Ad Placeholder Image

Mengenal Gejala Thalasemia pada Anak dan Cara Penanganannya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 06 Agustus 2026

Kenali Gejala dan Cara Perawatan Tepat Thalasemia pada Anak Agar Si Kecil Tetap Aktif Berkembang.

Mengenal Gejala Thalasemia pada Anak dan Cara PenanganannyaMengenal Gejala Thalasemia pada Anak dan Cara Penanganannya

DAFTAR ISI


Thalasemia adalah kelainan darah bersifat genetik yang diturunkan dari orang tua ke anak. Kondisi ini menyebabkan tubuh memproduksi hemoglobin dalam jumlah lebih sedikit atau dengan bentuk yang tidak normal. Hemoglobin sendiri merupakan protein dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh.

Pada anak-anak, thalasemia dapat memengaruhi pertumbuhan, daya tahan tubuh, hingga tingkat energi sehari-hari. Berdasarkan tingkat keparahannya, thalasemia terbagi menjadi thalasemia minor (pembawa sifat yang umumnya tidak bergejala berat) dan thalasemia mayor yang memerlukan penanganan medis berkelanjutan sejak usia dini.

Mengenali gejala awal thalasemia sangat penting agar si Kecil mendapatkan perawatan yang tepat sesegera mungkin. Penanganan yang teratur dapat membantu mencegah komplikasi serius dan menjaga kualitas hidup anak secara optimal.

Gejala Thalasemia pada Anak

Gejala thalasemia pada anak bervariasi tergantung pada jenis dan tingkat keparahan yang dialami. Pada kasus thalasemia mayor, gejala biasanya mulai terlihat jelas dalam dua tahun pertama usia anak.

Berikut adalah beberapa gejala umum yang perlu diwaspadai:

  • Wajah dan kulit tampak pucat atau kekuningan (jaundice).
  • Anak sering terlihat lemas, mudah lelah, dan kurang aktif.
  • Pertumbuhan fisik dan berat badan anak lebih lambat dibanding anak seusianya.
  • Perut membuncit akibat pembesaran organ limpa atau hati.
  • Perubahan struktur tulang, terutama pada area tulang wajah dan tengkorak.
  • Urin berwarna lebih gelap dari biasanya.
Tips Merawat Anak dengan Thalasemia
  1. Jalani jadwal transfusi darah dan terapi kelasi besi secara disiplin sesuai petunjuk dokter.
  2. Jangan berikan suplemen atau vitamin yang mengandung zat besi tanpa persetujuan medis.
  3. Berikan asupan gizi seimbang yang kaya asam folat untuk mendukung pembuatan sel darah merah.

Penyebab dan Faktor Risiko Thalasemia

Thalasemia disebabkan oleh mutasi DNA pada sel yang bertugas memproduksi hemoglobin. Kelainan genetik ini diturunkan sepenuhnya dari orang tua. Jika kedua orang tua merupakan pembawa sifat (carrier) thalasemia, terdapat risiko tinggi anak terlahir dengan thalasemia mayor.

Thalasemia bukanlah penyakit menular melainkan penyakit keturunan. Oleh sebab itu, pemeriksaan darah atau skrining genetik pra-nikah sangat dianjurkan untuk mengetahui status pembawa sifat pada pasangan.

Cara Penanganan Thalasemia pada Anak

Penanganan thalasemia berfokus pada pengontrolan gejala dan pencegahan komplikasi. Anak dengan thalasemia mayor memerlukan perawatan medis jangka panjang, antara lain:

  • Transfusi Darah Rutin: Dilakukan secara berkala (umumnya setiap 2–4 minggu) untuk menjaga kadar hemoglobin dalam tubuh tetap mencukupi.
  • Terapi Kelasi Besi (Iron Chelation Therapy): Transfusi darah yang dilakukan terus-menerus dapat menyebabkan penumpukan zat besi dalam organ vital seperti hati dan jantung. Terapi obat kelasi besi berfungsi mengikat dan membuang kelebihan zat besi tersebut.
  • Suplementasi Asam Folat: Membantu tubuh memproduksi sel darah merah baru yang sehat.
  • Transplantasi Sumsum Tulang: Menjadi satu-satunya prosedur yang berpotensi menyembuhkan thalasemia, namun membutuhkan donor yang sangat cocok.

Studi Terkait

Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Pediatric Hematology and Oncology (2026) menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan anak dalam menjalani terapi kelasi besi serta pemantauan feritin serum secara rutin terbukti efektif menekan risiko komplikasi penyakit jantung dan gangguan sistem endokrin pada pasien thalasemia mayor.

Kapan Harus Ke Dokter?

Jika si Kecil menunjukkan tanda-tanda pucat berkelanjutan, tampak sangat lemas, atau mengalami hambatan tumbuh kembang, segera konsultasikan dengan Dokter Spesialis Anak di Halodoc untuk penanganan lebih lanjut.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Bila kamu memiliki keluhan kesehatan atau ingin berkonsultasi mengenai kondisi si Kecil, kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter tepercaya siap memberikan solusi medis, rekomendasi penanganan, hingga resep obat jika diperlukan.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Genes and Human Health: Thalassaemia and Other Haemoglobinopathies.
Pediatric Hematology and Oncology. Diakses pada 2026. Long-term Outcomes and Chelation Compliance in Pediatric Patients with Thalassemia Major.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Thalasemia.
PubMed. Diakses pada 2026. Advances in Diagnosis and Treatment of Thalassemia in Children.

FAQ

Apakah thalasemia pada anak bisa sembuh total?
Thalasemia merupakan kelainan genetik seumur hidup. Saat ini penanganan difokuskan pada kontrol gejala melalui transfusi dan kelasi besi, walau transplantasi sumsum tulang dapat memberikan peluang kesembuhan pada kriteria tertentu.

Bolehkah anak thalasemia minum suplemen penambah darah?
Tidak diperbolehkan tanpa resep dokter. Penderita thalasemia mayor sering mengalami kelebihan zat besi akibat transfusi rutin, sehingga konsumsi suplemen besi tanpa pengawasan bisa memicu penumpukan racun besi di dalam organ.

Bagaimana mencegah risiko anak terlahir dengan thalasemia?
Pencegahan terbaik adalah melakukan skrining genetik atau pemeriksaan hematologi lengkap sebelum menikah untuk mengetahui apakah calon orang tua merupakan pembawa sifat (carrier) thalasemia.

Apakah anak dengan thalasemia bisa beraktivitas dengan normal?
Anak dengan thalasemia yang menjalani pengobatan secara rutin dan disiplin tetap dapat beraktivitas, bersekolah, dan bertumbuh dengan baik layaknya anak-anak seusianya.