Seberapa Perlu Cath Lab Dilakukan pada Anak?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Seberapa Perlu Cath Lab Dilakukan pada Anak?

Halodoc, Jakarta – Kateterisasi jantung adalah prosedur di mana kateter (tabung panjang dan tipis) dimasukkan ke dalam pembuluh darah. Kemudian, seorang ahli jantung akan melakukan pengecekan dari jantungke pembuluh darah di sekitarnya.

Kateterisasi jantung dapat membantu ahli jantung mendiagnosis dan mengobati berbagai masalah jantung. Prosedur ini dapat dilakukan pada anak-anak atau remaja untuk melihat bagaimana jantung dan pembuluh darah terbentuk dan terhubung. Selengkapnya mengenai cath lab ada di sini!

Kenapa Cath Lab Dilakukan?

Selain mendiagnosis masalah jantung untuk mengetahui dan mengobati, cath lab juga dilakukan untuk memeriksa tekanan dan kadar oksigen di jantung dan pembuluh darah, mengobati cacat jantung bawaan (masalah jantung yang membuat bayi dilahirkan), mengobati detak jantung yang tidak teratur (aritmia), membuka pembuluh darah yang menyempit (disebut angioplasti), dan memperbaiki katup jantung yang bocor atau sempit.

Baca juga: Anak Alami Penyakit Jantung, Apa Penyebabnya?

Apa yang terjadi bila prosedur ini dilakukan untuk anak apakah memiliki dampak atau risiko tertentu? Kateterisasi jantung umumnya merupakan prosedur yang aman. Itu normal untuk daerah di mana kateter masuk untuk memar, sakit, ataupun sedikit bengkak selama beberapa hari sesudahnya.

Masalah yang lebih serius jarang terjadi, tetapi dapat terjadi. Ini termasuk:

  1. Perdarahan.
  2. Reaksi alergi terhadap obat-obatan atau bahan kontras.
  3. Serangan jantung.
  4. Kerusakan ginjal.

Komplikasi dari risiko cath lab yang bisa jadi berbahaya adalah masuknya darah ke kateter, bengkak atau kemerahan yang memburuk di mana kateter masuk, mati rasa atau kelemahan kaki atau lengan tempat kateter masuk, demam, sakit dada, dan kesulitan bernapas. 

Selengkapnya risiko dan komplikasi mengenai cath lab bisa langsung dikonsultasikan di Halodoc untuk informasi lebih lengkapnya. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untuk orang tua. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor orang tua bisa kapan dan di mana saja memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Proses Cath Lab

Kateterisasi jantung dilakukan di ruang operasi yang disebut lab kateterisasi. Biasanya tersedia area di mana orang tua bisa menunggu sampai prosedur selesai. Dalam prosedur ini tahapannya adalah sebagai berikut:

Baca juga: Hati-Hati, Jantung Koroner Bisa Menurun Pada Anak

  1. Intravena Catheter dimasukkan untuk memberikan obat-obatan dan bahan kontras melalui vena. Pewarna khusus ini membantu ahli jantung melihat pembuluh, katup, dan ruang jantung lebih jelas.
  2. Obat penenang diberikan melalui infus. Ini memungkinkan anak tidur selama prosedur.
  3. Elektroda akan ditempatkan di dada. Elektroda ini melekat pada monitor elektrokardiogram (EKG), yang memeriksa detak jantung sepanjang prosedur.
  4. Area tempat kateter masuk (biasanya selangkangan) dicukur (jika perlu) dan dibersihkan. Daerah tersebut terkadang mati rasa dengan suntikan obat.
  5. Ahli jantung dengan berhati-hati akan memandu kateter melalui pembuluh darah ke jantung. Suatu jenis sinar-X yang disebut fluoroscopy memungkinkan ahli jantung memandu kateter ke tempat yang seharusnya.
  6. Ahli jantung melakukan tes atau prosedur.
  7. Kateter akan dilepas.
  8. Orang tua sudah boleh menjenguk anak.

Dokter anak akan mendiskusikan risiko dan manfaat prosedur ini dengan orang tua. Orang tua juga perlu memberikan izin tertulis untuk melanjutkan prosedur. Prosedur ini dilakukan di lab kateterisasi jantung (cath) di rumah sakit. Anak akan diberikan obat untuk membantunya rileks (sedasi) atau anestesi umum sehingga tertidur selama prosedur. 

 
Referensi:
KidsHealth. Diakses pada 2019. Cardiac Catheterization.
Children’s National. Diakses pada 2019. Pediatric Cardiac Catheterization.