Ad Placeholder Image

Mudah, Ini Cara Mengatasi Cegukan pada Orang Dewasa

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Juni 2026

Cara mengatasi cegukan dengan langkah sederhana di rumah hingga perawatan medis bila tak kunjung reda.

Mudah, Ini Cara Mengatasi Cegukan pada Orang DewasaMudah, Ini Cara Mengatasi Cegukan pada Orang Dewasa

DAFTAR ISI


Cegukan, atau dalam istilah medis disebut sebagai singultus, adalah kondisi yang hampir pernah dialami oleh semua orang. Meskipun biasanya bersifat sementara dan tidak berbahaya, cegukan yang datang di saat yang tidak tepat bisa sangat mengganggu aktivitas, merusak konsentrasi, bahkan menimbulkan rasa tidak nyaman pada area dada dan perut. Cegukan terjadi ketika otot diafragma—otot yang memisahkan rongga dada dan perut—mengalami kontraksi yang tidak disengaja secara tiba-tiba.

Secara fisiologis, kontraksi diafragma ini diikuti dengan penutupan katup napas (glotis) yang sangat cepat, sehingga menghasilkan suara khas “hik” yang kita kenal. Sebagian besar kasus cegukan hanya berlangsung selama beberapa menit dan akan hilang dengan sendirinya tanpa penanganan khusus. Namun, memahami cara meredakan cegukan dengan efektif dapat membantu kamu kembali beraktivitas dengan nyaman lebih cepat.

Penting untuk diketahui bahwa meskipun cegukan sering dianggap sepele, ada kalanya kondisi ini berkaitan dengan pola makan, tingkat stres, atau bahkan masalah kesehatan yang lebih serius jika berlangsung lebih dari 48 jam. Oleh karena itu, mengetahui penanganan awal yang tepat secara mandiri sangatlah krusial bagi setiap individu.

Nah, mau tahu apa saja pilihan cara meredakan cegukan yang bisa kamu praktikkan di rumah? Berikut ulasannya!

Memahami Mekanisme Cegukan

Cegukan berawal dari gangguan pada lengkung refleks yang melibatkan saraf fagus (vagus) dan saraf frenikus. Saraf-saraf inilah yang mengontrol gerakan diafragma. Ketika saraf ini teriritasi, diafragma akan berkedut atau berkontraksi tanpa kendali. Beberapa pemicu umum cegukan jangka pendek meliputi konsumsi minuman berkarbonasi, makan terlalu cepat, mengonsumsi makanan pedas, hingga perubahan suhu yang mendadak di dalam perut.

Selain faktor fisik, faktor psikologis seperti kegembiraan yang berlebihan atau stres mendadak juga dapat memicu respons saraf yang menyebabkan cegukan. Dalam banyak kasus, cara meredakan cegukan yang paling efektif adalah dengan memutus siklus refleks saraf tersebut melalui teknik pernapasan atau rangsangan fisik tertentu.

Cara Alami Meredakan Cegukan yang Ampuh

Berikut adalah beberapa metode fisik yang didukung secara medis untuk membantu menghentikan kontraksi diafragma yang tidak normal:

1. Manuver Valsalva (Menahan Napas)

Ini adalah cara yang paling klasik. Caranya adalah dengan menarik napas dalam-dalam, lalu menahannya selama sekitar 10-20 detik. Setelah itu, embuskan napas secara perlahan. Teknik ini bertujuan untuk meningkatkan kadar karbon dioksida (CO2) dalam darah, yang dapat membantu merilekskan diafragma dan memutus siklus cegukan.

2. Bernapas di Dalam Kantong Kertas

Gunakan kantong kertas kecil untuk menutupi hidung dan mulut kamu. Bernapaslah di dalamnya secara perlahan. Prinsipnya sama dengan menahan napas, yakni meningkatkan asupan CO2 yang dihirup kembali agar sistem saraf fokus pada pengaturan kadar gas darah dibandingkan melanjutkan kontraksi cegukan.

3. Memeluk Lutut ke Arah Dada

Duduklah di tempat yang nyaman, lalu bawa lutut kamu mendekat ke arah dada dan peluklah selama kurang lebih 2 menit. Posisi ini memberikan tekanan ringan pada area diafragma, yang seringkali efektif untuk menghentikan kedutan otot yang menyebabkan cegukan.

