Ad Placeholder Image

Mengenal AHA BHA PHA Agar Kulit Glowing Haloskin

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 Mei 2026

Mengenal Manfaat AHA BHA PHA untuk Kulit Glowing Haloskin

Mengenal AHA BHA PHA Agar Kulit Glowing HaloskinMengenal AHA BHA PHA Agar Kulit Glowing Haloskin

Apa Itu AHA BHA PHA?

AHA BHA PHA adalah kelompok asam hidroksi yang berfungsi sebagai bahan eksfoliasi kimiawi untuk mengangkat sel kulit mati. Kandungan ini bekerja dengan cara memutus ikatan sel kulit mati pada permukaan maupun di dalam pori-pori. Hasilnya, proses regenerasi sel kulit baru menjadi lebih cepat sehingga tekstur kulit terasa lebih halus dan tampak lebih cerah secara merata.

Ketiga zat ini memiliki karakteristik molekul dan cara kerja yang berbeda-beda tergantung pada target masalah kulit. Eksfoliasi kimiawi menggunakan bahan-bahan ini dianggap lebih aman dibandingkan eksfoliasi fisik karena tidak menimbulkan luka mikro pada jaringan kulit. Penggunaan yang tepat dapat membantu meminimalisir risiko kulit kusam, pori-pori tersumbat, dan tanda-tanda penuaan dini.

Banyak produk perawatan kulit modern menggabungkan ketiga unsur ini untuk memberikan hasil yang komprehensif. Namun, pemahaman mengenai karakteristik masing-masing sangat penting agar penggunaannya tidak menyebabkan iritasi. Pemilihan bahan harus disesuaikan dengan jenis kulit, sensitivitas, serta target perawatan yang ingin dicapai oleh setiap individu.

Fungsi AHA dalam Perawatan Kulit

AHA atau Alpha Hydroxy Acid adalah asam larut air yang bekerja pada permukaan kulit untuk mengangkat sel kulit mati. Bahan ini sangat efektif dalam merangsang pertumbuhan sel kulit baru yang lebih sehat dan memperbaiki pigmentasi kulit yang tidak merata. AHA umumnya ditemukan dalam bentuk glycolic acid, lactic acid, atau mandelic acid yang berasal dari bahan alami seperti tebu dan susu.

Karakteristik AHA yang mampu menarik air juga menjadikannya pilihan yang baik untuk menjaga kelembapan kulit. Selain membantu mencerahkan, AHA berperan dalam merangsang produksi kolagen pada lapisan dermis. Hal ini membantu menyamarkan garis halus dan kerutan sehingga kulit tampak lebih kencang. Beberapa jenis AHA yang sering digunakan meliputi:

  • Glycolic Acid: Memiliki molekul terkecil sehingga paling efektif meresap ke dalam kulit.
  • Lactic Acid: Lebih lembut dari glycolic acid dan memberikan efek hidrasi tambahan.
  • Mandelic Acid: Memiliki molekul besar sehingga sangat minim risiko iritasi bagi pemula.
  • Citric Acid: Berfungsi sebagai antioksidan sekaligus pengatur pH dalam produk kecantikan.

Manfaat BHA untuk Kulit Berjerawat

BHA atau Beta Hydroxy Acid merupakan senyawa asam yang larut dalam minyak sehingga mampu menembus ke dalam pori-pori terdalam. Fungsi utamanya adalah membersihkan tumpukan minyak, kotoran, dan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori. Karena sifatnya yang anti-inflamasi, BHA sangat direkomendasikan bagi mereka yang memiliki kulit berminyak, komedo, maupun jerawat meradang.

Salicylic acid adalah jenis BHA yang paling populer dan sering ditemukan dalam produk pembersih wajah maupun serum khusus jerawat. Kandungan ini membantu mengontrol produksi sebum berlebih yang menjadi pemicu utama timbulnya bakteri penyebab jerawat. Penggunaan secara rutin dapat mengecilkan tampilan pori-pori yang membesar akibat sumbatan kotoran.

