Ad Placeholder Image

Mengenal Love Handles, Penyebab dan Cara Menghilangkannya

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   31 Desember 2025

Love handles adalah istilah populer untuk menggambarkan penumpukan lemak di area pinggang samping.

Mengenal Love Handles, Penyebab dan Cara MenghilangkannyaMengenal Love Handles, Penyebab dan Cara Menghilangkannya

DAFTAR ISI


Love handles atau penumpukan lemak pada area pinggang sering menjadi salah satu area tubuh yang paling sulit dihilangkan, baik pada pria maupun wanita. 

Meski tidak berbahaya, penumpukan lemak di area ini kerap mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri.

Apa Itu Love Handles?

Love handles adalah istilah populer untuk menggambarkan penumpukan lemak di area pinggang samping, tepatnya di sekitar perut bagian bawah dan atas panggul. 

Secara medis, love handles bukanlah kondisi penyakit tertentu, melainkan distribusi lemak tubuh yang berlebih di area tersebut.

Lemak pada love handles termasuk lemak subkutan, yaitu lemak yang berada tepat di bawah kulit. Lemak jenis ini berbeda dengan lemak viseral yang mengelilingi organ dalam. 

Meski lemak subkutan relatif lebih aman dibandingkan lemak viseral, jumlah yang berlebihan tetap dapat menjadi indikator kelebihan berat badan atau pola hidup kurang sehat.

Selain itu, yuk Ketahui Komposisi Lemak Tubuh yang Ideal agar Tetap Sehat.

Ini Penyebab Love Handles

Ada beberapa faktor yang berperan dalam terbentuknya love handles. Berikut penyebab yang paling umum:

1. Asupan Kalori Berlebih

Penyebab utama love handles adalah konsumsi kalori yang melebihi kebutuhan tubuh. Ketika tubuh menerima lebih banyak kalori daripada yang dibakar, kelebihan energi tersebut akan disimpan dalam bentuk lemak, termasuk di area pinggang.

Makanan tinggi gula, lemak jenuh, dan karbohidrat olahan sering menjadi penyumbang utama penumpukan lemak ini.

2. Kurang Aktivitas Fisik

Gaya hidup sedentari atau kurang bergerak membuat pembakaran kalori menjadi tidak optimal. 

Akibatnya, lemak lebih mudah menumpuk di area tertentu, termasuk love handles.

Tanpa aktivitas fisik yang cukup, metabolisme tubuh juga cenderung melambat.

3. Faktor Hormon

Perubahan hormon, seperti peningkatan hormon kortisol akibat stres, dapat memicu penumpukan lemak di area perut dan pinggang. 

Pada wanita, perubahan hormon estrogen juga berperan, terutama setelah melahirkan atau memasuki masa menopause.

Sementara pada pria, penurunan testosteron seiring bertambahnya usia dapat memengaruhi distribusi lemak tubuh.

Penting, ini dia 5 Tanda-Tanda Awal Menopause yang Perlu Diketahui.

4. Faktor Genetik

Genetika menentukan di mana tubuh cenderung menyimpan lemak. Jika anggota keluarga memiliki kecenderungan menimbun lemak di area pinggang, risiko memiliki love handles juga lebih tinggi.

Faktor ini membuat sebagian orang merasa love handles sulit dihilangkan meski sudah diet dan olahraga.

5. Kurang Tidur

Kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang. 

Kondisi ini membuat nafsu makan meningkat dan metabolisme tubuh menurun, sehingga lemak lebih mudah tersimpan.

6. Penuaan

Seiring bertambahnya usia, massa otot alami cenderung menurun dan metabolisme melambat. 

Hal ini menyebabkan tubuh lebih mudah menyimpan lemak, terutama di area perut dan pinggang.

Bagaimana Cara Menghilangkan Love Handles?

Menghilangkan love handles membutuhkan pendekatan menyeluruh, bukan hanya fokus pada satu jenis latihan saja. 

Berikut langkah-langkah yang bisa kamu lakukan:

1. Ciptakan Defisit Kalori

Langkah paling penting adalah menciptakan defisit kalori, yaitu membakar lebih banyak kalori daripada yang dikonsumsi. Tanpa defisit kalori, lemak tubuh, termasuk love handles, sulit berkurang.

Namun, pastikan defisit kalori dilakukan secara bertahap agar tetap aman dan berkelanjutan.

Nah, Begini Cara Menghitung Defisit Kalori, Diet Pasti Berhasil!

