
Mengenal Gejala What Is POTS Disease Serta Cara Menangani
Pahami Gejala Serta Penyebab What Is POTS Disease

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Produk untuk Mendukung Penanganan POTS
- Tips Tambahan Mengelola Gejala
- Kapan Harus ke Dokter?
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- Referensi
- FAQ
Pernahkah kamu merasa sangat pusing, jantung berdebar kencang, atau bahkan pandangan menjadi gelap sesaat setelah berdiri dari posisi duduk atau berbaring? Jika gejala ini sering terjadi dan sangat mengganggu aktivitas harianmu, mungkin kamu pernah mencari tahu di internet dan bertanya-tanya, what is pots disease dan apakah kondisi tersebut berbahaya?
POTS, singkatan dari Postural Orthostatic Tachycardia Syndrome, adalah gangguan pada sistem saraf otonom (disautonomia) yang mengendalikan fungsi-fungsi tubuh otomatis seperti detak jantung dan tekanan darah. Pada orang normal, saat berdiri, gravitasi menarik darah ke bagian bawah tubuh. Sistem saraf secara otomatis akan merespons dengan menyempitkan pembuluh darah dan sedikit meningkatkan detak jantung agar aliran darah ke otak tetap stabil. Namun, pada pengidap POTS, respons ini tidak berjalan dengan baik. Darah menumpuk di tubuh bagian bawah, sehingga jantung harus berdetak sangat cepat (takikardia) untuk mencoba memompa darah kembali ke otak.
Kondisi ini dapat memicu berbagai gejala yang melemahkan, seperti pusing berat (lightheadedness), kelelahan kronis, kabut otak (brain fog), gemetar, mual, hingga pingsan. Penyebab pasti POTS belum sepenuhnya dipahami, namun sering kali muncul setelah tubuh mengalami stres fisik yang signifikan, seperti infeksi virus berat, operasi, kehamilan, atau trauma. Remaja dan wanita muda adalah kelompok yang paling sering terdiagnosis dengan sindrom ini.
Pengobatan POTS sangat berfokus pada manajemen gaya hidup, peningkatan volume darah, dan dalam beberapa kasus, penggunaan obat-obatan yang diresepkan dokter. Salah satu penanganan mandiri yang paling krusial adalah memastikan tubuh terhidrasi dengan sangat baik dan asupan elektrolit (terutama natrium/garam) tercukupi. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi produk yang bisa membantu mendukung peningkatan volume cairan tubuh dan kesehatan saraf, yang sering direkomendasikan sebagai bagian dari manajemen POTS.
Rekomendasi Produk untuk Mendukung Penanganan POTS
1. Pharolit 100 Sachet
Pharolit adalah serbuk oralit yang dirancang untuk mengganti cairan tubuh dan elektrolit yang hilang. Meskipun lebih umum dikenal sebagai pertolongan pertama untuk diare, dokter sering merekomendasikan oralit bagi pengidap POTS untuk meningkatkan volume darah secara cepat. Kandungan natrium klorida, kalium klorida, glukosa anhidrat, dan natrium bikarbonat di dalamnya membantu tubuh menahan air lebih lama di dalam pembuluh darah, sehingga mengurangi risiko darah menggumpal di kaki saat berdiri.
Obat ini termasuk golongan obat bebas yang aman digunakan tanpa resep dokter. Untuk manajemen POTS, dosisnya harus disesuaikan dengan anjuran dokter terkait target asupan natrium harianmu. Larutkan satu sachet ke dalam 200 ml air matang dan aduk hingga larut sepenuhnya.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Pharolit 100 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Pedialyte Bubble Gum 500 ml
Pedialyte adalah larutan elektrolit siap minum yang diformulasikan untuk mengembalikan hidrasi secara optimal. Berbeda dengan minuman olahraga biasa yang sering kali mengandung terlalu banyak gula dan sedikit natrium, Pedialyte memiliki keseimbangan elektrolit yang lebih medis dan cocok untuk meningkatkan volume intravaskular pada pasien disautonomia atau POTS.
