• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Muncul Bisul setelah Imunisasi BCG, Apa Sebabnya?

Muncul Bisul setelah Imunisasi BCG, Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Umumnya, bayi yang baru lahir memiliki kekebalan tubuh pasif yang didapatkan dari ibunya saat di dalam kandungan. Namun, kekebalan tubuh tersebut hanya bertahan selama beberapa bulan bahkan beberapa minggu setelah ia dilahirkan. Jika kekebalan tubuh pasif sudah hilang, bayi rentan mengalami gangguan kesehatan akibat kekebalan tubuh yang belum optimal. 

Baca juga: Anak Demam setelah Imunisasi DPT, Ini yang Harus Dilakukan

Ada berbagai cara yang bisa ibu lakukan untuk menjaga kesehatan anak, salah satunya memberikan imunisasi yang disesuaikan dengan usia anak. Imunisasi adalah proses vaksin yang dilakukan untuk membuat seseorang kebal terhadap suatu penyakit. Ada beberapa imunisasi yang diterima semenjak bayi dilahirkan, salah satunya adalah imunisasi BCG. Namun, mengapa setelah imunisasi BCG muncul bisul pada bekas suntikannya? 

Kenali Imunisasi BCG

Imunisasi BCG (Bacillus Calmette Guerin) adalah pemberian vaksin yang dilakukan untuk melindungi anak dari penyakit tuberkulosis yang dapat menyerang paru-paru. Vaksin BCG umumnya hanya diberikan selama satu kali seumur hidup. Umumnya, bayi yang baru lahir hingga memasuki dua bulan dinilai efektif untuk menerima imunisasi BCG. 

Tidak hanya untuk bayi yang baru lahir, orang dewasa yang belum pernah menerima imunisasi BCG saat bayi boleh menerima imunisasi BCG saat dewasa. Dilansir dari National Health Service UK, tidak hanya orang dewasa yang belum menerima vaksin BCG pada saat bayi, seseorang yang memiliki risiko terpapar penyakit tuberkulosis di tempat kerja disarankan untuk melakukan vaksin BCG.

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, vaksin BCG tidak dianjurkan dilakukan oleh orang-orang yang memiliki gangguan pada sistem imun, seperti pengidap HIV. Selain itu, wanita hamil juga disarankan tidak menerima vaksin BCG selama menjalani kehamilan.

Baca juga: Usia Berapa Bayi Sebaiknya Diberikan Imunisasi BCG

Ketahui Penyebab Munculnya Bisul Setelah Imunisasi BCG

Dilansir dari National Health Service UK, vaksin BCG dilakukan pada bagian lengan kanan atas. Setelah bayi menerima vaksin BCG, biasanya akan muncul bisul kecil yang terkadang berisi nanah pada bekas suntikan. Apakah kondisi ini normal terjadi? Lalu, apa yang sebaiknya orangtua lakukan?

Ya, bisul atau luka bernanah yang muncul pada bekas suntikan vaksin BCG adalah hal yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan oleh orangtua. Kondisi ini merupakan respon alami dari sistem kekebalan tubuh terhadap vaksin yang diberikan. Umumnya, munculnya bisul atau luka nanah akan beragam pada tiap bayi. Pada beberapa kasus, ada juga yang muncul beberapa minggu hingga beberapa bulan setelah bayi mendapatkan vaksin BCG

Sebaiknya orangtua jangan khawatir karena bisul dan luka nanah yang terjadi setelah vaksin BCG dapat sembuh dengan sendirinya. Tetap perhatikan kesehatan anak dan segera bawa anak menuju rumah sakit terdekat, jika bisul atau luka bernanah yang muncul menyebabkan anak mengalami demam, terjadi pembengkakan pada area bekas suntikan, dan muncul nanah yang berlebihan pada luka. 

Baca juga: Begini Tips Atasi Bayi Rewel Pasca Imunisasi BCG

Lalu, bagaimana jika anak tidak mengalami bisul atau luka bernanah setelah vaksin BCG? Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, bisul atau luka nanah yang tidak muncul setelah vaksin BCG bukan berarti vaksin yang dilakukan gagal. Dengan begitu, orangtua tidak perlu melakukan vaksin ulang. Jika ada hal yang ingin ibu tanyakan lagi, coba bertanya langsung dengan dokter melalui aplikasi Halodoc.

Referensi:
Ikatan Dokter Anak Indonesia. Diakses pada 2020. Skar BCG
Ikatan Dokter Anak Indonesia. Diakses pada 2020. Apakah Vaksin Aman Bagi Anak?
National Health Service UK. Diakses pada 2020. BCG Tuberculosis Vaccine Overview
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2020. BCG Vaccine