempitan yang terjadi di area pembuluh darah jantung. Dilansir dari Cleveland Clinic, pemeriksaan cath lab berlangsung selama 30 menit, namun persiapan yang dilakukan biasanya beberapa jam sebelum pemeriksaan berlangsung.

3. Setelah Cath Lab

Setelah melakukan pemeriksaan cath lab, biasanya kamu menjalani pemulihan pada ruang perawatan. Setelah prosedur ini selesai, selang kateter akan dilepaskan dari tubuh. Setelah pemeriksaan, kamu diperbolehkan untuk mengonsumsi makanan atau minuman. 

Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Lakukan Pemeriksaan Cath Lab?

Itulah prosedur cath lab yang perlu diketahui. Dilansir dari American Heart Association, jangan lupa untuk mengonsumsi obat-obatan yang dianjurkan oleh dokter setelah pengobatan. Munculnya memar kecil pada bekas area selang kateter adalah hal yang normal.

Jika terjadi perdarahan kecil, sebaiknya tekan luka bekas selang kateter dan pastikan darah yang keluar telah berhenti. Jangan ragu untuk kunjungi dokter jika perdarahan yang terjadi tidak kunjung berhenti.

Referensi:
American Heart Association. Diakses pada 2020. Cardiac Catheterization
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Cardiac Catheterization
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Cardiac Catheterization