• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mitos atau Fakta, Telur Asin Dapat Menyembuhkan Diare

Mitos atau Fakta, Telur Asin Dapat Menyembuhkan Diare

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Diare merupakan masalah kesehatan yang dapat berujung pada masalah serius. Kondisi ini ditandai dengan meningkatnya frekuensi buang air besar, yang ditandai dengan feses yang berbentuk cair. Umumnya diare disebabkan oleh adanya infeksi virus, bakteri atau parasit akibat konsumsi makanan yang sembarangan, serta kebiasaan malas mencuci tangan sebelum makan.

Penyakit ini dapat menyerang segala usia dan harus ditangani dengan tepat, agar tidak muncul komplikasi berbahaya. Salah satu cara mengatasi diare adalah dengan mengonsumsi telur asin. Bagaimana medis menanggapinya?

Baca juga: 5 Cara Tepat Menghentikan Diare

Mengatasi Diare Dapat Dilakukan dengan Konsumsi Telur Asin

Mengatasi diare sebenarnya dapat dengan mudah dilakukan. Cukup dengan mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang, cukup minum air putih, serta konsumsi obat anti diare yang dijual bebas di apotik. Lalu, apa kandungan telur asin yang mampu mengatasi diare?

Telur asin mengandung tinggi garam yang memiliki fungsi serupa dengan cairan oralit, karena berbahan dasar yang sama, yaitu air, garam, dan gula yang dicampur menjadi satu. Ketiga bahan tersebut dapat membantu mencegah dan mengatasi dehidrasi pada pengidap diare.

Bukan hanya itu, telur asin juga memiliki kandungan protein yang tinggi. Jika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, dan dikombinasikan dengan makanan sehat bergizi seimbang, telur asin dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi harian tubuh. Selain itu, telur asin memiliki tekstur yang lunak, halus dan rendah serat yang membuat saluran pencernaan lebih lambat untuk memprosesnya.

Dengan begitu, telur asin mampu membantu mengganjal saluran pencernaan yang mengalami kebocoran. Meski memiliki manfaat yang baik, telur asin tidak dapat dijadikan sebagai makanan utama dalam mengatasi diare, ya! Karena kandungannya yang hanya mampu mengurangi tingkat keparahan diare saja.

Baca juga: Benarkah Diare Jadi Tanda Awal Kehamilan?

Makanan Sehat Guna Mengatasi DIare

Saat diare, ada jenis makanan yang perlu kamu hindari, dan juga ada jenis makanan yang sebaiknya kamu konsumsi guna membantu tubuh dalam mengatasi diare. Berikut makanan yang sebaiknya kamu konsumsi:

  • Nasi putih. Nasi putih merupakan karbohidrat dengan serat yang mudah dicerna oleh usus. Nasi juga menjadi sumber energi yang dapat dikonsumsi, karena lemas akibat diare.
  • Roti. Hampir sama dengan nasi, roti mengandung serat dan karbohidrat sederhana yang mudah dicerna.
  • Biskuit. Biskuit juga mengandung tinggi karbohidrat yang mudah dicerna oleh usus. Saat mengalami diare, sebaiknya kamu menghindari makanan tinggi serat, dan memilih makanan yang mudah dicerna.
  • Kentang. Kentang menjadi salah satu makanan alternatif yang mengandung karbohidrat. Selain itu, kentang mengandung tinggi elektrolit dan kalium berperan sebagai sumber energi tubuh, serta mampu melawan bakteri buruk di pencernaan.

 

Makanan sehat lainnya yang mampu digunakan untuk meredakan diare adalah buah pisang. Buah yang satu ini sering dijadikan makanan yang dilarang untuk dikonsumsi saat diare. Namun, jika dimakan sesekali, buah ini akan membantu menyembuhkan dan mengurangi nyeri akibat diare karena kandungan kalium di dalamnya.

Baca juga: Benarkah Kencur Efektif Redakan Diare?

Selain mengonsumsi telur asin, diare ringan dapat kamu atasi dengan mengonsumsi sejumlah makanan tersebut. Sedangkan jika kamu mengalami diare parah yang disertai dengan adanya darah dalam feses, nyeri perut yang tidak kunjung membaik, pusing, serta kesulitan untuk buang air kecil, silahkan diskusikan langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc guna menentukan langkah yang tepat, ya!

Saat diare parah muncul, jangan sekali-kali mengandalkan telur asin untuk mengatasinya. Pasalnya, diare parah membutuhkan tindakan medis dengan segera. Jika telat, komplikasi paling parah yang bisa saja terjadi adalah kehilangan nyawa.

Referensi:

Medline Plus. Diakses pada 2020. Diarrhea.

Lagizi.com. Diakses pada 2020. Kandungan Gizi Telur Bebek dan Olahannya.

National Kidney Foundation. Diakses pada 2020. Hyponatremia.

Medical News Today. Diakses pada 2020. What foods to eat if you have diarrhea