Begini Tips Atasi Bayi Rewel Pasca Imunisasi BCG

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
Begini Tips Atasi Bayi Rewel Pasca Imunisasi BCG

Halodoc, Jakarta – Salah satu jenis imunisasi wajib bagi bayi adalah BCD alias Bacillus Calmette-Guérin. Jenis imunisasi ini berfungsi untuk mencegah serangan penyakit tuberkulosis (TBC). Umumnya, imunisasi BCG diberikan pada bayi yang baru lahir atau paling lambat sebelum bayi berusia 3 bulan. Setelah pemberian imunisasi, tidak jarang Si Kecil akan menjadi lebih rewel dan sering menangis. 

Ibu tidak perlu merasa terlalu khawatir saat hal tersebut terjadi. Sebab, rewel dan tangisan anak adalah hal yang wajar terjadi setelah imunisasi. Hal ini merupakan respon atau cara bayi menunjukkan rasa sakit setelah disuntik. Imunisasi BCG memang bisa menyebabkan bayi merasa sangat kesakitan karena suntikan dilakukan pada kulit yang penuh dengan saraf reseptor. Selain rasa nyeri, imunisasi BCG juga akan menyebabkan munculnya luka atau pembengkakan kecil di bekas suntikan. 

Baca juga: Cegah Tuberkulosis dengan Vaksinasi BCG

Alasan Bayi Rewel setelah Imunisasi BCG dan Cara Mengatasinya  

Bayi yang baru mendapat suntikan imunisasi BCG bisa menjadi sangat rewel. Hal itu bisa terjadi sebagai efek samping dari suntikan. Selain rewel, anak yang baru mendapat imunisasi BCG juga bisa mengalami luka melepuh di area kulit bekas suntikan. Terkadang, bekas luka terasa sakit dan lebam selama beberapa hari. Jika gejala tidak memburuk dan luka terlihat semakin membaik, artinya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. 

Selain itu, suntikan imunisasi ini juga bisa menyebabkan bayi mengalami peningkatan suhu tubuh alias demam. Tapi tidak perlu khawatir, demam biasanya akan membaik dan suhu tubuh menurun dalam beberapa jam. Bayi mungkin akan semakin rewel dan bisa terus menangis jika nyeri bekas suntikan disertai dengan gejala demam. Meski begitu, ibu tidak disarankan untuk memberikan obat-obatan dalam mengatasi efek-efek tersebut. 

Baca juga: Jenis Imunisasi yang Harus Didapatkan Anak Sejak Lahir

Mengatasi anak yang rewel setelah imunisasi BCG bisa dilakukan dengan sebisa mungkin membuatnya merasa tenang. Cobalah untuk sesering mungkin memberi ASI pada bayi. Selain membuat anak merasa lebih tenang, memberi ASI juga bisa membantu menurunkan suhu tubuh, dan membuat nyeri di badan Si Kecil menjadi lebih baik. 

Alih-alih memberi obat sembarangan, cobalah untuk mengompres bayi untuk membantu suhu tubuhnya lebih cepat turun. Mengatasi rewel Si Kecil setelah imunisasi BCG juga bisa dilakukan dengan menenangkan dan selalu mendekap bayi. Kurangi rasa sakitnya dengan membungkus bayi, atur posisi agar ia merasa senyaman mungkin. Bayi yang tengah mengalami efek samping dari imunisasi juga bisa ditenangkan dengan memperdengarkan suara-suara lembut, serta dengan mengayunkan dan mencium anak. 

Meski bisa memberi efek samping dan membuat anak rewel, tetapi imunisasi BCG tetap harus diberikan pada anak. Pasalnya, imunisasi ini penting untuk mencegah penyakit TBC. Vaksin BCG terbuat dari bakteri tuberkulosis yang sudah dilemahkan, sehingga memberi perlindungan pada tubuh terhadap serangan virus yang sama. Bakteri yang digunakan adalah Mycobacterium bovine, yang paling mirip dengan bakteri penyebab tuberkulosis pada manusia. Imunisasi BCG sangat efektif mencegah penyakit tuberkulosis dan penyakit lain yang sama berbahayanya, yaitu meningitis TB pada anak.

Baca juga: 5 Dampak Negatif Jika Bayi Tidak Imunisasi

Cari tahu lebih lanjut seputar manfaat vaksin BCG dan penyakit tuberkulosis dengan bertanya kepada dokter kapan dan di mana saja di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
CNN. Diakses pada 2019. The '5 S's': Easing baby pain after vaccine shots.
NHS UK. Diakses pada 2019. TB, BCG Vaccine, and Your Baby.