
Mengenal Diet TWS: Manfaat, Cara Melakukan, dan Tipsnya
Diet TWS adalah pendekatan penurunan berat badan yang menggabungkan tiga strategi utama: Time-Restricted Eating (TRE), Walking (jalan kaki), dan Strength Training (latihan kekuatan).

DAFTAR ISI
- Prinsip Dasar Diet TWS
- Manfaat Diet TWS
- Cara Melakukan Diet TWS untuk Pemula
- Contoh Jadwal Diet TWS
- Tips Sukses Menjalani Diet TWS
- Apakah Diet TWS Aman?
- Kapan Harus ke Dokter?
- Temukan Cara Menurunkan Berat Badan Tepat dengan Program Klinis dan Menyeluruh dari Halofit
Diet TWS merupakan singkatan dari Time-Restricted Eating (TRE), Walking, dan Strength Training. Kombinasi ketiga elemen ini membantu tubuh membakar lemak lebih efisien dan memperbaiki komposisi tubuh secara keseluruhan:
Time-Restricted Eating (TRE) ini artinya mengatur jendela waktu makan harian (misal: metode 16:8). Sementara walking adalah aktivitas aerobik ringan yang membakar kalori secara konsisten dan rendah risiko cedera. Yang terakhir strength training adalah latihan beban untuk menjaga massa otot, sehingga metabolisme tetap tinggi bahkan saat istirahat.
Prinsip Dasar Diet TWS
Diet TWS bekerja secara sinergis melalui empat prinsip utama:
- Jendela Makan Teratur: Memberikan waktu bagi sistem pencernaan untuk beristirahat.
- Gerak Aktif Harian: Memastikan tubuh tetap aktif melalui jalan kaki rutin.
- Pembangunan Otot: Menghindari kondisi “kurus berlemak” (skinny fat) dengan latihan beban.
- Nutrisi Seimbang: Fokus pada protein tinggi dan serat untuk mendukung pemulihan otot dan rasa kenyang.
Manfaat Diet TWS
Selain penurunan berat badan, diet TWS menawarkan manfaat berikut:
- Kesehatan jantung: Jalan kaki rutin menurunkan tekanan darah dan kolesterol.
- Sensitivitas insulin: Pengaturan waktu makan membantu mengontrol kadar gula darah.
- Kesehatan mental: Aktivitas fisik rutin terbukti mengurangi tingkat stres dan kecemasan.
Menurut Kementerian Kesehatan RI, aktivitas fisik rutin seperti jalan kaki dapat menurunkan risiko penyakit tidak menular secara signifikan.
Cara Melakukan Diet TWS untuk Pemula
Begini caranya:
- Pilih jendela makan: Mulailah dengan jendela 10 jam makan dan 14 jam puasa, lalu tingkatkan ke 16:8 jika sudah terbiasa.
- Target langkah kaki: Targetkan 7.000–10.000 langkah per hari.
- Latihan beban ringan: Lakukan 2–3 kali seminggu menggunakan berat badan sendiri (push-up, squat) atau dumbbell ringan.
- Prioritaskan protein: Pastikan setiap makan besar mengandung protein berkualitas untuk menjaga massa otot.
Contoh Jadwal Diet TWS (Metode 16:8)
- 08:00: Hidrasi dengan air putih atau kopi hitam/teh tanpa gula (masa puasa).
- 12:00: Makan pertama (Menu gizi seimbang: Nasi merah, dada ayam, sayuran hijau).
- 16:00: Camilan protein atau buah (Yogurt atau apel).
- 18:30: Latihan beban singkat (30 menit) diikuti jalan kaki ringan.
- 20:00: Makan terakhir (Ikan panggang dan tumis sayur).
- 20:00 – 12:00: Masa puasa kembali.
Apakah Diet TWS Aman?
Secara umum, TWS sangat aman karena tidak melibatkan restriksi kalori yang ekstrem. Namun, konsultasi medis tetap diperlukan bagi:
- Ibu hamil dan menyusui.
- Penderita diabetes yang mengonsumsi obat pengatur gula darah.
- Individu dengan riwayat gangguan makan (eating disorder).
Bila diet yang kamu jalani tidak membuahkan hasil atau jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar program menurunkan berat badan, kamu bisa pertimbangkan untuk menggunakan program diet Halofit by Halodoc.
Temukan Cara Menurunkan Berat Badan Tepat dengan Program Klinis dan Menyeluruh dari Halofit
Sedang mencari cara menurunkan berat badan dengan cepat tapi tetap aman dan diawasi dokter?
Kini kamu bisa mencapainya lewat Halofit, layanan Klinik Obesitas Digital dari Halodoc yang menawarkan pendekatan klinis, nutrisi, dan gaya hidup sehat secara menyeluruh.
Halofit dirancang khusus untuk membantu kamu menemukan cara menurunkan berat badan yang benar-benar efektif, bukan sekadar diet sementara.
Dengan dukungan dokter dan ahli gizi profesional, setiap program Halofit disesuaikan dengan kondisi tubuh, pola makan, dan target penurunan berat badanmu.
Program ini dirancang untuk membantu kamu menurunkan berat badan 10-12 kg* dalam 2 bulan dengan cara yang sehat dan aman, di bawah pengawasan dokter dan dietisien.
Berikut dua pilihan program yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan:
1. Halofit Advanced – Rp750.000/bulan

Cocok bagi kamu yang ingin memulai perjalanan sehat dengan pendampingan dokter dan ahli gizi selama 30 hari.
Program Halofit Advanced mencakup meal plan personal, serta obat pendamping penurun berat badan yang diresepkan langsung oleh dokter untuk mendukung hasil yang aman dan maksimal.
2. Halofit Transform – Mulai dari Rp3.300.000/bulan

Program Halofit Transform adalah program premium bagi kamu yang membutuhkan cara menurunkan berat badan dengan cepat dan terukur melalui terapi injeksi GLP-1.
Terapi ini telah terbukti secara klinis membantu mengontrol nafsu makan dan mempercepat penurunan berat badan.
Dengan pengawasan dokter, kamu akan mendapatkan dukungan medis lengkap beserta obat diet paling ampuh sesuai kebutuhan tubuhmu.
Semua layanan ini tersedia langsung di aplikasi Halodoc, mulai dari konsultasi, pemesanan paket, hingga pemantauan progres, semuanya bisa dilakukan tanpa perlu datang ke klinik.
Tunggu apa lagi? Kamu bisa klik di sini untuk mulai coba program Halofit!
Kesimpulan
Diet TWS bukan sekadar tren, melainkan kombinasi gaya hidup sehat yang didukung sains.
Dengan menggabungkan manajemen waktu makan dan olahraga yang terukur, kamu tidak hanya menurunkan berat badan tetapi juga membangun tubuh yang lebih kuat dan sehat.
Referensi:
Deutsches Zentrum für Diabetesforschung. Diakses pada 2026. Time-Restricted Eating Without Calorie Reduction Does Not Improve Metabolic Health, But Does Shift the Body’s Internal Clocks.
Healthline. Diakses pada 2026. Time-Restricted Eating: A Beginner’s Guide.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. What is intermittent fasting? Does it have health benefits?
FAQ
1. Apakah boleh minum saat masa puasa?
Boleh, selama tidak mengandung kalori (air putih, kopi hitam tanpa gula, teh tawar).
2. Kapan hasil mulai terlihat?
Dengan konsistensi, perubahan energi biasanya terasa dalam 1 minggu, sementara perubahan fisik terlihat dalam 4–8 minggu.


