Ad Placeholder Image

Mengenal Gejala dan Penanganan Sindrom Sjögren dengan Tepat

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 07 Agustus 2026

Mengenal Gejala Sindrom Sjögren dan Cara Efektif Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Tetap Nyaman Beraktivitas

Mengenal Gejala dan Penanganan Sindrom Sjögren dengan TepatMengenal Gejala dan Penanganan Sindrom Sjögren dengan Tepat

DAFTAR ISI


Sindrom Sjögren adalah gangguan sistem kekebalan tubuh (autoimun) yang ditandai oleh dua gejala paling khas, yaitu mata kering dan mulut kering. Pada kondisi ini, sistem imunitas tubuh secara keliru menyerang kelenjar yang memproduksi kelembapan, seperti kelenjar air mata dan kelenjar air liur.

Selain memengaruhi area mata dan mulut, sindrom ini juga dapat berdampak pada bagian tubuh lainnya, seperti sendi, kulit, ginjal, hingga sistem saraf. Penderita sering kali merasakan sensasi perih atau gatal pada mata seolah-olah kemasukan pasir, serta kesulitan menelan makanan akibat produksi air liur yang menurun secara drastis.

Meskipun kondisi ini tergolong kronis, pemahaman mengenai penanganan yang tepat dapat membantu mengontrol gejala dan mencegah timbulnya komplikasi lebih lanjut pada organ tubuh lain.

Mengenal Sindrom Sjögren

Sindrom Sjögren terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu primer dan sekunder. Sindrom Sjögren primer terjadi secara mandiri tanpa disertai penyakit autoimun lainnya. Sementara itu, sindrom Sjögren sekunder berkembang bersamaan dengan gangguan autoimun lain, seperti rheumatoid arthritis atau lupus.

Faktor Risiko Sindrom Sjögren
  1. Jenis Kelamin: Wanita memiliki risiko jauh lebih tinggi dibandingkan pria.
  2. Usia: Kondisi ini paling sering terdiagnosis pada individu berusia di atas 40 tahun.
  3. Riwayat Penyakit Autoimun: Memiliki penyakit autoimun seperti lupus meningkatkan risiko terkena kondisi ini.

Gejala dan Penyebab Sindrom Sjögren

Penyebab pasti dari sindrom Sjögren belum diketahui secara sepenuhnya, namun kombinasi faktor genetik dan lingkungan diduga memicu reaksi sistem imun yang abnormal. Gejala utama yang kerap dialami penderita meliputi:

  • Mata terasa kering, gatal, panas, atau seperti ada pasir di dalamnya.
  • Mulut terasa sangat kering sehingga sulit berbicara atau menelan makanan kering.
  • Nyeri, kaku, dan pembengkakan pada sendi.
  • Kulit menjadi kering dan timbul ruam.
  • Kelelahan yang berkepanjangan tanpa alasan yang jelas.

Tips Perawatan Mandiri untuk Sindrom Sjögren

Langkah perawatan mandiri sehari-hari sangat penting untuk menjaga kenyamanan mata dan mulut serta mengurangi risiko bahaya komplikasi:

  • Gunakan obat tetes air mata buatan secara teratur untuk menjaga kelembapan permukaan mata.
  • Gunakan pelembab udara (humidifier) di dalam ruangan untuk menjaga kelembapan udara sekitar.
  • Perbanyak minum air putih secara berkala sepanjang hari untuk menjaga kecukupan cairan tubuh.
  • Hindari paparan asap rokok, angin kencang, serta pendingin udara langsung ke arah mata.
  • Jaga kebersihan gigi dan mulut secara ekstra dengan rutin menyikat gigi dan melakukan pemeriksaan ke dokter gigi.

Studi Terkait

Penelitian medis yang dipublikasikan dalam Journal of Autoimmunity (2026) menunjukkan bahwa kombinasi penanganan pelembab okular bebas pengawet dengan terapi antiinflamasi topikal secara signifikan efektif meningkatkan kualitas lapisan air mata dan mencegah luka kornea pada penderita sindrom Sjögren primer.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami gejala mata kering yang parah, nyeri berulang pada mata, gangguan penglihatan, atau mulut terasa sangat kering hingga memicu luka, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Pemeriksaan dan diagnosis medis secara dini sangat membantu mengontrol gejala sindrom autoimun. Konsultasi dokter di Halodoc memberikan kenyamanan penuh:

  • ✅ Dokter Berlisensi: Akses ke dokter spesialis berpengalaman dengan STR dan SIP aktif.
  • ✅ Layanan 24/7: Konsultasi kapan saja dan di mana saja tanpa mengganggu aktivitas harian.
  • ✅ Resep Langsung: Jika diperlukan obat khusus, resep digital langsung diproses ke layanan Pharmacy Delivery Halodoc.

Referensi

PubMed. Diakses pada 2026. Sjögren’s Syndrome: Clinical Manifestations and Management Strategies.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Autoimmune Disorders and Ocular Health Care Guidelines.
WebMD. Diakses pada 2026. Sjogren’s Syndrome: Symptoms, Causes, Diagnosis, and Treatment.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Mengenal Penyakit Autoimun dan Penanganannya.

FAQ

Apakah sindrom Sjögren bisa sembuh total?

Saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan sindrom Sjögren secara total. Namun, perawatan medis yang tepat dapat mengontrol gejala secara efektif dan mencegah komplikasi serius.

Apakah sindrom Sjögren berbahaya bagi penglihatan?

Ya, mata yang terlalu kering tanpa penanganan memadai dapat memicu terjadinya iritasi berat, ulkus kornea, hingga risiko penurunan kemampuan penglihatan.

Siapa yang paling berisiko terkena sindrom Sjögren?

Wanita berusia di atas 40 tahun dan individu yang memiliki penyakit autoimun lain seperti lupus atau arthritis rheumatoid memiliki risiko paling tinggi.

Bagaimana cara mendiagnosis sindrom Sjögren?

Dokter dapat melakukan diagnosis melalui pemeriksaan kadar air mata (tes Schirmer), tes sampel air liur, pemeriksaan darah untuk antibodi autoimun, hingga biopsi kelenjar ludah.