Ad Placeholder Image

Mengenal Katarak Kongenital dan Gejala pada Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 22 September 2026

Mengenal Katarak Kongenital Pada Bayi Baru Lahir: Penyebab, Gejala, dan Cara Penanganan Tepatnya.

Mengenal Katarak Kongenital dan Gejala pada Bayi Baru LahirMengenal Katarak Kongenital dan Gejala pada Bayi Baru Lahir

DAFTAR ISI


Katarak kongenital adalah kekeruhan pada lensa mata yang sudah ada sejak lahir atau muncul pada masa bayi. Lensa mata yang normal seharusnya jernih dan membantu memfokuskan cahaya ke retina. Jika keruh, cahaya sulit masuk dengan baik sehingga penglihatan bayi dapat terganggu.

Kondisi ini dapat terjadi pada satu atau kedua mata. Penyebabnya beragam, mulai dari faktor genetik, infeksi tertentu selama kehamilan, kelainan metabolisme, cedera, hingga penyebab yang belum diketahui. Katarak kongenital juga tidak selalu terlihat jelas tanpa pemeriksaan mata.

Gejala yang perlu diperhatikan antara lain pupil tampak putih atau keabu-abuan, mata tampak tidak sejajar, gerakan mata berulang, bayi tidak mengikuti objek dengan pandangan, atau tampak kesulitan melihat. Pada beberapa kasus, bayi mungkin lebih sensitif terhadap cahaya.

Katarak pada bayi perlu ditangani sedini mungkin karena penglihatan masih berkembang. Penanganan biasanya memerlukan evaluasi dokter mata anak dan dapat meliputi operasi, penggunaan kacamata, lensa kontak, atau terapi lain sesuai kondisi. Obat tetes mata bebas tidak dapat menghilangkan katarak kongenital.

Rekomendasi Katarak Kongenital

Karena katarak kongenital adalah kondisi pada lensa mata yang dapat mengganggu perkembangan penglihatan, penanganan utamanya bukan dengan obat bebas. Jangan memberikan obat mata pada bayi tanpa resep atau pemeriksaan dokter, terutama obat yang mengandung antibiotik maupun kortikosteroid.

Kapan Harus ke Dokter?

  • Segera periksakan bayi jika pupil terlihat putih, mata tampak keruh, atau posisi kedua mata tidak sejajar.
  • Jadwalkan pemeriksaan apabila bayi tidak merespons cahaya atau tidak mengikuti benda yang bergerak sesuai usianya.
  • Jangan menunda pemeriksaan jika terdapat riwayat katarak dalam keluarga atau infeksi selama kehamilan.
  • Hindari penggunaan obat mata milik orang lain karena dapat memperburuk kondisi atau menutupi gejala.

Studi Terkait

Pemeriksaan mata bayi baru lahir dan pemantauan perkembangan penglihatan membantu mendeteksi katarak lebih awal. Diagnosis dan keputusan tindakan harus dilakukan oleh dokter mata, khususnya dokter mata anak.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc , lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Katarak kongenital membutuhkan diagnosis dan rencana penanganan yang tepat. Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam dapat membantu orang tua memahami gejala dan menentukan langkah pemeriksaan berikutnya.

Referensi
PubMed. Congenital Cataract. Diakses pada 2026.
World Health Organization. Childhood Eye Health. Diakses pada 2026.
WebMD. Cataracts in Children. Diakses pada 2026.
Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. Informasi Keamanan Obat Mata. Diakses pada 2026.
Kementerian Kesehatan RI. Kesehatan Mata Anak. Diakses pada 2026.

FAQ

Apakah katarak kongenital bisa sembuh sendiri?

Katarak kongenital umumnya tidak hilang sendiri. Dokter mata akan menentukan penanganan berdasarkan tingkat kekeruhan dan dampaknya terhadap penglihatan bayi.

Apakah katarak kongenital harus dioperasi?

Tidak semua kasus memerlukan operasi segera. Namun, katarak yang menghalangi penglihatan dapat membutuhkan tindakan agar perkembangan penglihatan tidak terganggu.

Apakah obat tetes mata dapat mengobati katarak kongenital?

Obat tetes mata tidak dapat menjernihkan lensa yang mengalami katarak. Gunakan obat mata hanya jika diresepkan dokter untuk kondisi tertentu.

Kapan bayi dengan katarak perlu diperiksa?

Segera periksakan bayi jika pupil tampak putih, mata keruh, atau bayi tidak mengikuti objek. Pemeriksaan dini membantu dokter menentukan penanganan yang sesuai.