
Obat HIV Lenacapavir, Rekomendasi WHO Disuntik Dua Kali Setahun untuk Cegah HIV
Lenacapavir cukup disuntik dua kali setahun dan terbukti efektif membantu mencegah penularan HIV.

Daftar Isi:
- Persetujuan Penggunaan Lenacapavir untuk Mencegah HIV
- Lenacapavir dan Cara Kerjanya
- Bukti Klinis dan Efektivitas Obat
- Efek Samping Lenacapavir
- Arti Penting Lenacapavir untuk Pasien
- Hal yang Perlu Diperhatikan sebelum Menerima Suntikan Lenacapavir
- Status Persetujuan (Internasional dan BPOM Indonesia)
- Kesimpulan
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru saja mengeluarkan panduan baru yang merekomendasikan penggunaan obat antiretroviral lenacapavir sebagai opsi pre-exposure prophylaxis (PrEP) jangka panjang untuk mencegah infeksi Human Immunodeficiency Virus tipe 1 (HIV-1).
Berbeda dengan PrEP harian yang harus diminum tiap hari, lenacapavir cukup disuntik dua kali dalam satu tahun.
Ini menjadi terobosan penting, terutama bagi orang yang berisiko tinggi, sulit mendapatkan akses ke layanan kesehatan, atau kesulitan minum obat secara rutin setiap hari.
Persetujuan Penggunaan Lenacapavir untuk Mencegah HIV
Persetujuan lenacapavir suntik (Yeztugo) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) untuk PrEP HIV-1 diumumkan pada 18 Juni 2025.
Langkah ini segera diikuti oleh rekomendasi dari WHO pada 14 Juli 2025, yang merilis pedoman baru tentang penggunaan lenacapavir suntik dua kali setahun sebagai opsi PrEP tambahan.
Pada 25 Juli 2025, European Medicines Agency (EMA) juga merekomendasikan pemberian izin edar untuk lenacapavir suntik (Yeytuo) di Uni Eropa (UE) dan untuk negara-negara non-UE di bawah program ‘EU-Medicines for all’ (EU-M4all), menekankan bahwa obat ini hanya perlu diberikan dua kali setahun melalui suntikan subkutan.
Yuk, cari tahu lebih jauh tentang Apa itu HIV AIDS? Gejala, Penyebab & Pengobatan.
Lenacapavir dan Cara Kerjanya
Lenacapavir adalah obat baru yang bekerja sebagai penghambat kapsid HIV-1.
Cara kerjanya berbeda dari obat antivirus lain, karena bisa menghambat HIV di beberapa tahap siklus hidupnya sekaligus.
Obat HIV ini menempel pada protein yang membentuk lapisan luar virus (kapsid), sehingga mengganggu perkembangbiakan HIV dan mencegah infeksi.
Untuk memulai pencegahan HIV (PrEP) dengan lenacapavir, biasanya pasien diberi dua tablet Yeytuo/Yeztugo pada dua hari pertama, lalu dilanjutkan dengan suntikan subkutan (di bawah kulit) setiap enam bulan sekali.
Keunggulannya, cukup dengan dua kali suntikan dalam setahun, obat ini bisa bertahan dalam tubuh hingga 9 bulan atau bahkan lebih setelah penyuntikan terakhir.
Penting untuk dicatat bahwa, lenacapavir (Sunlenca) sebelumnya telah disetujui di berbagai negara untuk pengobatan infeksi HIV-1 multiresisten pada orang dewasa, dikombinasikan dengan antiretroviral lainnya.
Dalam konteks pengobatan ini, lenacapavir tersedia baik sebagai tablet maupun suntikan subkutan. Majalah Science bahkan menobatkan lenacapavir sebagai “Breakthrough of the Year” tahun 2024.
Bukti Klinis dan Efektivitas Obat
Persetujuan lenacapavir suntik didukung oleh data efikasi tinggi dan keamanan yang ditunjukkan dalam dua uji klinis Fase 3, yaitu PURPOSE 1 dan PURPOSE 2.
- Uji coba PURPOSE 1
Dalam uji coba PURPOSE 1, yang melibatkan wanita cisgender di Afrika Sub-Sahara, tidak ada infeksi HIV yang terjadi pada kelompok yang menerima Yeztugo suntik dua kali setahun di antara 2.134 peserta.
