
Mengenal Fungal Acne yang Berbeda dari Jerawat Biasa
Meskipun mirip jerawat, fungal acne adalah kondisi kulit yang terjadi akibat infeksi bakteri.

DAFTAR ISI
- Perbedaan Fungal Acne dan Jerawat Biasa
- Rekomendasi Obat Jerawat
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Banyak orang menganggap benjolan kecil gatal di wajah sebagai jerawat biasa, padahal kondisi tersebut bisa jadi adalah fungal acne. Penanganan fungal acne sangat berbeda dengan jerawat yang disebabkan oleh infeksi bakteri.
Memahami perbedaan keduanya sangat penting agar perawatan yang kamu lakukan tepat sasaran dan kulit cepat membaik. Mari simak penjelasan lengkap mengenai karakteristik dan penanganan kondisi ini.
Perbedaan Fungal Acne dan Jerawat Biasa
Fungal acne secara medis dikenal sebagai Pityrosporum folliculitis atau Malassezia folliculitis. Berbeda dengan jerawat biasa (*acne vulgaris*) yang dipicu oleh penyumbatan pori dan penumpukan bakteri Cutibacterium acnes, kondisi ini disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari ragi atau jamur jenis Malassezia pada folikel rambut.
Secara visual, fungal acne biasanya tampak sebagai bintik-bintik kecil kubah yang seragam (bruntusan) dan sering diiringi rasa gatal yang hebat, terutama saat berkeringat. Sebaliknya, jerawat biasa memiliki bentuk bervariasi—seperti komedo, pustula, hingga kista—serta jarang menimbulkan sensasi gatal menyengat.
Faktor pemicu tumbuhnya jamur ini meliputi cuaca panas dan lembap, keringat berlebih, penggunaan pakaian terlalu ketat, hingga efek samping penggunaan antibiotik jangka panjang yang mengganggu keseimbangan mikroflora alami kulit. Menggunakan produk perawatan yang tepat sangat krusial agar kondisi tidak semakin parah.
Jika kamu memerlukan perawatan untuk meredakan peradangan atau jerawat pada kulit, berikut beberapa pilihan produk kesehatan yang dapat digunakan sesuai anjuran medis.
Rekomendasi Obat Jerawat
1. Aza 20 Cream 10 g
Aza 20 Cream mengandungi asam azelaat (Azelaic acid 20%) yang bekerja efektif menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada kulit, meredakan peradangan, serta membantu menyamarkan noda hitam bekas jerawat. Obat ini tergolong obat keras sehingga penggunaannya harus sesuai petunjuk dosis dan arahan dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Aza 20 Cream 10 g di Toko Kesehatan Halodoc
2. Medi-Klin Gel 15 g
Medi-Klin Gel mengandung Clindamycin phosphate 1% yang bertindak sebagai antibiotik topikal. Obat ini bekerja membasmi bakteri penyebab jerawat meradang (*acne vulgaris*). Oleskan tipis pada area berjerawat sesuai dosis resep dokter. Merupakan golongan obat keras.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Medi-Klin Gel 15 g di Toko Kesehatan Halodoc
3. Clidacor 1% Gel 10 g
Clidacor Gel mengandung zat aktif Clindamycin 1% yang berfungsi menghambat sintesis protein bakteri pemicu jerawat. Gel ini digunakan untuk mengatasi jerawat yang parah atau meradang. Penggunaannya memerlukan resep serta pengawasan dari dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Clidacor 1% Gel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc
4. Digenta Cream 10 g
Digenta Cream mengombinasikan Betamethasone valerate (kortikosteroid) dan Gentamicin sulfate (antibiotik). Kombinasi ini efektif mengatasi peradangan kulit (dermatosis) yang disertai infeksi bakteri sekunder. Termasuk dalam golongan obat keras yang membutuhkan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Digenta Cream 10 g di Toko Kesehatan Halodoc
5. Niacef 4% Gel 15 g
Niacef Gel mengandung Niacinamide 4% yang bermanfaat untuk meredakan inflamasi, mengurangi kemerahan pada kulit berjerawat, serta mengontrol produksi sebum. Oleskan pada area bermasalah secara teratur sesuai petunjuk penggunaan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Niacef 4% Gel 15 g di Toko Kesehatan Halodoc
Kapan Harus ke Dokter?
Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari atau semakin parah dengan rasa gatal yang mengganggu, segera konsultasikan dengan [Dokter Spesialis Kulit] di Halodoc. Dokter akan memberikan diagnosis pasti serta meresepkan antifungal atau obat yang tepat sesuai kondisi kulitmu.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Layanan konsultasi chat dokter di Halodoc memberikan kemudahan bagi kamu untuk terhubung dengan dokter spesialis secara cepat, aman, dan tanpa harus keluar rumah. Dokter siap memberikan respon 24 jam untuk membantu menegakkan diagnosis awal serta memberikan saran penanganan yang aman.
Referensi
Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology. Diakses pada 2026. Malassezia (Pityrosporum) Folliculitis: Incognito No More.
PubMed Central (NCBI). Diakses pada 2026. Fungal Acne: Diagnosis and Management of Malassezia Folliculitis.
WebMD. Diakses pada 2026. Fungal Acne: What to Know.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI). Diakses pada 2026. Cek Produk BPOM Obat Bebas dan Obat Keras Terdaftar.
FAQ
Apakah fungal acne bisa hilang sendiri?
Fungal acne jarang bisa hilang dengan sendirinya tanpa penanganan khusus. Perawatan dengan agen antifungal serta eliminasi faktor pemicu kelembapan sangat diperlukan agar jamur tidak terus berkembang.
Apakah bruntusan fungal acne boleh dipencet?
Sangat tidak disarankan untuk memencetnya. Berbeda dengan jerawat biasa, fungal acne tidak memiliki penumpukan lemak/nanah yang bisa dikeluarkan, dan memencetnya justru memicu iritasi serta merusak lapisan kulit.
Kandungan produk apa yang perlu dihindari saat mengalami fungal acne?
Sebaiknya hindari produk kecantikan yang mengandung minyak alami (*natural oils*), asam lemak (*fatty acids*), dan bahan hasil fermentasi, karena senyawa tersebut dapat menjadi makanan bagi jamur Malassezia.




