
Pahami Risiko Infeksi Menular Seksual pada Homoseksual
“Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, pria gay dan biseksual, 17 kali lebih mungkin terkena Infeksi menular seksual (IMS) dibandingkan pria heteroseksual. Sebab, homoseksual atau biseksual cenderung berganti-ganti pasangan dalam melakukan hubungan seks.”

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Infeksi Menular Seksual
- Cara Mencegah Infeksi Menular Seksual
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- FAQ
Infeksi menular seksual (IMS) dapat dialami siapa saja, termasuk pria yang berhubungan seksual dengan pria. Risiko dipengaruhi oleh jenis aktivitas seksual, penggunaan kondom, jumlah pasangan, serta ada atau tidaknya luka pada kulit dan selaput lendir.
Beberapa IMS tidak menimbulkan gejala sehingga pemeriksaan tetap penting meski tubuh terasa sehat. Informasi yang tepat dapat membantu mencegah penularan, memperoleh pengobatan sesuai penyebab, dan menghindari stigma terhadap orientasi seksual atau identitas seseorang.
Mengenal Risiko IMS
IMS yang dapat menular melalui hubungan seksual antara lain HIV, sifilis, gonore, klamidia, herpes genital, hepatitis B, dan human papillomavirus (HPV). Penularan dapat terjadi melalui kontak dengan cairan tubuh, luka, kulit atau mukosa yang terinfeksi, termasuk saat seks anal, oral, maupun kontak genital.
Keluhan yang perlu diperhatikan meliputi keluar cairan dari penis atau anus, nyeri saat buang air kecil, luka atau lepuh pada area genital, gatal, perdarahan dari anus, ruam, demam, atau pembengkakan kelenjar getah bening. Namun, tidak adanya gejala bukan berarti seseorang bebas IMS, sehingga tes sesuai risiko tetap diperlukan.
Antibiotik hanya bermanfaat untuk IMS akibat bakteri tertentu dan tidak dapat mengobati infeksi virus seperti HIV, herpes, atau HPV. Karena pemilihan obat bergantung pada diagnosis dan hasil pemeriksaan, produk berikut tidak boleh digunakan tanpa resep atau anjuran dokter.
Rekomendasi Infeksi Menular Seksual
1. Cefixime 200 mg 10 Kapsul
Mengandung cefixime, yaitu antibiotik sefalosporin yang menghambat pembentukan dinding sel bakteri. Dosis dan lama penggunaan harus ditentukan dokter berdasarkan jenis infeksi; obat ini termasuk obat keras dan tidak boleh digunakan untuk infeksi virus.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Cefixime 200 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
2. Azithromycin 500 mg 6 Tablet
Azithromycin merupakan antibiotik golongan makrolida yang menghambat sintesis protein bakteri. Dosis umum tidak dapat disamaratakan karena bergantung pada diagnosis, kondisi pasien, dan pola resistansi; obat ini termasuk obat keras.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Azithromycin 500 mg 6 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
3. Dohixat 100 mg 10 Kapsul
Dohixat mengandung doxycycline 100 mg, antibiotik golongan tetrasiklin yang menghambat pertumbuhan bakteri. Penggunaan, dosis, dan durasinya harus berdasarkan resep dokter; beri tahu dokter bila sedang hamil, menyusui, atau memiliki alergi obat.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Dohixat 100 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Mencegah Infeksi Menular Seksual
- Gunakan kondom dan pelumas berbahan dasar air atau silikon sesuai petunjuk.
- Lakukan tes HIV dan IMS secara berkala sesuai tingkat risiko, serta ajak pasangan menjalani pemeriksaan.
- Hindari berbagi jarum suntik dan pertimbangkan vaksinasi hepatitis B serta HPV.
- Jangan berhubungan seksual sementara bila terdapat luka, cairan tidak normal, atau sedang menjalani pengobatan IMS.
Studi Terkait
Pemeriksaan rutin, penggunaan kondom, vaksinasi, dan komunikasi terbuka dengan pasangan merupakan bagian penting dari pencegahan IMS. Konsultasi juga dapat membantu menentukan kebutuhan tes dan langkah pencegahan seperti profilaksis HIV bila sesuai.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasi ke dokter Halodoc bila mengalami luka atau cairan dari penis maupun anus, nyeri saat buang air kecil, ruam, demam, atau mengetahui pasangan didiagnosis IMS. Cari pertolongan segera bila muncul nyeri hebat, demam tinggi, kebingungan, atau sulit buang air kecil.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. Sexually transmitted infections (STIs).
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2026. Sexually Transmitted Infections Treatment Guidelines.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana HIV.
BPOM RI. Diakses pada 2026. Informasi Obat dan Pengawasan Obat.
WebMD. Diakses pada 2026. Sexually Transmitted Diseases.
FAQ
Apakah IMS selalu menimbulkan gejala?
Tidak. Sebagian IMS dapat berlangsung tanpa gejala, sehingga tes penting dilakukan berdasarkan riwayat dan tingkat risiko.
Apakah antibiotik dapat mengobati semua IMS?
Tidak. Antibiotik hanya bekerja pada bakteri tertentu, sedangkan IMS akibat virus memerlukan penanganan berbeda. Jangan menggunakan antibiotik tanpa diagnosis dan resep dokter.
Kapan sebaiknya melakukan tes IMS?
Lakukan tes bila memiliki gejala, pasangan didiagnosis IMS, atau melakukan hubungan seksual berisiko. Dokter dapat membantu menentukan jenis dan waktu pemeriksaan yang sesuai.
Apakah penggunaan kondom mencegah semua IMS?
Kondom dapat menurunkan risiko banyak IMS, tetapi tidak memberikan perlindungan mutlak, terutama terhadap infeksi yang menular melalui kontak kulit di area yang tidak tertutup. Vaksinasi dan tes berkala tetap penting.




