Ad Placeholder Image

Mengenal Hormon Amylin dan Kaitannya dengan Pengobatan Obesitas

7 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD 21 Juli 2026

Amylin adalah hormon yang membantu mengatur rasa kenyang dan kini menjadi salah satu target dalam pengembangan terapi baru untuk obesitas.

Mengenal Hormon Amylin dan Kaitannya dengan Pengobatan ObesitasMengenal Hormon Amylin dan Kaitannya dengan Pengobatan Obesitas

DAFTAR ISI


Obesitas merupakan penyakit kronis yang terjadi akibat penumpukan lemak berlebih di dalam tubuh. Kondisi ini tidak hanya dipengaruhi oleh pola makan dan aktivitas fisik, tetapi juga melibatkan berbagai hormon yang mengatur rasa lapar, kenyang, serta metabolisme tubuh.

Selama ini, hormon GLP-1 (glucagon-like peptide-1) menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan obat antiobesitas. Namun, belakangan ini para peneliti juga mulai menaruh perhatian pada hormon amylin, karena diketahui memiliki peran penting dalam mengendalikan nafsu makan dan membantu proses penurunan berat badan.

Lantas, apa itu hormon amylin dan bagaimana kaitannya dengan pengobatan obesitas?

Apa Itu Hormon Amylin?

Amylin adalah hormon yang diproduksi oleh sel beta pankreas, yaitu sel yang juga menghasilkan insulin. Hormon ini dilepaskan ke dalam aliran darah setelah seseorang makan.

Amylin bekerja bersama insulin untuk membantu mengatur kadar gula darah sekaligus memberikan sinyal kenyang kepada otak. Dengan demikian, tubuh dapat mengontrol jumlah makanan yang dikonsumsi setelah makan.

Pada orang dengan diabetes tipe 1 maupun sebagian pengidap diabetes tipe 2, produksi amylin dapat menurun sehingga fungsi pengaturan rasa kenyang ikut terganggu.

Jika butuh saran tentang pola makan sesuai kondisi tubuhmu, Ini Rekomendasi Dokter Gizi di Halodoc yang Bisa Dihubungi.

Apa Fungsi Hormon Amylin?

Amylin memiliki beberapa fungsi penting bagi tubuh, terutama dalam menjaga keseimbangan metabolisme.

1. Memberikan rasa kenyang lebih lama

Salah satu fungsi utama amylin adalah mengirimkan sinyal ke otak bahwa tubuh telah mendapatkan cukup makanan.

Akibatnya, seseorang menjadi lebih cepat merasa kenyang dan cenderung makan dalam porsi yang lebih sedikit.

2. Memperlambat pengosongan lambung

Amylin membantu memperlambat proses berpindahnya makanan dari lambung ke usus.

Proses ini membuat rasa kenyang bertahan lebih lama sehingga dapat membantu mengurangi keinginan untuk makan berlebihan.

3. Membantu mengontrol kadar gula darah

Dengan memperlambat penyerapan makanan, amylin membantu mencegah lonjakan kadar gula darah setelah makan.

Selain itu, hormon ini juga membantu menekan produksi glukagon, yaitu hormon yang meningkatkan kadar gula darah.

4. Membantu mengatur asupan energi

Melalui pengaruhnya terhadap pusat pengendali nafsu makan di otak, amylin membantu menjaga keseimbangan antara energi yang masuk dan energi yang digunakan tubuh.

Ketahui juga informasi lain mengenai, Diet dan Nutrisi Kebutuhan Tubuh – Informasi Lengkapnya berikut ini.

Apa Hubungan Amylin dengan Obesitas?

Obesitas sering kali disertai gangguan pada sistem pengaturan rasa lapar dan kenyang.

Pada sebagian orang, sinyal kenyang tidak bekerja secara optimal sehingga mereka cenderung terus makan meskipun kebutuhan energi sebenarnya sudah terpenuhi.

Karena amylin berperan memberikan rasa kenyang, para peneliti mulai memanfaatkan hormon ini sebagai target terapi obesitas.

Tujuannya adalah membantu penderita obesitas mengurangi asupan kalori tanpa harus terus-menerus merasa lapar.

Bagaimana Terapi Berbasis Amylin Bekerja?

Karena hormon alami amylin memiliki waktu kerja yang singkat, para peneliti mengembangkan analog amylin, yaitu obat yang memiliki struktur menyerupai hormon alami tetapi dapat bertahan lebih lama di dalam tubuh.

Obat ini bekerja dengan cara:

  • meningkatkan rasa kenyang;
  • mengurangi nafsu makan;
  • memperlambat pengosongan lambung;
  • membantu mengontrol kadar gula darah setelah makan.

Dengan mekanisme tersebut, seseorang dapat lebih mudah menjalani pola makan rendah kalori.

Pahami lebih lanjut mengenai GLP-1 (Glucagon-Like Peptide-1): Fungsi, Cara Kerja, dan Efek Sampingnya berikut ini.

Apa Itu Cagrilintide?

Salah satu analog amylin yang saat ini banyak diteliti adalah cagrilintide.

Cagrilintide merupakan analog amylin kerja panjang yang dirancang untuk digunakan sebagai terapi obesitas.

Berbeda dengan amylin alami yang cepat dipecah oleh tubuh, cagrilintide memiliki durasi kerja lebih lama sehingga efeknya terhadap rasa kenyang dapat bertahan lebih panjang.

Beberapa uji klinis menunjukkan bahwa cagrilintide mampu membantu menurunkan berat badan secara bermakna ketika dikombinasikan dengan perubahan gaya hidup.

Mengapa Cagrilintide Dikombinasikan dengan GLP-1?

