Ad Placeholder Image

Mengenal Gejala dan Penyebab Munculnya Lipom di Kulit

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 06 Agustus 2026

Kenali Gejala Lipom dan Cara Menangani Benjolan Lemak Secara Medis dengan Tepat

Mengenal Gejala dan Penyebab Munculnya Lipom di KulitMengenal Gejala dan Penyebab Munculnya Lipom di Kulit

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu menemukan benjolan lunak di bawah kulit yang terasa kenyal dan bisa digerakkan saat ditekan? Kondisi ini kemungkinan besar adalah lipom atau yang lebih dikenal secara medis sebagai lipoma. Lipom merupakan salah satu jenis benjolan jinak yang paling umum terjadi pada jaringan kulit.

Sebagian besar lipom tumbuh secara perlahan dan tidak menimbulkan rasa sakit. Lipom biasanya muncul di area bahu, leher, punggung, lengan, paha, atau perut. Meskipun umumnya bersifat jinak dan tidak berbahaya bagi kesehatan secara keseluruhan, kemunculannya kerap menimbulkan kecemasan atau keluhan estetika.

Memahami penyebab, gejala, serta penanganan medis yang tepat sangat penting agar kamu tidak keliru dalam membedakan lipom dengan jenis benjolan jaringan lunak lainnya yang berpotensi lebih berbahaya.

Apa Itu Lipom?

Lipom adalah benjolan lemak jinak yang tumbuh secara perlahan di antara lapisan kulit dan otot. Benjolan ini terbentuk akibat pertumbuhan sel-sel lemak yang berlebihan dalam suatu kantong jaringan ikat. Lipom dapat dialami oleh siapa saja, tetapi lebih sering ditemukan pada orang dewasa berusia 40 hingga 60 tahun.

Secara umum, lipom tidak bersifat kanker dan jarang sekali berkembang menjadi ganas. Ukuran lipom biasanya berkisar antara 1 hingga 5 sentimeter, namun pada beberapa kasus langka, ukurannya bisa terus membesar.

Gejala dan Penyebab Lipom

Gejala utama lipom adalah benjolan di bawah kulit dengan karakteristik khusus. Benjolan terasa sangat lunak atau kenyal seperti selai kacang, mudah digoyangkan dengan dorongan jari, dan biasanya memiliki warna yang sama dengan kulit di sekitarnya.

Lipom jarang menimbulkan rasa sakit. Namun, rasa nyeri dapat muncul apabila benjolan tumbuh membesar hingga menekan saraf di sekitarnya atau memiliki banyak pembuluh darah di dalamnya (angiolipoma).

Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya lipom belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor diduga kuat memicu kemunculannya:

  • Faktor Genetik: Riwayat keluarga memainkan peran penting. Jika orang tua memiliki lipom, risiko kamu mengalaminya juga lebih tinggi.
  • Kondisi Medis Tertentu: Beberapa kelainan langka seperti penyakit Madelung, sindrom Gardner, atau sindrom Cowden dapat meningkatkan risiko tumbuhnya benjolan lemak berlebih.
  • Faktor Usia: Meski bisa terjadi pada usia berapa pun, kondisi ini paling sering ditemukan pada kelompok usia paruh baya.
Ciri-Ciri Utama Lipom yang Perlu Kamu Ketahui
  1. Terasa lunak dan kenyal saat disentuh jari.
  2. Dapat digerakkan atau digoyangkan dengan mudah di bawah kulit.
  3. Tumbuh sangat lambat dan tidak terasa panas atau merah.
  4. Umumnya tidak menimbulkan nyeri kecuali menekan pembuluh darah atau saraf.

Cara Penanganan Lipom

Sebagian besar kasus lipom tidak memerlukan penanganan khusus karena bersifat jinak dan tidak mengganggu. Meski demikian, lipom tidak bisa hilang dengan sendirinya atau disembuhkan hanya menggunakan obat-obatan oles dan minum biasa.

Jika benjolan dirasa mengganggu penampilan, terasa nyeri, atau ukurannya bertambah besar, prosedur medis berikut dapat dilakukan oleh dokter:

  • Ekskisi Bedah: Prosedur pengangkatan benjolan secara bedah minor. Ini adalah cara yang paling efektif dengan tingkat kekambuhan yang sangat rendah.
  • Sedot Lemak (Liposuction): Menggunakan jarum dan spuit besar untuk menyedot gumpalan lemak di bawah kulit.
  • Suntikan Kortikosteroid: Penyuntikan obat ini dapat membantu menyusutkan ukuran lipom, namun tidak menghilangkan benjolan secara total.

Studi Terkait

Sebuah studi medis yang dipublikasikan dalam Journal of Cutaneous and Aesthetic Surgery menunjukkan bahwa pemeriksaan Ultrasonografi (USG) jaringan lunak beresolusi tinggi sangat akurat dalam membedakan lipom jinak dari massa jaringan lunak lainnya sebelum prosedur ekskisi dilakukan.

Selain itu, riset dalam Dermatologic Surgery mengonfirmasi bahwa teknik bedah ekskisi minimal mampu mengangkat benjolan lipom secara menyeluruh dengan bekas luka yang minimal dan tingkat kekambuhan di bawah 1-2 persen.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu menemukan benjolan baru di tubuh yang tumbuh dengan cepat, terasa keras, menyakitkan saat disentuh, atau berubah warna, segera konsultasikan dengan dokter spesialis kulit atau dokter spesialis bedah di Halodoc untuk pemeriksaan fisik yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi dengan dokter di Halodoc memberikan banyak kemudahan untuk menjaga kesehatan kamu dan keluarga:

  • ✅ Dokter terpercaya: Berinteraksi dengan dokter spesialis yang berpengalaman dan berlisensi resmi.
  • ✅ Respon cepat: Layanan konsultasi 24 jam siap membantu kapan saja kamu membutuhkan bantuan medis.
  • ✅ Praktis: Konsultasi bisa dilakukan dari mana saja melalui aplikasi Halodoc tanpa perlu keluar rumah.

Referensi

Journal of Cutaneous and Aesthetic Surgery. Diakses pada 2026. High-Resolution Ultrasound Evaluation of Soft Tissue Lipomas.
Dermatologic Surgery. Diakses pada 2026. Minimal Excision Techniques for Subcutaneous Lipomas.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Lipoma: Symptoms, Causes, and Treatment.
WebMD. Diakses pada 2026. What Is a Lipoma?

FAQ

Apakah lipom berbahaya dan bisa berubah menjadi kanker?
Lipom adalah benjolan lemak yang bersifat jinak dan sangat jarang berubah menjadi kanker. Namun, penting untuk memeriksakannya ke dokter guna memastikan benjolan tersebut bukan liposarcoma atau jenis tumor lainnya.

Bisakah lipom hilang sendiri tanpa tindakan operasi?
Lipom umumnya tidak akan hilang atau menyusut dengan sendirinya. Prosedur medis seperti ekskisi bedah diperlukan jika kamu ingin mengangkat benjolan tersebut secara permanen.

Apa perbedaan utama antara lipom dan kista ateroma?
Lipom berisi sel-sel lemak yang kenyal dan terasa lebih dalam di bawah kulit, sedangkan kista ateroma berisikan cairan atau materi keratin yang dapat membengkak, meradang, atau mengeluarkan bau jika pecah.

Apakah lipom bisa tumbuh kembali setelah dioperasi?
Jika seluruh kantong lipom telah diangkat secara bersih saat operasi bedah, lipom sangat jarang tumbuh kembali di lokasi yang sama. Namun, benjolan baru bisa saja muncul di area tubuh yang lain.