
Mengenal Dekubitus Penyebab Serta Cara Mengatasinya Efektif
Kenali Penyebab Luka Tekan Saat Dekubitus Adalah Masalah Kulit Serius Bagi Pasien Bedrest

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Dekubitus
- Cara Merawat Dekubitus
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Dekubitus adalah luka pada kulit dan jaringan di bawahnya akibat tekanan berkepanjangan, biasanya ketika seseorang terlalu lama berbaring atau duduk dalam posisi yang sama. Kondisi ini sering terjadi pada pasien lanjut usia, pasien lumpuh, atau orang yang membutuhkan tirah baring.
Tekanan terus-menerus dapat menghambat aliran darah ke jaringan. Gesekan, kelembapan, nutrisi yang kurang, serta gangguan kontrol buang air juga dapat meningkatkan risiko terjadinya dekubitus.
Bagian tubuh yang sering terdampak antara lain tulang ekor, pinggul, tumit, siku, punggung, dan belakang kepala. Awalnya, kulit dapat tampak kemerahan atau keunguan, terasa hangat, nyeri, atau lebih keras. Jika memburuk, luka bisa terbuka dan mengeluarkan cairan.
Penanganan bergantung pada tingkat keparahan luka. Karena dekubitus dapat mengalami infeksi hingga memengaruhi jaringan lebih dalam, evaluasi tenaga kesehatan penting dilakukan sebelum menggunakan salep atau obat tertentu.
Rekomendasi Dekubitus
Tidak ada obat bebas yang dapat menggantikan perawatan luka dan pengurangan tekanan pada dekubitus. Penggunaan antibiotik topikal, antiseptik, atau krim tertentu sebaiknya berdasarkan pemeriksaan dokter karena pemilihan produk bergantung pada kedalaman luka dan ada tidaknya infeksi.
Cara Merawat Dekubitus
- Ubah posisi tubuh secara berkala dan gunakan kasur atau bantalan antitekanan.
- Jaga kulit tetap bersih dan kering, terutama setelah berkeringat atau buang air.
- Bersihkan luka sesuai arahan tenaga kesehatan dan jangan menggosok atau memijat area yang kemerahan.
- Penuhi kebutuhan protein, kalori, cairan, serta vitamin sesuai kondisi pasien.
- Jangan memecahkan lepuh atau mengoleskan obat tanpa petunjuk dokter.
Kapan harus ke dokter? Segera konsultasikan ke dokter Halodoc jika luka terbuka, bernanah, berbau, terasa semakin nyeri, kulit menghitam, atau pasien mengalami demam. Konsultasi juga diperlukan bila kemerahan tidak membaik setelah tekanan pada area tersebut dikurangi.
Studi Terkait
Penilaian derajat dekubitus membantu menentukan kebutuhan pembersihan luka, balutan, pengurangan tekanan, dan terapi infeksi. Perawatan teratur serta pemantauan kondisi kulit berperan penting dalam mencegah luka bertambah parah.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi. Obat resep diberikan oleh dokter berlisensi setelah sesi konsultasi.
- ✅ Apotek resmi dan produk asli yang terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga dengan kemasan rapi dan tertutup.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Kamu dapat konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter dapat membantu menilai kondisi luka dan menentukan apakah pasien membutuhkan pemeriksaan langsung.
Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Pressure Injury Prevention and Management.
WHO. Diakses pada 2026. Patient Safety and Pressure Ulcers.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Pencegahan dan Perawatan Luka Tekan.
BPOM RI. Diakses pada 2026. Informasi Obat dan Produk Kesehatan.
FAQ
Apa itu dekubitus?
Dekubitus adalah luka akibat tekanan berkepanjangan pada kulit dan jaringan di bawahnya. Kondisi ini umum terjadi pada orang yang lama berbaring atau duduk.
Apakah dekubitus bisa sembuh?
Dekubitus dapat membaik dengan pengurangan tekanan, perawatan luka, nutrisi yang cukup, dan terapi sesuai penyebabnya. Luka yang dalam mungkin membutuhkan penanganan khusus oleh dokter.
Apakah dekubitus boleh diberi salep sembarangan?
Sebaiknya tidak, terutama jika luka terbuka atau mengeluarkan cairan. Salep yang tidak sesuai dapat mengiritasi kulit atau menutupi tanda infeksi.
Bagaimana cara mencegah dekubitus?
Ubahlah posisi tubuh secara berkala, gunakan bantalan antitekanan, dan jaga kulit tetap bersih serta kering. Perhatikan juga asupan makanan dan cairan pasien.