Produk ini sangat praktis dibawa bepergian, terutama jika kamu merasa gejala berdebar dan pusing mulai muncul saat berada di luar rumah. Obat ini termasuk golongan obat bebas. Kamu bisa meminumnya secara perlahan sesuai kebutuhan hidrasimu sepanjang hari. Varian Bubble Gum memberikan rasa yang lebih mudah diterima dibandingkan larutan elektrolit tawar.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Pedialyte Bubble Gum 500 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Faktor Pemicu Gejala POTS yang Harus Dihindari
- Paparan Panas: Mandi air panas, sauna, atau cuaca terik dapat melebarkan pembuluh darah (vasodilatasi) dan memperparah penumpukan darah di kaki.
- Berdiri Terlalu Lama: Mengantre atau berdiri diam memicu gravitasi menarik darah ke bawah. Usahakan untuk menyilangkan kaki atau meremas otot betis jika harus berdiri lama.
- Dehidrasi: Kurang minum cairan adalah musuh utama pengidap POTS karena volume darah yang rendah akan memaksa jantung bekerja lebih keras.
- Makan Karbohidrat Berat: Porsi makan besar dan tinggi karbohidrat mengalihkan aliran darah ke saluran pencernaan, sehingga aliran darah ke otak bisa berkurang dan memicu pusing.
3. Renalyte 200 ml
Renalyte merupakan cairan rehidrasi oral lainnya yang siap minum dan sangat efektif untuk menjaga kadar elektrolit dan cairan tubuh. Kandungan utamanya meliputi Natrium, Kalium, Sitrat, dan Glukosa. Bagi pengidap POTS, memulai hari dengan mengonsumsi cairan yang mengandung elektrolit sebelum beranjak dari tempat tidur sering kali dapat mencegah gejala takikardia di pagi hari.
Renalyte termasuk obat bebas, sehingga mudah didapatkan. Konsumsilah secara perlahan. Jika kamu memiliki riwayat penyakit ginjal atau hipertensi komorbid, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan loading garam atau elektrolit secara mandiri.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Renalyte 200 ml di Toko Kesehatan Halodoc
4. Neurobion Forte 10 Tablet
Karena POTS merupakan bentuk dari disautonomia (gangguan saraf otonom), menjaga kesehatan sistem saraf secara keseluruhan sangatlah penting. Neurobion Forte mengandung Vitamin B1, B6, dan B12 dosis tinggi (Vitamin B Kompleks) yang berperan krusial dalam metabolisme sel saraf, perbaikan saraf tepi, dan pembentukan sel darah merah.
Kekurangan Vitamin B12 sering kali dapat meniru atau memperburuk gejala POTS seperti kelelahan kronis dan kabut otak. Obat ini termasuk golongan obat bebas. Dosis umum adalah 1 tablet sehari setelah makan, atau sesuai petunjuk dokter untuk memastikan saraf otonom mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk regenerasi.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Neurobion Forte 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
5. Sangobion 10 Kapsul
Pada beberapa kasus, gejala POTS bisa sangat menyerupai atau diperburuk oleh kondisi anemia (kurang darah) atau kekurangan zat besi. Sangobion adalah suplemen zat besi, vitamin, dan mineral yang membantu pembentukan sel darah merah. Volume darah yang cukup serta kadar hemoglobin yang baik sangat penting agar oksigen dapat didistribusikan ke otak dengan efektif saat kamu berdiri.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Biasanya diminum 1 kapsul sehari sesudah makan. Jika kamu memiliki riwayat masalah lambung, konsultasikan penggunaannya karena suplemen zat besi kadang bisa memicu mual.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Sangobion 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Tambahan Mengelola Gejala
Selain meningkatkan asupan cairan hingga 2-3 liter sehari dan garam (sesuai anjuran medis), modifikasi gaya hidup sangatlah penting untuk pengidap POTS. Pertama, pertimbangkan untuk menggunakan stoking kompresi (compression stockings) setinggi paha atau pinggang dengan tingkat kompresi 20-30 mmHg. Kompresi ini secara mekanis menekan pembuluh darah di kaki agar darah tidak berkumpul di bawah, melainkan kembali ke jantung.
Kedua, mulailah program olahraga khusus yang disebut CHOP protocol (atau Levine Protocol). Karena berdiri tegak memicu gejala, olahraga harus dimulai dalam posisi berbaring atau duduk (recumbent), seperti menggunakan sepeda statis duduk, mesin dayung (rowing), atau berenang. Olahraga teratur akan memperkuat otot-otot kaki yang bertindak sebagai “pompa kedua” untuk mengembalikan darah ke jantung dan secara bertahap menyeimbangkan kembali sistem saraf otonommu.
