• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Menu Sarapan Keluarga, Berapa Kalori Roti Tawar?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Menu Sarapan Keluarga, Berapa Kalori Roti Tawar?

Menu Sarapan Keluarga, Berapa Kalori Roti Tawar?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 01 November 2021
Menu Sarapan Keluarga, Berapa Kalori Roti Tawar?

“Beda jenisnya, berbeda pula jumlah kalori yang terkandung pada roti tawar. Roti tawar putih misalnya, diperkirakan dapat menyediakan 120 Kkal pada setiap lembarnya. Sedangkan, roti tawar gandum diperkirakan hanya memiliki kalori sebesar 80 KKal.”

Halodoc, Jakarta – Roti tawar adalah salah satu makanan yang sering dikonsumsi sebagai menu sarapan keluarga. Selain dianggap praktis, roti tawar juga mudah diolah dan mengenyangkan. Sebab, kamu dapat mencampurkannya dengan selai, mentega, hingga dijadikan sebagai sandwich yang berisikan daging. 

Jenisnya pun beragam, tapi yang paling umum adalah roti tawar putih dan roti gandum. Meski begitu, setiap jenis roti tawar tentu akan memiliki kalori yang berbeda. Kira-kira mana kalori roti yang paling tinggi ya? Yuk, simak ulasannya di sini!

Baca juga: Rekomendasi Menu Sarapan Sehat untuk Hari yang Produktif

Kalori yang Terkandung Pada Roti Tawar

Beda jenisnya, berbeda pula jumlah kalori yang terkandung. Dilansir dari laman resmi Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) berikut adalah perkiraan kalori dari setiap jenis roti tawar pada setiap lembarnya, yaitu:

  • Roti tawar putih: 120 Kkal.
  • Roti tawar gandum: 80 Kkal.
  • Roti tawar multigrain: 109 Kkal.
  • Roti tawar tepung rye: 70 Kkal.
  • Roti tawar sourdough: 70 Kkal.

Berdasarkan perkiraan di atas, jenis roti tawar putih memiliki kalori tertinggi. Meski begitu, jumlah kalori tersebut tidak bersifat mutlak. Sebab, proses pembuatan dari masing-masing produsen akan berbeda dan perkiraan kalori tersebut juga belum ditambahkan dengan bahan pelengkap. 

Contohnya seperti selai, butiran coklat, mentega, atau mayones bila roti dijadikan sandwich. Selain itu, proses penyajian roti tawar juga bisa saja memengaruhi jumlah kalorinya. Bisa saja jumlah kalori roti akan berbeda bila dipanggang atau digoreng.

Apakah Roti Tawar Sehat Dikonsumsi?

Dilansir dari Healthline, roti tawar secara garis besar tinggi kalori dan karbohidrat, tetapi rendah protein, lemak, serat, vitamin, dan mineral. Namun, kandungan nutrisi pada setiap roti tentu akan bervariasi, tergantung jenis dan produsen yang membuatnya. Salah satu roti tawar yang paling umum dikonsumsi adalah roti tawar putih. Roti tawar putih dibuat dari tepung biji-bijian atau grains yang sudah diproses. 

Nah, bagi mereka yang sedang menjalani program diet, seringkali roti tawar putih dihapus dari daftar menu. Bukan tanpa alasan, roti tawar putih juga tidak memiliki banyak serat. Akibatnya, seseorang tidak akan sulit merasa kenyang setelah memakannya. 

Dilansir dari Medical News Today, makanan seperti roti tawar putih juga dapat menimbulkan lonjakan gula darah. Hal tersebut tentu dapat meningkatkan risiko seseorang terserang diabetes tipe 2, terutama bila roti tawar putih dikonsumsi berlebihan. 

Berbeda halnya dengan roti tawar putih, roti tawar gandum mengandung karbohidrat kompleks dan serat yang lebih tinggi. Menariknya lagi, roti gandum juga memiliki kalori dan lemak yang lebih rendah, serta dilengkapi dengan berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. 

Misalnya seperti vitamin dan mineral, hingga protein dalam kadar yang cukup tinggi. Maka dari itu, jenis roti yang dipilih tentu dapat memengaruhi asupan nutrisi yang diterima tubuh. 

Baca juga: 5 Pilihan Makanan Terbaik untuk Sarapan

Tips Mengonsumsi Roti yang Lebih Sehat

Agar asupan nutrisi dapat dipenuhi dengan baik, sebaiknya pilih roti yang mengandung serat tinggi dan dilengkapi berbagai nutrisi. Contohnya roti gandum dan pilihlah topping yang rendah lemak dan kaya akan nutrisi. Misalnya seperti sayuran, alpukat, telur, tomat, selai kacang, daging ayam dan keju. 

Isian atau bahan pelengkap yang terlalu banyak mengandung lemak dan gula perlu dihindari. Kamu juga bisa mengonsumsi roti dengan didampingi minuman bergizi seperti susu dan jus. Kedua minuman tersebut tentu dapat menambah asupan nutrisi yang diperlukan tubuh setiap harinya.

Nah, itulah pembahasan mengenai berapa banyak kalori roti tawar, berdasarkan setiap jenis yang umum dikonsumsi. Secara garis besar, roti gandum memiliki kalori yang lebih rendah bila dibandingkan dengan roti tawar putih. Di samping itu, roti gandum juga rendah akan lemak, tetapi tinggi serat dan diperkaya beberapa vitamin dan mineral. 

Baca juga: Benarkah Roti Gandum Lebih Sehat saat Asam Lambung Naik?

Berdasarkan kandungannya, roti tawar gandum lebih direkomendasikan dibandingkan roti tawar putih. Di samping itu, pastikan juga untuk melengkapi roti dengan topping yang menyehatkan seperti buah atau sayuran, keju, hingga telur. Penuhilah asupan nutrisi penting seperti vitamin pada tubuh, agar kesehatan dapat terjaga dengan baik.

Selain dari konsumsi makanan sehat, asupan nutrisi pada tubuh juga dapat dipenuhi melalui konsumsi vitamin atau suplemen. Melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa cek kebutuhan vitamin atau suplemen sesuai pilihan. Tentunya tanpa perlu keluar rumah atau mengantri berlama-lama di apotek. Jadi tunggu apa lagi? Yuk download aplikasi Halodoc sekarang!

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg

Referensi: 

USDA. Diakses pada 2021. White Bread
USDA. Diakses pada 2021.  Whole Wheat Bread
USDA. Diakses pada 2021. Bread, multi-grain (includes whole-grain)
USDA. Diakses pada 2021. Rye Bread 
USDA. Diakses pada 2021. Sourdough 
Medical News Today. Diakses pada 2021. Is bread healthful or should I avoid it?
Healthline. Diakses pada 2021. Is Bread Bad for You? Nutrition Facts and More
British Heart Foundation. Diakses pada 2021. 5 healthy toast toppings