Saat ini, para peneliti juga mengembangkan terapi kombinasi antara semaglutide (agonis reseptor GLP-1) dan cagrilintide.

Kombinasi ini dikenal dengan nama CagriSema.

Semaglutide bekerja terutama dengan meningkatkan rasa kenyang melalui jalur GLP-1, sedangkan cagrilintide meniru kerja hormon amylin.

Karena kedua obat bekerja melalui mekanisme yang berbeda, kombinasi keduanya diharapkan menghasilkan penurunan berat badan yang lebih besar dibandingkan penggunaan salah satu obat saja.

Pendekatan ini disebut sebagai terapi multi-hormonal, yaitu terapi yang menargetkan lebih dari satu hormon pengatur metabolisme.

Apakah Terapi Amylin Sudah Tersedia?

Beberapa obat berbasis amylin telah digunakan untuk membantu pengelolaan diabetes. Namun, penggunaan analog amylin khusus untuk terapi obesitas masih terus dikembangkan melalui berbagai uji klinis.

Para peneliti masih mempelajari manfaat jangka panjang, keamanan, serta efektivitas kombinasi terapi berbasis amylin dengan obat antiobesitas lainnya.

Apakah Terapi Berbasis Amylin Memiliki Efek Samping?

Seperti obat lain, terapi berbasis amylin juga dapat menimbulkan efek samping.

Keluhan yang paling sering dilaporkan antara lain:

  • Mual
  • Muntah
  • Rasa begah
  • Sembelit
  • Diare
  • Penurunan nafsu makan yang berlebihan pada sebagian orang.

Efek samping tersebut umumnya muncul pada awal pengobatan dan dapat berkurang setelah tubuh beradaptasi.

Dokter biasanya akan meningkatkan dosis secara bertahap untuk membantu mengurangi gangguan saluran cerna.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Meski hasil penelitian mengenai hormon amylin cukup menjanjikan, terapi ini bukanlah solusi instan untuk mengatasi obesitas.

Penurunan berat badan yang sehat tetap memerlukan kombinasi antara:

  • Pola makan bergizi seimbang;
  • Aktivitas fisik secara rutin;
  • Tidur yang cukup;
  • Pengelolaan stres;
  • Serta terapi medis bila memang diperlukan.

Selain itu, penggunaan obat antiobesitas harus dilakukan berdasarkan evaluasi dokter agar manfaat yang diperoleh lebih besar daripada risikonya.

Kapan Harus Berkonsultasi ke Dokter?

Sebaiknya konsultasikan dengan dokter apabila:

  • berat badan terus meningkat meski sudah menjalani pola hidup sehat;
  • memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang termasuk obesitas;
  • obesitas disertai diabetes tipe 2, hipertensi, atau penyakit jantung;
  • ingin mengetahui apakah terapi obat antiobesitas sesuai dengan kondisi kesehatan.

Dokter akan membantu menentukan penanganan yang paling sesuai, termasuk apakah perubahan gaya hidup sudah cukup atau diperlukan terapi obat.

Ini Cara Turunkan Berat Badan dengan Aman dan Terarah dari Halofit

Sedang mencari cara menurunkan berat badan dengan cepat tapi tetap aman dan diawasi dokter?

Kini kamu bisa mencapainya lewat Halofit, layanan Klinik Obesitas Digital dari Halodoc yang menawarkan pendekatan klinis, nutrisi, dan gaya hidup sehat secara menyeluruh.

Halofit dirancang khusus untuk membantu kamu menemukan cara menurunkan berat badan yang benar-benar efektif, bukan sekadar diet sementara.

Dengan dukungan dokter dan ahli gizi profesional, setiap program Halofit disesuaikan dengan kondisi tubuh, pola makan, dan target penurunan berat badanmu.

Program ini dirancang untuk membantu kamu menurunkan berat badan 10-12 kg* dalam 2 bulan dengan cara yang sehat dan aman, di bawah pengawasan dokter dan dietisien. 

Berikut dua pilihan program yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan:

1. Halofit Advanced – Rp750.000/bulan

Paket Halofit Advanced - obat diet ampuh

Cocok bagi kamu yang ingin memulai perjalanan sehat dengan pendampingan dokter dan ahli gizi selama 30 hari.

Program Halofit Advanced mencakup meal plan personal, serta obat pendamping penurun berat badan yang diresepkan langsung oleh dokter untuk mendukung hasil yang aman dan maksimal.

2. Halofit Transform –  Mulai dari Rp3.300.000/bulan

Paket Halofit Transform - obat diet ampuh

Program Halofit Transform adalah program premium bagi kamu yang membutuhkan cara menurunkan berat badan dengan cepat dan terukur melalui terapi injeksi GLP-1.

Terapi ini telah terbukti secara klinis membantu mengontrol nafsu makan dan mempercepat penurunan berat badan.

Dengan pengawasan dokter, kamu akan mendapatkan dukungan medis lengkap beserta obat diet paling ampuh sesuai kebutuhan tubuhmu.

Semua layanan ini tersedia langsung di aplikasi Halodoc, mulai dari konsultasi, pemesanan paket, hingga pemantauan progres, semuanya bisa dilakukan tanpa perlu datang ke klinik.

Tunggu apa lagi?  Kamu bisa klik di sini untuk mulai coba program Halofit!

Referensi:
Journal of Obesity and Metabolic Syndrome. Diakses pada 2026. Amylin Revisited: A 5-Year Perspective on Its Emerging Role in the Treatment of Diabesity.
The University of Oklahoma. Diakses pada 2026. Breakthrough in Understanding Amylin Could Pave Way for Next Generation of Weight Loss Drugs.
The diaTribe Foundation. Diakses pada 2026. Join Trial Testing New Drug for Weight Management.