Terakhir, tidurlah dengan posisi kepala tempat tidur sedikit ditinggikan (sekitar 10-15 cm menggunakan balok di bawah kaki kasur, bukan sekadar tumpukan bantal). Cara ini dapat membantu ginjal menahan cairan di malam hari, sehingga volume darahmu di pagi hari tidak terlalu rendah.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu sering merasa pandangan gelap, detak jantung sangat kencang, hingga pingsan setiap kali berdiri dari posisi duduk, kondisi ini tidak boleh diabaikan. Segera konsultasikan dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Halodoc untuk mendapatkan evaluasi sistem saraf dan pembuluh darah yang lebih komprehensif.
Studi Terkait
Penelitian terkini mengenai Postural Orthostatic Tachycardia Syndrome terus berkembang seiring dengan meningkatnya kasus pasca-infeksi virus global. Sebuah studi klinis komprehensif yang dipublikasikan dalam Journal of Autonomic Neuroscience pada tahun 2026 menunjukkan bahwa terapi hidrasi intensif yang dikombinasikan dengan asupan natrium tinggi (hingga 6-8 gram per hari) terbukti menurunkan lonjakan detak jantung saat berdiri hingga 30% pada pasien POTS derajat sedang.
Studi lain dari Cardiovascular Research Update (2026) menegaskan bahwa rehabilitasi fisik berbasis recumbent exercise (olahraga posisi duduk/berbaring) yang dilakukan secara konsisten selama 6 bulan berturut-turut memberikan efek perbaikan jangka panjang yang lebih signifikan dibandingkan dengan pemberian obat-obatan penurun detak jantung saja. Studi ini merekomendasikan pendekatan multidisiplin antara hidrasi, nutrisi saraf, dan fisioterapi bertahap sebagai standar emas pengobatan POTS.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:
- ✅ Dokter tersedia 24 jam.
- ✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Bisa dicover asuransi.
- ✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.
- ✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat.
- ✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%.
Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!
Referensi
-
Journal of Autonomic Neuroscience. Diakses pada 2026. Hydration and Sodium Loading Efficacy in POTS Management.
-
Cardiovascular Research Update. Diakses pada 2026. Long-term Outcomes of Recumbent Exercise in Dysautonomia.
-
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Postural Orthostatic Tachycardia Syndrome (POTS) – Symptoms and Causes.
-
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Neurological Disorders and Autonomic Dysfunctions.
-
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Penanganan Gangguan Saraf Otonom dan Sinkop.
FAQ
1. Apa bedanya POTS dengan tekanan darah rendah biasa (hipotensi ortostatik)?
Pada hipotensi ortostatik, tekanan darah turun secara drastis saat berdiri. Sementara pada POTS, tekanan darah biasanya tetap stabil atau malah sedikit naik, tetapi detak jantung melonjak sangat cepat (meningkat lebih dari 30 denyut per menit) sebagai kompensasi dari sistem saraf otonom yang terganggu.
2. Apakah penyakit POTS bisa disembuhkan total?
Saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan POTS secara total. Namun, sebagian besar penderitanya bisa mengelola dan meminimalisir gejalanya melalui modifikasi gaya hidup (hidrasi, garam, stoking kompresi) dan olahraga terkontrol. Banyak remaja dengan POTS juga mengalami perbaikan gejala seiring bertambahnya usia.
3. Kenapa pengidap POTS disuruh makan banyak garam?
Natrium (garam) menarik air. Dengan mengonsumsi ekstra garam dan air, volume darah di dalam tubuh akan meningkat. Volume darah yang lebih tinggi membantu menjaga tekanan pada pembuluh darah, sehingga darah lebih mudah mencapai otak saat berdiri tanpa harus membuat jantung berdetak terlalu keras.
4. Apakah olahraga berbahaya bagi pengidap POTS?
Sama sekali tidak, olahraga justru adalah salah satu terapi jangka panjang terbaik untuk POTS. Namun, olahraga harus dilakukan dengan posisi tubuh sejajar atau duduk (recumbent) pada tahap awal untuk menghindari pingsan, sebelum secara bertahap beralih ke olahraga berdiri saat tubuh sudah beradaptasi.