Ini menunjukkan adanya pengurangan 100% infeksi HIV dan superioritas pencegahan dibandingkan dengan Truvada oral harian.
- Uji coba PURPOSE 2
Pada uji coba PURPOSE 2, yang mencakup pria cisgender dan orang beragam gender, hanya dua infeksi HIV yang terjadi di antara 2.179 peserta kelompok Yeztugo suntik dua kali setahun.
Ini berarti 99,9% peserta tetap HIV negatif dan menunjukkan superioritas pencegahan dibandingkan Truvada oral harian.
Dalam kedua penelitian tersebut, peserta yang menerima Yeztugo suntik menunjukkan kepatuhan pengobatan yang lebih tinggi, jika dibandingkan dengan mereka yang menerima Truvada.
Hasil dari kedua uji coba ini telah diterbitkan di The New England Journal of Medicine.
Baca juga artikel lainnya terkait cara mencegah HIV di sini: Ketahui Cara Efektif untuk Mencegah Penularan HIV
Efek Samping Lenacapavir
Dalam uji klinis, efek samping yang paling sering muncul adalah reaksi di area suntikan, misalnya nyeri, benjolan keras (nodul), kulit terasa kaku, bengkak, gatal, kemerahan, memar, atau rasa hangat.
Selain itu, sakit kepala dan mual juga menjadi efek samping umum yang dilaporkan.
Satu hal yang perlu diperhatikan, lenacapavir berisiko menimbulkan resistensi obat bila diberikan pada orang yang sebenarnya sudah terinfeksi HIV-1 namun belum terdiagnosis.
Arti Penting Lenacapavir untuk Pasien
PrEP adalah singkatan dari Pre-Exposure Prophylaxis. Ini adalah obat resep yang diminum oleh individu yang belum terinfeksi HIV namun berisiko tinggi tertular, dengan tujuan untuk mengurangi risiko penularan HIV melalui hubungan seksual.
Penting untuk ditekankan bahwa, persetujuan lenacapavir sebagai PrEP adalah khusus untuk pencegahan infeksi HIV-1.
Meskipun penelitian in vitro menunjukkan lenacapavir memiliki aktivitas antivirus terhadap Human Immunodeficiency Virus tipe 2 (HIV-2), efikasinya 11 hingga 14 kali lebih rendah dibandingkan terhadap HIV-1.
Oleh karena itu, rejimen yang mengandung lenacapavir mungkin dipertimbangkan untuk pasien HIV-2 yang sesuai, namun diperlukan pemantauan beban virus dan/atau CD4 yang lebih sering untuk menilai respons klinis.
Namun saat ini, persetujuan untuk pencegahan adalah khusus untuk HIV-1.
PrEP merupakan landasan upaya pengendalian HIV di seluruh dunia dan sangat efektif bila diminum sesuai resep.
PrEP dalam bentuk pil sebenarnya sudah ada sejak 2012, tetapi penggunaannya masih jauh dari optimal.
Hal ini dipengaruhi oleh berbagai kendala, seperti harus minum pil setiap hari, seringnya kunjungan ke klinik, serta stigma yang masih melekat pada upaya pencegahan HIV.
Lenacapavir, dengan formulasi suntik kerja panjang yang hanya memerlukan suntikan dua kali setahun, menawarkan solusi potensial untuk mengatasi tantangan-tantangan ini.
Inovasi suntikan ini memberi masyarakat lebih banyak opsi untuk menjaga kesehatan, dengan cara yang bisa disesuaikan dengan gaya hidup masing-masing.
Suntikan ini juga dapat meningkatkan kepatuhan dan penerimaan PrEP, terutama pada orang-orang yang selama ini memiliki kesulitan akses pelayanan kesehatan.
Hal yang Perlu Diperhatikan sebelum Menerima Suntikan Lenacapavir
Penting untuk diingat bahwa, seseorang harus berada dalam kondisi HIV negatif sebelum dan selama menerima Yeztugo/Yeytuo.
