Mengenal Teori Kepribadian menurut Sigmund Freud

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Fadhli Rizal Makarim   08 Februari 2023

“Teori kepribadian Sigmund Freud menjelaskan bagaimana kepribadian seseorang bisa terbentuk dari pertentangan tiga komponen. Mulai id, ego, dan superego pada masing-masing individu.”

Mengenal Teori Kepribadian menurut Sigmund FreudMengenal Teori Kepribadian menurut Sigmund Freud

Halodoc, Jakarta – Teori kepribadian adalah hasil dari hipotesis, eksperimen, studi kasus, dan penelitian klinis yang dipimpin oleh para ilmuwan di bidang psikologi dan perilaku manusia. 

Kepribadian adalah seperangkat perilaku, pengalaman, perasaan, dan pola pikir unik yang menjadikan kamu menjadi seperti sosok yang sekarang ini. Setiap ilmuwan memiliki teori kepribadiannya sendiri. Salah satu pakar teori kepribadian adalah Sigmund Freud. Seperti apa teori kepribadian menurut Sigmund Freud? 

Teori Kepribadian Menurut Sigmund Freud

Menurut Freud ada tiga komponen yang membentuk kepribadian seseorang yaitu id, ego, dan superego. Interaksi dan konflik antara tiga komponen tersebutlah yang menciptakan kepribadian seseorang.

Ego adalah keadaan sadar, id adalah ketidaksadaran, dan superego adalah kerangka moral atau etika yang mengatur bagaimana ego beroperasi. Lebih jelasnya lagi Freud berpendapat kalau id adalah bagian primitif dan instingtual dari pikiran yang berisi dorongan seksual dan agresif serta ingatan tersembunyi.

Sementara itu, superego beroperasi sebagai kesadaran moral, dan ego adalah bagian realistis yang memediasi antara keinginan dari id dan superego.

1. Id

Id adalah komponen kepribadian yang primitif dan naluriah. Id adalah bagian dari ketidaksadaran yang berisi semua dorongan dan impuls, termasuk apa yang disebut libido, sejenis energi seksual umum yang digunakan untuk segala sesuatu mulai dari naluri bertahan hidup hingga apresiasi seni. 

Id juga agak keras kepala, karena ia hanya menanggapi apa yang disebut Freud sebagai prinsip kesenangan (jika terasa enak, lakukanlah), dan tidak ada yang lain.

Id bisa dibilang terdiri dari semua komponen kepribadian yang diwariskan (biologis) yang ada saat lahir, termasuk insting seks (kehidupan), eros (yang berisi libido), dan insting agresif (kematian).

Id adalah bagian impulsif (dan tidak sadar) dari jiwa  yang merespons secara langsung dan segera terhadap dorongan, kebutuhan, dan keinginan dasar. Kepribadian anak yang baru lahir semuanya id, dan baru kemudian mengembangkan ego dan superego.

2. Ego

Ego adalah satu-satunya bagian dari kepribadian sadar. Itulah yang disadari orang ketika mereka berpikir tentang diri mereka sendiri, dan itulah yang biasanya mereka coba proyeksikan kepada orang lain.

Ego berkembang menjadi perantara antara id yang tidak realistis dan dunia nyata eksternal. Ini adalah komponen pengambilan keputusan dari kepribadian. Idealnya, ego bekerja dengan akal, sedangkan id kacau dan tidak masuk akal.

Ego beroperasi sesuai dengan prinsip realitas, bekerja dengan cara yang realistis untuk memuaskan tuntutan id, tetapi berusaha sebisa mungkin menghindari konsekuensi negatif dari masyarakat. Ego mempertimbangkan realitas dan norma sosial, etika dan aturan dalam memutuskan bagaimana berperilaku.

3. Super ego

Superego adalah bagian dari ketidaksadaran yang merupakan suara hati nurani (melakukan apa yang benar) dan sumber kritik diri. Ini mencerminkan nilai-nilai moral masyarakat sampai taraf tertentu.  Seseorang terkadang sadar akan moralitas dan etikanya sendiri sendiri, tetapi superego berisi sejumlah besar kode, atau larangan, yang dikeluarkan sebagian besar secara tidak sadar.

Fungsi superego adalah untuk mengontrol impuls id, terutama yang dilarang oleh masyarakat, seperti seks dan agresi. Ini juga berfungsi membujuk ego untuk beralih ke tujuan moralistik daripada hanya realistis dan berjuang untuk kesempurnaan.

Memahami teori kepribadian dapat membantu kamu memahami preferensi diri sendiri dan orang lain, serta fakta bahwa preferensi bisa berbeda. Tipe kepribadian berguna untuk mengenali bagaimana kamu dapat memimpin, memengaruhi, berkomunikasi, berkolaborasi, menegosiasikan sesuatu, dan mengelola stres.

Itulah informasi mengenai teori kepribadian menurut Sigmund Freud. Kalau kamu punya masalah kesehatan mental, tanyakan saja langsung ke psikiater atau psikolog dan lakukan janji rumah sakit lewat aplikasi Halodoc. Belum punya aplikasinya? Download langsung sekarang juga ya!

Referensi:
Simply Psychology.org. Diakses pada 2023. Freud’s Id, Ego, and Superego.
Very Well Mind. Diakses pada 2023. Sigmund Freud’s Life, Theories, and Influence.
Psych Central. Diakses pada 2023. Theories of Personality: These Are the 6 Main Frameworks.

Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan