Advertisement

Mastoiditis: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD   30 Juni 2025

Mastoiditis adalah infeksi bakteri pada tulang mastoid di belakang telinga yang dapat menyebabkan nyeri, bengkak, demam, dan memerlukan penanganan medis segera.

Mastoiditis: Gejala, Penyebab, dan PengobatanMastoiditis: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Daftar Isi:

  1. Apa itu Mastoiditis?
  2. Penyebab Mastoiditis
  3. Gejala Mastoiditis
  4. Diagnosis Mastoiditis
  5. Pengobatan Mastoiditis
  6. Komplikasi Mastoiditis
  7. Pencegahan Mastoiditis
  8. Kapan Harus ke Dokter?
  9. Kesimpulan
  10. Pertanyaan Umum tentang Mastoiditis

Mastoiditis adalah infeksi bakteri serius yang menyerang tulang mastoid, terletak di belakang telinga. Kondisi ini umumnya berkembang sebagai komplikasi dari infeksi telinga tengah (otitis media) yang tidak diobati atau tidak sepenuhnya sembuh.

Mastoiditis dapat menyebabkan kerusakan permanen pada tulang mastoid dan bahkan menyebar ke area lain di kepala jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengetahui apa itu mastoiditis, gejala, hingga pengobatannya berikut ini!

Apa itu Mastoiditis?

Mastoiditis adalah infeksi pada tulang mastoid, yaitu bagian tengkorak yang terletak tepat di belakang telinga. Tulang mastoid memiliki struktur berongga berisi udara yang berhubungan dengan telinga tengah dan berfungsi sebagai saluran ventilasi serta membantu mengatur tekanan telinga.

Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), infeksi telinga tengah adalah salah satu penyakit yang paling umum terjadi pada anak-anak di seluruh dunia, dan jika tidak ditangani dengan baik, dapat berkembang menjadi mastoiditis.

Penyebab Mastoiditis

Penyebab utama mastoiditis adalah infeksi bakteri yang menyebar dari telinga tengah ke tulang mastoid. Bakteri penyebab infeksi telinga tengah, seperti Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae, dan Moraxella catarrhalis, dapat mencapai tulang mastoid dan menyebabkan peradangan serta infeksi.

Faktor risiko mastoiditis meliputi:

  • Infeksi telinga tengah yang berulang atau tidak diobati.
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah.
  • Penggunaan antibiotik yang tidak tepat atau tidak lengkap untuk mengobati infeksi telinga tengah.

Gejala Mastoiditis

Gejala mastoiditis mirip dengan gejala infeksi telinga tengah, tetapi lebih parah. Gejala umum mastoiditis meliputi:

  • Nyeri di belakang telinga.
  • Kemerahan dan bengkak di belakang telinga.
  • Demam tinggi.
  • Sakit kepala.
  • Keluarnya cairan dari telinga.
  • Gangguan pendengaran.
  • Pada bayi dan anak kecil, gejala mungkin termasuk rewel, susah makan, dan sulit tidur.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menekankan pentingnya penanganan infeksi telinga pada anak-anak secara cepat dan tepat untuk mencegah komplikasi seperti mastoiditis.

Diagnosis Mastoiditis

Diagnosis mastoiditis melibatkan pemeriksaan fisik oleh dokter, yang meliputi pemeriksaan telinga, hidung, dan tenggorokan. Dokter mungkin juga melakukan tes berikut:

  • Pemeriksaan pendengaran: Untuk mengukur tingkat pendengaran.
  • Tes darah: Untuk memeriksa tanda-tanda infeksi.
  • CT scan: Digunakan untuk menilai struktur tulang mastoid dan mendeteksi abses atau komplikasi; MRI dapat digunakan bila dicurigai adanya penyebaran ke jaringan lunak atau intrakranial.

Pengobatan Mastoiditis

Pengobatan mastoiditis bertujuan untuk menghilangkan infeksi dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Pilihan pengobatan meliputi:

  • Antibiotik: Antibiotik intravena (IV) biasanya diberikan di rumah sakit untuk mengobati infeksi bakteri.
  • Mastoidektomi: Jika antibiotik tidak efektif, operasi pengangkatan sebagian tulang mastoid yang terinfeksi mungkin diperlukan.
  • Drainase: Jika terdapat abses, dokter mungkin perlu melakukan drainase untuk mengeluarkan nanah.

Kamu alami infeksi telinga? Simak selengkapnya, berikut ini 5 Jenis Obat Tetes Telinga dan Produk Rekomendasinya.

Komplikasi Mastoiditis

Jika tidak diobati, mastoiditis dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk:

  • Kehilangan pendengaran permanen.
  • Meningitis, infeksi pada selaput yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang.
  • Abses otak, kondisi di mana nanah terakumulasi di dalam otak.
  • Paralisis saraf wajah, yaitu gangguan pada saraf fasialis yang menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan otot wajah di sisi yang terkena.
  • Septikemia atau infeksi darah.

Pencegahan Mastoiditis

Cara terbaik untuk mencegah mastoiditis adalah dengan mengobati infeksi telinga tengah sejak dini dan secara efektif. Langkah-langkah pencegahan meliputi:

  • Segera konsultasikan dengan dokter jika mengalami gejala infeksi telinga tengah.
  • Ikuti petunjuk dokter dalam penggunaan antibiotik.
  • Hindari merokok dan paparan asap rokok, karena dapat meningkatkan risiko infeksi telinga.
  • Vaksinasi anak-anak sesuai jadwal untuk mencegah infeksi bakteri yang dapat menyebabkan infeksi telinga.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika mengalami gejala mastoiditis, terutama jika baru-baru ini mengalami infeksi telinga tengah. Diagnosis dan pengobatan dini dapat membantu mencegah komplikasi serius.

Kesimpulan

Mastoiditis adalah infeksi serius yang memerlukan penanganan medis segera. Dengan diagnosis dan pengobatan yang tepat, komplikasi serius dapat dicegah.

Jika mengalami gejala infeksi telinga atau mastoiditis, segera konsultasikan dengan dokter spesialis THT di Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc.

Produknya 100% asli (original) dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.

Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Mastoiditis
U.S. National Library of Medicine. Diakses pada 2025. Mastoiditis

Pertanyaan Umum tentang Mastoiditis

Q: Apa perbedaan antara otitis media dan mastoiditis?

A: Otitis media adalah infeksi telinga tengah, sedangkan mastoiditis adalah infeksi tulang mastoid yang biasanya disebabkan oleh komplikasi otitis media yang tidak diobati.

Q: Apakah mastoiditis menular?

A: Mastoiditis sendiri tidak menular, tetapi infeksi telinga tengah yang mendasarinya dapat menular.

Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pulih dari mastoiditis?

A: Waktu pemulihan bervariasi tergantung pada tingkat keparahan infeksi dan respons terhadap pengobatan. Dengan pengobatan yang tepat, sebagian besar orang pulih dalam beberapa minggu.