Uji HIV-1 harus dilakukan sebelum memulai, sebelum setiap suntikan berikutnya, dan sesuai dengan penilaian klinis.
Lenacapavir tidak mencegah infeksi menular seksual (IMS) lainnya, dan praktik seks yang lebih aman dengan menggunakan kondom tetap dianjurkan.
Selain itu, Yeztugo tidak disetujui untuk mengobati HIV jika seseorang terinfeksi HIV dan hanya menerima Yeztugo, HIV mereka dapat menjadi lebih sulit diobati karena risiko resistensi obat.
Joint United Nations Programme on HIV/AIDS (UNAIDS) telah meminta Gilead, agar menurunkan harga lenacapavir sehingga bisa lebih terjangkau dan mudah diakses secara global.
Pasalnya, meski di Amerika Serikat harganya mencapai sekitar USD $28.218 per orang per tahun, perkiraan biaya produksi versi generik hanya sekitar USD $35–46 per orang per tahun.
Kamu bisa cari tahu informasi lebih lanjut tentang Tes HIV – Manfaat, Jenis, Prosedur & Efek Samping.
Status Persetujuan (Internasional dan BPOM Indonesia)
Berikut ini status persetujuan penggunaan Lenacapavir untuk mencegah HIV-1 baik secara internasional maupun dalam negeri:
- Amerika Serikat (FDA)
Lenacapavir suntik (dengan nama merek Yeztugo) telah disetujui oleh FDA AS untuk PrEP HIV-1 pada 18/19 Juni 2025.
- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
WHO merilis pedoman baru yang merekomendasikan penggunaan lenacapavir suntik dua kali setahun untuk pencegahan HIV-1 pada 14 Juli 2025.
- Uni Eropa (EMA)
European Medicines Agency (EMA) telah merekomendasikan pemberian izin edar untuk Yeytuo (lenacapavir suntik) di UE, dan untuk negara-negara non-UE di bawah program ‘EU-Medicines for all’ (EU-M4all) pada 25 Juli 2025.
- Persetujuan untuk Pengobatan HIV-1 Multiresisten
Lenacapavir (dengan nama merek Sunlenca di UE) sebelumnya telah disetujui di berbagai negara untuk pengobatan infeksi HIV-1 multiresisten pada orang dewasa.
Untuk pengobatan, Sunlenca tersedia dalam bentuk tablet dan suntikan subkutan.
- Pengajuan Internasional Lainnya
Gilead juga telah mengajukan persetujuan peraturan untuk lenacapavir suntik dua kali setahun untuk PrEP di Australia, Brasil, Kanada, dan Afrika Selatan.
Setelah persetujuan FDA, pengajuan tambahan sedang dipersiapkan untuk negara-negara seperti Argentina, Meksiko, dan Peru yang bergantung pada persetujuan FDA.
- BPOM Indonesia
Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai status persetujuan lenacapavir (termasuk Yeztugo atau Sunlenca) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia.
Kesimpulan
Persetujuan dan rekomendasi internasional atas lenacapavir suntik dua kali setahun menandai kemajuan besar dalam upaya pencegahan HIV.
Dengan perlindungan jangka panjang dan kemudahan penggunaan, obat ini berpotensi memperluas akses PrEP dan mengubah arah respons global terhadap HIV.
Namun, untuk mewujudkan potensi penuhnya, seruan dari UNAIDS untuk menurunkan harga obat agar terjangkau dan dapat diakses secara luas di seluruh dunia menjadi sangat krusial.
Meskipun lenacapavir menawarkan harapan besar, penting bagi setiap individu untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan mereka.
Dokter atau tenaga medis dapat membantu menjelaskan risiko dan manfaat, serta menilai apakah lenacapavir cocok dijadikan pilihan PrEP untukmu, sesuai kondisi kesehatan dan riwayat medis yang kamu miliki.
Jangan lupa untuk rutin menjalani tes HIV sesuai anjuran dokter dan menerapkan praktik hubungan seksual yang sehat untuk mencegah infeksi menular seksual (IMS) lainnya.
Konsultasi dengan dokter kini lebih mudah dan praktis melalui Halodoc.
Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc.
Produknya 100% asli original dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.
Yuk, download Halodoc sekarang juga!