Untuk mengatasi masalah jerawat dan memperbaiki tekstur kulit, layanan Haloskin menyediakan solusi perawatan yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan kulit pengguna. BHA juga efektif untuk meredakan kemerahan pada area wajah yang mengalami peradangan. Dengan membersihkan pori secara mendalam, risiko terbentuknya jerawat baru dapat ditekan secara signifikan.

Peran PHA sebagai Eksfoliator Lembut

PHA atau Poly Hydroxy Acid adalah generasi terbaru dari asam eksfoliasi yang memiliki ukuran molekul jauh lebih besar dibandingkan AHA dan BHA. Ukuran molekul yang besar ini menyebabkan PHA hanya bekerja di lapisan kulit paling luar dan tidak meresap terlalu dalam. Hal tersebut menjadikan PHA sebagai pilihan paling aman bagi pemilik kulit sensitif atau kondisi kulit tertentu seperti eksim.

Selain berfungsi sebagai eksfoliator, PHA memiliki sifat humektan yang sangat kuat untuk menarik molekul air ke dalam kulit. Bahan seperti gluconolactone dan lactobionic acid mampu memperkuat fungsi pelindung kulit atau skin barrier. Keunggulan lainnya adalah PHA mengandung antioksidan yang membantu melawan kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet dan polusi lingkungan.

  • Gluconolactone: Membantu memperbaiki tekstur kulit sekaligus memberikan perlindungan dari radikal bebas.
  • Lactobionic Acid: Asam yang berasal dari laktosa ini sangat efektif untuk menenangkan kulit yang stres.
  • Maltobionic Acid: Berfungsi sebagai anti-aging yang membantu menjaga kekenyalan kulit.

Cara Memilih Kandungan yang Tepat

Memilih antara AHA, BHA, atau PHA harus didasarkan pada jenis kulit dan masalah utama yang dihadapi oleh seseorang. Kulit kering dan kusam lebih disarankan menggunakan AHA untuk membantu hidrasi dan mencerahkan permukaan kulit. Sementara itu, kulit berminyak dan rentan berjerawat akan mendapatkan manfaat maksimal dari penggunaan BHA yang mampu membersihkan minyak hingga ke dalam pori-pori.

Pemilik kulit sensitif atau yang baru pertama kali mencoba eksfoliasi kimiawi sebaiknya memulai dengan PHA karena tingkat iritasinya yang rendah. Banyak produk saat ini mengombinasikan ketiganya dengan konsentrasi yang telah disesuaikan agar saling melengkapi tanpa merusak skin barrier. Penting untuk selalu memperhatikan reaksi kulit setelah penggunaan produk agar tidak terjadi eksfoliasi berlebihan.

Cara Menggunakan Produk Eksfoliasi dengan Aman

Penggunaan AHA BHA PHA memerlukan langkah-langkah tertentu agar memberikan hasil optimal tanpa menyebabkan efek samping seperti kemerahan atau kulit mengelupas. Eksfoliasi sebaiknya dilakukan pada malam hari karena beberapa bahan seperti AHA dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari. Frekuensi penggunaan juga harus dimulai secara bertahap, misalnya satu hingga dua kali dalam seminggu.

Setelah melakukan eksfoliasi, kulit membutuhkan hidrasi tambahan untuk menenangkan jaringan yang baru saja mengalami proses kimiawi. Penggunaan pelembap yang mengandung ceramide atau hyaluronic acid sangat disarankan untuk menjaga kelembapan. Selain itu, penggunaan tabir surya di pagi hari adalah kewajiban yang tidak boleh dilewatkan guna melindungi sel kulit baru dari kerusakan akibat sinar UV.

Kesimpulan

AHA, BHA, dan PHA merupakan kandungan eksfoliasi kimiawi yang efektif untuk memperbaiki kualitas tekstur dan kesehatan kulit jika digunakan dengan benar. AHA bekerja di permukaan, BHA membersihkan pori-pori, dan PHA memberikan eksfoliasi lembut bagi kulit sensitif. Konsultasi dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan rekomendasi produk perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit masing-masing.