
Mengenal Prosedur Bedah Urologi untuk Kesehatan Saluran Kemih
Solusi tuntas kesehatan saluran kemih melalui prosedur bedah urologi terbaik dan terpercaya.

DAFTAR ISI
Bedah urologi adalah tindakan medis untuk menangani gangguan pada saluran kemih dan organ reproduksi pria, seperti ginjal, ureter, kandung kemih, uretra, prostat, dan testis. Tindakan ini dapat dilakukan dengan metode terbuka, laparoskopi, atau teknik minimal invasif sesuai kondisi pasien.
Dokter urologi akan menentukan pilihan terapi berdasarkan diagnosis, ukuran atau lokasi masalah, kondisi kesehatan, serta hasil pemeriksaan penunjang. Berikut penjelasan mengenai jenis tindakan dan hal yang perlu dipersiapkan.
Mengenal Bedah Urologi
Bedah urologi dapat digunakan untuk mengatasi batu ginjal atau saluran kemih, pembesaran prostat, penyempitan uretra, kanker pada organ urologi, cedera, hingga kelainan bawaan. Tidak semua kondisi memerlukan operasi karena sebagian dapat ditangani dengan obat, perubahan gaya hidup, atau prosedur nonbedah.
Beberapa tindakan yang umum dilakukan meliputi ureteroskopi untuk mengambil batu, litotripsi untuk memecah batu, reseksi transuretra prostat, serta pengangkatan sebagian atau seluruh organ yang mengalami masalah serius. Dokter juga dapat menggunakan kateter, stent, atau tindakan rekonstruksi untuk membantu melancarkan aliran urine.
Sebelum operasi, pasien biasanya menjalani pemeriksaan darah, urine, pencitraan, dan evaluasi obat yang sedang dikonsumsi. Setelah tindakan, pemulihan bergantung pada jenis operasi, tetapi pasien perlu mengikuti petunjuk perawatan luka, aktivitas, asupan cairan, dan jadwal kontrol.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksakan diri jika mengalami nyeri pinggang atau perut hebat, urine berdarah, sulit buang air kecil, tidak bisa buang air kecil sama sekali, demam, atau nyeri saat buang air kecil. Keluhan tersebut dapat menandakan infeksi, sumbatan, batu, atau gangguan lain yang memerlukan penanganan.
Jika dokter merekomendasikan bedah urologi, tanyakan tujuan tindakan, pilihan terapi lain, risiko, lama pemulihan, dan tanda bahaya setelah operasi. Untuk keluhan atau pertanyaan mengenai tindakan yang sesuai, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- ✅ Bisa berkonsultasi mengenai gejala saluran kemih dan persiapan pemeriksaan dari rumah.
- ✅ Dokter membantu menjelaskan kapan keluhan membutuhkan pemeriksaan langsung atau penanganan segera.
- ✅ Konsultasi tersedia secara praktis tanpa perlu mengantre di fasilitas kesehatan.
Referensi
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Diakses pada 2026. Urologic Diseases.
PubMed. Diakses pada 2026. Urologic Surgery and Minimally Invasive Procedures.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Surgical Safety.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pelayanan Urologi.
WebMD. Diakses pada 2026. Urologic Conditions and Treatments.
FAQ
1. Apa itu bedah urologi?
Bedah urologi adalah tindakan operasi untuk menangani masalah pada saluran kemih dan organ reproduksi pria. Prosedurnya dapat dilakukan dengan teknik terbuka maupun minimal invasif.
2. Apakah semua batu ginjal harus dioperasi?
Tidak. Batu berukuran kecil dapat keluar dengan sendirinya atau ditangani menggunakan terapi tertentu, sedangkan batu besar, menyumbat, menyebabkan infeksi, atau menimbulkan nyeri berulang mungkin memerlukan prosedur.
3. Berapa lama pemulihan setelah bedah urologi?
Lama pemulihan berbeda-beda, tergantung jenis operasi dan kondisi kesehatan. Dokter akan memberikan batasan aktivitas serta jadwal kontrol yang sesuai.
4. Apa risiko bedah urologi?
Risikonya dapat meliputi perdarahan, infeksi, nyeri, gangguan buang air kecil, atau efek samping anestesi. Risiko spesifik perlu dibahas dengan dokter sebelum tindakan.