Tips Tambahan Mengatasi Cegukan
  1. Minum air dingin secara perlahan melalui sisi gelas yang berlawanan.
  2. Menelan satu sendok teh gula pasir kering.
  3. Berkumur dengan air es selama 30 detik.

4. Menarik Lidah

Mungkin terdengar aneh, namun menarik lidah secara perlahan dapat merangsang saraf vagus dan meredakan kejang pada diafragma. Lakukan dengan tangan yang bersih atau menggunakan bantuan tisu medis.

5. Pijatan Karotis

Melakukan pijatan lembut pada arteri karotis di sisi leher (area di mana kamu bisa merasakan denyut nadi) juga dapat membantu. Namun, cara ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan sebaiknya dihindari jika kamu memiliki riwayat penyakit pembuluh darah tertentu.

Kapan Harus ke Dokter?

Sebagian besar cegukan akan hilang dalam hitungan menit. Namun, kamu perlu waspada jika cegukan berlangsung lebih dari 48 jam (cegukan persisten) atau hingga lebih dari satu bulan (cegukan keras kepala/intractable). Kondisi ini bisa menjadi indikasi adanya masalah medis yang mendasari, seperti penyakit asam lambung (GERD), gangguan metabolik, atau masalah pada sistem saraf pusat.

Jika kamu mengalami cegukan kronis yang disertai dengan nyeri dada, sesak napas, atau kesulitan menelan, sangat disarankan untuk segera melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan diagnosis yang tepat.

Terkadang, dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan tertentu jika cegukan disebabkan oleh gangguan pencernaan. Untuk kebutuhan tersebut, kamu bisa dengan mudah beli obat online di Halodoc yang akan diantar langsung ke depan pintu rumahmu.

Studi Mengenai Cegukan

Therapeutic Advances in Chronic Disease menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa cegukan kronis sering kali berkaitan dengan iritasi pada jalur saraf frenikus atau vagus. Studi tersebut menekankan pentingnya mengidentifikasi penyebab sekunder sebelum menentukan terapi farmakologis.

Temuan ini menunjukkan bahwa cegukan bukan sekadar gangguan fisik biasa pada kasus yang berkepanjangan, melainkan mekanisme tubuh yang memberikan sinyal adanya iritasi pada organ dalam atau gangguan persarafan yang memerlukan evaluasi medis mendalam.

FAQ

1. Apakah minum air dalam posisi terbalik benar-benar efektif?

Bagi banyak orang, teknik ini efektif karena melibatkan koordinasi otot tenggorokan yang intens dan perubahan tekanan di area diafragma saat kamu berusaha menelan dalam posisi tidak biasa, yang bisa memutus sinyal cegukan.

2. Mengapa makan pedas bisa menyebabkan cegukan?

Makanan pedas mengandung kapsaisin yang dapat mengiritasi saraf fagus dan frenikus, serta meningkatkan produksi asam lambung. Iritasi ini memicu diafragma untuk berkontraksi secara tiba-tiba.

3. Bagaimana cara mengatasi cegukan pada bayi?

Cegukan pada bayi sangat umum dan biasanya tidak mengganggu mereka. Kamu bisa mencoba memberikan ASI atau susu formula, mengubah posisi menyusui, atau menepuk-nepuk punggungnya dengan lembut agar bayi bersendawa.

4. Apakah stres bisa memicu cegukan?

Ya, faktor emosional seperti kecemasan atau kegembiraan yang ekstrem dapat mengubah pola napas dan merangsang saraf yang mengontrol diafragma, sehingga memicu munculnya cegukan.

Cegukan Tak Kunjung Berhenti dan Bikin Tidak Nyaman? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu merasa terganggu dengan cegukan yang datang terus-menerus atau merasa ada keluhan kesehatan lain yang membingungkan? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

HILDA ([Halodoc Intelligent Digital Assistant](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Hiccups: Symptoms and Causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. How to Get Rid of Hiccups.
Medical News Today. Diakses pada 2026. What causes hiccups and how to get rid of them.
NCBI – Therapeutic Advances in Chronic Disease. Diakses pada 2026. Management of Hiccups.