
Panduan Memilih Wajan: Jenis, Bahan Aman, dan Tips Perawatan
Memilih bahan wajan yang tepat sangat krusial guna mencegah kontaminasi zat kimia berbahaya ke dalam masakan keluarga sehari-hari.

DAFTAR ISI
- Mengapa Memilih Wajan yang Tepat Penting untuk Kesehatan?
- Jenis-Jenis Wajan dan Kegunaannya
- Bahan Wajan dan Keamanannya untuk Kesehatan
- Tips Memilih Wajan yang Aman dan Berkualitas
- Tips Perawatan Wajan Agar Awet dan Aman
- Kesimpulan
- FAQ
Wajan adalah salah satu peralatan masak yang paling sering digunakan di dapur. Baik untuk menggoreng, menumis, memanggang, atau bahkan memasak hidangan berkuah, wajan menjadi andalan dalam menyiapkan berbagai jenis makanan.
Namun, tahukah kamu bahwa jenis wajan dan bahan yang digunakan dapat memengaruhi kesehatan keluarga? Yuk, pahami berbagai jenis wajan, bahan yang aman untuk kesehatan, serta tips memilih dan merawat wajan agar awet dan tidak membahayakan kesehatan.
Mengapa Memilih Wajan yang Tepat Penting untuk Kesehatan?
Memilih wajan yang tepat bukan hanya soal kenyamanan memasak, tetapi juga tentang kesehatan jangka panjang. Beberapa bahan wajan dapat melepaskan zat berbahaya saat dipanaskan, terutama jika lapisan permukaannya rusak.
Zat-zat ini dapat mencemari makanan dan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk memahami jenis-jenis wajan dan memilih yang paling aman untuk digunakan sehari-hari.
Jenis-Jenis Wajan dan Kegunaannya
Wajan hadir dalam berbagai jenis, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah beberapa jenis wajan yang umum ditemukan di dapur:
- Wajan datar: Ideal untuk menggoreng, menumis, dan membuat dadar.
- Wajan cekung (wok): Cocok untuk memasak masakan Asia dengan teknik tumis cepat dan suhu tinggi.
- Wajan panggang (grill pan): Digunakan untuk memanggang daging atau sayuran dengan efek garis-garis panggang yang khas.
- Wajan crepes: Dirancang khusus untuk membuat crepes atau pancake tipis.
- Wajan saucepan: Wajan kecil dengan gagang panjang, ideal untuk membuat saus atau memanaskan makanan.
Jika butuh saran tentang pemilihan wajan yang sehat untuk menjaga nutrisi makanan, Ini Rekomendasi Dokter Gizi di Halodoc yang Bisa Dihubungi.
Bahan Wajan dan Keamanannya untuk Kesehatan
Wajan terbuat dari berbagai material, seperti aluminium, stainless steel, teflon, keramik, dan besi cor.
Setiap bahan memiliki karakteristik yang berbeda, termasuk konduktivitas panas, daya tahan, dan keamanannya untuk kesehatan.
1. Wajan aluminium
Wajan aluminium sangat populer karena harganya yang terjangkau dan bobotnya yang ringan. Aluminium memiliki konduktivitas panas yang baik, sehingga wajan cepat panas dan mendistribusikan panas secara merata.
Namun, aluminium dapat bereaksi dengan makanan asam, seperti tomat atau cuka, dan melepaskan sejumlah kecil aluminium ke dalam makanan. Meskipun jumlahnya kecil, paparan aluminium dalam jangka panjang dapat menimbulkan risiko kesehatan tertentu.
Tips:
- Pilih wajan aluminium anodized, yang memiliki lapisan pelindung untuk mencegah aluminium bereaksi dengan makanan.
- Hindari memasak makanan asam dalam wajan aluminium.
- Jangan gunakan wajan aluminium yang sudah tergores atau rusak.
2. Wajan stainless steel
Wajan stainless steel adalah pilihan yang populer karena daya tahannya yang tinggi, tahan karat, dan mudah dibersihkan. Stainless steel juga tidak bereaksi dengan makanan, sehingga aman untuk memasak berbagai jenis hidangan.
Namun, stainless steel bukan penghantar panas yang baik, sehingga wajan mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk panas dan mendistribusikan panas secara merata.
Tips:
- Pilih wajan stainless steel dengan lapisan aluminium atau tembaga di bagian bawah untuk meningkatkan konduktivitas panas.
- Gunakan minyak atau mentega yang cukup saat memasak untuk mencegah makanan lengket.
- Bersihkan wajan stainless steel dengan sabun dan air hangat setelah digunakan.
3. Wajan teflon
Wajan teflon sangat digemari karena lapisan anti lengketnya yang memudahkan memasak dengan sedikit minyak dan membersihkan wajan dengan mudah.
Namun, lapisan teflon mengandung bahan kimia bernama PTFE (polytetrafluoroethylene) yang dapat melepaskan gas berbahaya jika dipanaskan pada suhu tinggi (di atas 260 derajat Celsius).
