• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Olahraga Atletik dan Cabang yang Sering Dipertandingkan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Olahraga Atletik dan Cabang yang Sering Dipertandingkan

Mengenal Olahraga Atletik dan Cabang yang Sering Dipertandingkan

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 07 November 2022

“Olahraga atletik merupakan campuran olahraga yang melibatkan berlari, berjalan, melompat dan melempar. Ada beberapa jenis olahraga yang berbeda dalam setiap nomor atletik.”

Mengenal Olahraga Atletik dan Cabang yang Sering DipertandingkanMengenal Olahraga Atletik dan Cabang yang Sering Dipertandingkan

Halodoc, Jakarta – Olahraga atletik merupakan salah satu cabang olahraga tertua di dunia. Olahraga ini adalah campuran olahraga yang melibatkan berlari, berjalan, melompat dan melempar. Olahraga atletik sepenuhnya diatur dan dikelola oleh International Association of Athletics Federation (IAAF).

Ada beberapa jenis olahraga yang berbeda dalam setiap nomor atletik. Nomor lari terdiri  mulai dari sprint hingga maraton, nomor lompat bisa berupa lompat tinggi dan lompat jauh, nomor lempar bisa berupa lempar lembing dan peluru, dan nomor jalan bisa terdiri dari jalan cepat. Olahraga ini tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga dapat membantu tubuh tetap sehat.

Cabang Olahraga Atletik yang Sering Dipertandingkan

Karena merupakan gabungan dari berbagai jenis olahraga yang secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi jalan, lari, lempar, dan lompat, atletik menjadi induk dari semua cabang olahraga yang termasuk dalam empat cabang tersebut. Jika dihitung secara keseluruhan, ada ratusan cabang olahraga atletik yang sering dipertandingkan di setiap event olahraga.

Namun, ada beberapa olahraga atletik yang populer, yaitu:

1. Jalan Cepat

Satu-satunya olahraga atletik yang termasuk dalam nomor jalan adalah jalan cepat. Jalan cepat berbeda dari jalan biasa karena memiliki aturan khusus yang harus diikuti oleh atlet. Orang-orang yang berpartisipasi dalam olahraga ini mulanya akan tampak seperti berlari.

Satu atau kedua kaki harus menyentuh tanah saat melakukan olahraga jalan cepat. Olahraga jalan cepat pun berbeda dengan berlari, karena saat berlari, ada satu momen ketika tubuh atlet akan berada di udara dan kaki tidak menyentuh tanah.

2. Lari Jarak Pendek

Ini juga dikenal sebagai sprint dan merupakan jenis lari dalam jarak tertentu dan dalam waktu yang ditentukan. Dalam kompetisi, sprinter akan mengambil posisi berjongkok di blok awal dan mulai maju sebelum berlari untuk mencapai garis finish. Lari jarak pendek biasanya dipertandingkan dengan pembagian jarak 100 meter, 200 meter, dan 400 meter, termasuk variasinya seperti estafet.

3. Lari Jarak Menengah

Lari jarak menengah adalah cabang olahraga lari atletik yang secara formal ditandingkan di sejumlah kompetisi olahraga. Karena peningkatan jarak akan mengubah cara berlari dan teknik pernapasan, metode lari jarak menengah akan berbeda dengan metode lari jarak pendek. Dua jarak yang paling umum untuk kompetisi lari jarak menengah adalah 800 meter dan 1.500 meter.

4. Lari Jarak Jauh

Sebutan lain dari lari jarak jauh adalah maraton. Pelari jarak jauh biasanya berlari dengan kecepatan yang jauh lebih lambat tetapi konsisten untuk mencapai garis finis. Tetapi, pemenangnya tetap dipilih berdasarkan waktu tempuh terendah. Perlombaan lari jarak jauh diikutsertakan dalam kompetisi formal dengan jarak mulai dari 3-42 kilometer (ultramarathon).

5. Lari Gawang

Ini adalah olahraga yang melibatkan lari dan lompat sekaligus. Beberapa rintangan berupa gawang akan ditempatkan pada jarak yang sama di sepanjang lintasan. Ukuran serta jarak gawang akan berbeda menurut usia dan jenis kelamin. Hal terpenting dalam permainan ini adalah teknik berlari dan melompat.

6. Lompat Jauh

Ini juga merupakan olahraga yang melibatkan lari dan lompat. Seorang atlet harus berlari di landasan yang terbuat dari karet vulkanisir dan kemudian melompat ke matras yang penuh dengan pasir halus. Jarak dari titik lepas landas ke titik pendaratan di atas pasir akan diukur dan pemenang perlombaan ini adalah yang jaraknya lebih jauh. 

7. Lompat Tinggi

Lompat tinggi adalah olahraga di mana peserta harus melompati palang horizontal yang dijaga pada ketinggian tertentu. Para peserta harus melewati palang tersebut tanpa bantuan apa pun untuk menopang diri saat melompat.

Olahraga ini melibatkan penentuan posisi yang sempurna. Jika atlet dapat memposisikan tubuhnya dengan benar tanpa menyentuh mistar, setengah dari permainan sudah dimenangkan.

8. Lompat Galah

Ini adalah olahraga di mana seorang atlet harus melompati mistar horizontal dengan bantuan tiang fleksibel. Tiang umumnya terbuat dari fiberglass atau serat karbon. Juri akan menilai seberapa tinggi atlet bisa melompat dan itu adalah faktor kemenangan olahraga ini.

9. Tolak Peluru

Olahraga atletik ini melibatkan lemparan bola yang telah ditentukan beratnya. Bola terbuat dari bahan yang bervariasi, seperti pasir, besi, baja atau beberapa bahan sintetis seperti polivinil.

Olahraga ini bisa dilakukan dengan dua cara seperti meluncur di mana tembakan harus dilempar melingkar 180 derajat dan jenis lainnya adalah berputar di mana tembakan dilempar secara linier. 

10. Lempar Lembing

Ini adalah olahraga atletik di mana lembing atau tombak harus dilemparkan ke jarak tertentu. Umumnya panjang tombak untuk pria adalah 2,6-2,7 meter dan untuk wanita 2,2-2,3 meter. Lebar genggaman lembing biasanya berukuran sekitar 150 mm. Pemenang ditentukan melalui seberapa jauh jarak lempar lembing dari titik awal.

Itulah pembahasan seputar olahraga atletik dan cabang olahraga yang sering ditandingkan. Apabila kamu mengalami masalah kesehatan, jangan ragu untuk berkonsultasi langsung pada dokter. Pakai aplikasi Halodoc untuk cek kesehatan dengan dokter spesialis olahraga yang lebih mudah. Yuk, download Halodoc secara gratis di App Store atau Google Play.

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi
Kreedon. Diakses pada 2022. Types of Events in Athletics.
Sportz Craazy. Diakses pada 2022. List of All Athletics Games.