2. Perbaiki Pola Makan

Pilih makanan bernutrisi seimbang dengan fokus pada:

  • Protein tanpa lemak
  • Karbohidrat kompleks
  • Lemak sehat
  • Sayur dan buah tinggi serat

Mengurangi konsumsi makanan olahan, minuman manis, dan camilan tinggi kalori sangat membantu menekan penumpukan lemak di area pinggang.

3. Kombinasikan Kardio dan Latihan Kekuatan

Latihan kardio membantu membakar kalori, sementara latihan kekuatan berperan dalam meningkatkan massa otot dan metabolisme. 

Kombinasi keduanya lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan latihan perut saja.

Latihan seperti plank, side plank, Russian twist, dan mountain climber dapat membantu mengencangkan otot di sekitar pinggang, meski tidak bisa menghilangkan lemak secara spot reduction.

Baca juga: 15 Jenis Olahraga Kardio yang Bisa Dilakukan di Rumah.

4. Kelola Stres dengan Baik

Stres berkepanjangan dapat meningkatkan kadar kortisol yang memicu penumpukan lemak di area perut. 

Luangkan waktu untuk relaksasi, seperti meditasi, pernapasan dalam, atau melakukan hobi yang menyenangkan.

5. Cukup Tidur

Tidur yang cukup berperan penting dalam pengaturan hormon dan metabolisme tubuh. 

Usahakan tidur 7–9 jam setiap malam agar proses pembakaran lemak berjalan optimal.

6. Konsisten dan Realistis

Love handles tidak terbentuk dalam waktu singkat, sehingga menghilangkannya pun membutuhkan waktu. 

Konsistensi dalam pola makan sehat dan aktivitas fisik adalah kunci utama untuk mendapatkan hasil yang bertahan lama.

Kapan Perlu Konsultasi ke Dokter?

Jika love handles sulit berkurang meski kamu sudah menerapkan pola makan sehat dan rutin berolahraga, atau jika disertai dengan kenaikan berat badan yang cepat dan tidak wajar, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Melalui Halodoc, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan saran program penurunan berat badan yang sesuai dengan kebutuhan tubuhmu.

Yuk, gunakan Halodoc sekarang juga!

Temukan Cara Menurunkan Berat Badan Tepat dengan Program Klinis dan Menyeluruh dari Halofit

Sedang mencari cara menurunkan berat badan dengan cepat tapi tetap aman dan diawasi dokter? Kini kamu bisa mencapainya lewat Halofit, layanan Klinik Obesitas Digital dari Halodoc yang menawarkan pendekatan klinis, nutrisi, dan gaya hidup sehat secara menyeluruh.

Halofit dirancang khusus untuk membantu kamu menemukan cara menurunkan berat badan yang benar-benar efektif, bukan sekadar diet sementara. Dengan dukungan dokter dan ahli gizi profesional, setiap program Halofit disesuaikan dengan kondisi tubuh, pola makan, dan target penurunan berat badanmu.

Program ini dirancang untuk membantu kamu menurunkan berat badan 10-12 kg* dalam 2 bulan dengan cara yang sehat dan aman, di bawah pengawasan dokter dan dietisien. 

Berikut dua pilihan program yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan:

1. Halofit Advanced – Rp750.000/bulan

Paket Halofit Advanced - obat diet ampuh

Cocok bagi kamu yang ingin memulai perjalanan sehat dengan pendampingan dokter dan ahli gizi selama 30 hari. Program Halofit Advanced mencakup meal plan personal, serta obat pendamping penurun berat badan yang diresepkan langsung oleh dokter untuk mendukung hasil yang aman dan maksimal.

2. Halofit Transform –  Mulai dari Rp3.300.000/bulan

Program Halofit Transform adalah program premium bagi kamu yang membutuhkan cara menurunkan berat badan dengan cepat dan terukur melalui terapi injeksi GLP-1. Terapi ini telah terbukti secara klinis membantu mengontrol nafsu makan dan mempercepat penurunan berat badan. Dengan pengawasan dokter, kamu akan mendapatkan dukungan medis lengkap beserta obat diet paling ampuh sesuai kebutuhan tubuhmu.

Semua layanan ini tersedia langsung di aplikasi Halodoc, mulai dari konsultasi, pemesanan paket, hingga pemantauan progres, semuanya bisa dilakukan tanpa perlu datang ke klinik.

Tunggu apa lagi?  Kamu bisa klik di sini untuk mulai coba program Halofit!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2025. What Causes Love Handles and How To Get Rid of Them.
Medical News Today. Diakses pada 2025. What exercises can help reduce love handles?.
WebMD. Diakses pada 2025. How to Get Rid of Love Handles.