• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal 2 Jenis Tantrum pada Anak

Mengenal 2 Jenis Tantrum pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
undefined

Halodoc, Jakarta – Mengatasi anak yang hobi marah-marah dan mengamuk bukan perkara mudah. Kondisi ini dikenal dengan tantrum. Tantrum adalah ledakan emosi yang dirasakan oleh anak-anak atau orang dewasa yang memiliki masalah dalam emosional. Biasanya tantrum ditandai dengan sikap keras kepala, menangis dengan kerah, marah-marah, dan sulit menenangkan diri. Namun, tantrum pada anak merupakan hal yang umum terjadi. Hal ini bisa dijadikan sebagai pengukur dari kekuatan pengembangan karakter pada anak-anak.

Baca juga: Anak Tantrum, Ini Sisi Positifnya untuk Orang Tua

Tantrum muncul pada anak yang memiliki usia 15 bulan ke atas. Hal ini terjadi karena ketidakmampuan anak untuk menjelaskan apa yang menjadi keinginannya dengan kata-kata. Emosi mereka meledak dan menjadi tantrum. Sebaiknya ketahui jenis tantrum pada anak, agar mampu menangani tantrum pada anak dengan baik.

  1. Tantrum Manipulatif

Biasanya, tantrum manipulatif akan muncul jika keinginan anak tidak dipenuhi. Tantrum manipulatif adalah tindakan yang dilakukan oleh anak-anak ketika keinginannya tidak terpenuhi dengan baik. Ini adalah tantrum yang dibuat-buat oleh anak-anak untuk membuat orang lain memenuhi keinginannya. Perlu diingat, tantrum manipulatif tidak terjadi pada semua anak. Kebanyakan tantrum manipulatif muncul akibat adanya penolakan.

Banyak hal yang bisa ibu lakukan untuk menghentikan anak dari kondisi tantrum. Tenangkan anak. Ibu bisa membawa anak ke tempat yang lebih tenang, pantau anak dan awasi, bebaskan dia untuk melakukan apa yang dia mau untuk bisa meluapkan emosinya

Pastikan ibu atau pasangan mampu menguasai emosi agar orangtua juga bisa terlihat tetap tenang dalam menghadapi anak yang tantrum. Jika anak sudah tenang, berikan penjelasan kepada anak bahwa perilaku seperti tadi tidak bisa diterima dengan kata-kata yang mudah dimengerti oleh anak. Beri penjelasan yang baik bagaimana seharusnya anak bersikap untuk mendapatkan yang dia inginkan.

Jika setelah kondisi ini anak masih mengalami kondisi tantrum manipulatif, menurut Kids Health, salah satu cara terbaik mengurangi perilaku ini dengan mengabaikannya. Ajak anak untuk melakukan kegiatan lain yang sama menyenangkan. Jangan ragu untuk mencari bantuan pada psikolog anak jika ibu mengalami kesulitan mengatasi tantrum manipulatif pada anak. Ibu bisa mencari rumah sakit terdekat yang memiliki psikolog anak melalui aplikasi Halodoc. Praktis, bukan?

Baca juga: Tips Menghadapi Anak yang Sedang Ngambek

  1. Tantrum Frustasi

Umumnya tantrum frustasi yang terjadi disebabkan karena anak belum bisa mengekspresikan dirinya dengan baik. Anak dengan berusia 18 bulan  rentan alami kondisi ini akibat merasa kesulitan mengatakan dan mengekspresikan apa yang dirasakan pada orang lain. Namun tidak hanya itu, anak akan mengalami tantrum frustasi karena dipengaruhi beberapa faktor, seperti kelelahan, kelaparan, atau gagal melakukan sesuatu.

Ada beberapa tips untuk orangtua jika anak mengalami tantrum frustasi. Dekati anak dan buatlah anak menjadi tenang. Kemudian, bantu anak untuk menyelesaikan apa yang tidak bisa dia lakukan. Setelah anak tenang dan berhasil melakukan apa yang dia inginkan, berikan penjelasan kepada anak bahwa perilaku yang dilakukan tidak baik.

Ajari anak untuk meminta pertolongan kepada orangtua atau orang lain yang anak kenal. Tidak ada salahnya sesekali memberikan pujian kepada anak jika dia berhasil melakukan sesuatu tanpa tantrum. Saat anak meminta pertolongan berikan pertolongan dengan lembut dan kasih sayang.

Baca juga: Ini Penyebab Anak Suka Marah-Marah

Tantrum pada anak memang terkadang merepotkan. Namun, peran orangtua dibutuhkan untuk membantu perkembangan dan karakter anak. Ketika menenangkan anak, sebaiknya orangtua menghindari tindakan kekerasan pada anak agar anak merasa dihargai. Orangtua adalah panutan bagi anak, jadi sebaiknya lakukan perilaku yang bisa dijadikan pelajaran untuk anak.

Referensi:
Kids Health. Diakses pada 2019. Temper Tantrums
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Temper Tantrums in Toddler
National Health Service UK. Diakses pada 2019. Temper Tantrums