Selain itu, jika lapisan teflon tergores atau rusak, zat-zat berbahaya dapat masuk ke dalam makanan.
Tips:
- Gunakan wajan teflon dengan hati-hati dan hindari memanaskannya pada suhu tinggi.
- Jangan gunakan peralatan masak logam yang dapat menggores lapisan teflon.
- Ganti wajan teflon jika lapisan anti lengketnya sudah tergores atau rusak.
Wajan teflon yang digunakan dengan benar aman untuk kesehatan. Namun, selalu perhatikan suhu dan kondisi lapisan anti lengketnya.
4. Wajan keramik
Wajan keramik menjadi populer sebagai alternatif yang lebih sehat untuk wajan teflon. Lapisan anti lengket pada wajan keramik biasanya terbuat dari bahan alami yang tidak mengandung PTFE atau PFOA, sehingga dianggap lebih aman untuk kesehatan.
Namun, lapisan keramik cenderung tidak tahan lama dan mudah tergores.
Tips:
- Gunakan wajan keramik dengan hati-hati dan hindari penggunaan peralatan masak logam.
- Bersihkan wajan keramik dengan spons lembut dan sabun ringan.
- Perhatikan kualitas wajan keramik, karena beberapa produk mungkin mengandung bahan kimia berbahaya.
5. Wajan cor
Wajan cor adalah pilihan klasik yang dikenal karena daya tahannya yang sangat tinggi dan kemampuannya mendistribusikan panas secara merata.
Wajan cor juga dapat digunakan di atas kompor, di dalam oven, atau bahkan di atas api unggun. Namun, wajan cor cenderung berat dan memerlukan perawatan khusus agar tidak berkarat.
Tips:
- Seasoning wajan cor secara teratur dengan minyak untuk mencegah karat dan meningkatkan kualitas anti lengket.
- Bersihkan wajan cor dengan air panas dan sikat lembut setelah digunakan.
- Keringkan wajan cor sepenuhnya setelah dicuci dan oleskan sedikit minyak untuk mencegah karat.
Yuk, ketahui info lain tentang Makanan Sehat- Jenis, Manfaat & Khasiatnya di sini.
Tips Memilih Wajan yang Aman dan Berkualitas
Berikut tips memilih wajan yang aman dan berkualitas:
- Bahan: Pilih bahan yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi kamu. Pertimbangkan keamanan, daya tahan, dan kemudahan perawatan.
- Lapisan: Pastikan lapisan anti lengket (jika ada) aman untuk kesehatan dan tidak mudah terkelupas.
- Kompatibilitas kompor: Periksa apakah wajan cocok untuk jenis kompor yang kamu gunakan (gas, listrik, induksi).
- Kualitas: Pilih wajan dari merek terpercaya dengan reputasi baik. Perhatikan konstruksi wajan, ketebalan bahan, dan kualitas pegangan.
- Ukuran dan bentuk: Pilih ukuran dan bentuk wajan yang sesuai dengan jenis masakan yang sering kamu buat.
Tips Perawatan Wajan Agar Awet dan Aman
Berikut tips agar wajan tetap awet:
- Gunakan peralatan masak yang tepat: Hindari penggunaan peralatan masak logam yang dapat menggores permukaan wajan. Pilih spatula atau sendok kayu, silikon, atau nilon.
- Cuci dengan benar: Cuci wajan dengan sabun lembut dan air hangat setelah digunakan. Hindari penggunaan sabut kasar yang dapat merusak lapisan permukaan.
- Keringkan dengan sempurna: Pastikan wajan benar-benar kering sebelum disimpan untuk mencegah karat atau kerusakan lainnya.
- Simpan dengan rapi: Simpan wajan di tempat yang kering dan bersih. Hindari menumpuk wajan secara berlebihan untuk mencegah goresan.
- Perhatikan suhu: Hindari memanaskan wajan kosong pada suhu tinggi, terutama wajan teflon.
Yuk, ketahui juga Berbagai Tips & Trik Menjalani Hidup Sehat berikut ini.
Kesimpulan
Memilih wajan yang tepat adalah investasi penting untuk kesehatan keluarga kamu. Dengan memahami jenis-jenis wajan, bahan yang aman, dan tips perawatan yang benar, kamu dapat memastikan bahwa makanan yang kamu masak tidak hanya lezat tetapi juga aman untuk dikonsumsi.
Selalu prioritaskan kualitas dan keamanan saat memilih wajan, dan jangan ragu untuk mengganti wajan yang sudah rusak atau tidak aman.
Itulah penjelasan seputar wajan yang perlu kamu ketahui. Jika kamu punya pertanyaan lain terkait gizi dan nutrisi makanan, hubungi dokter spesialis gizi di Halodoc saja!
Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Referensi:
Everyday Health. Diakses pada 2026. Are Your Pots and Pans Safe? How to Choose Nontoxic Cookware.
Nutritional Weight and Wellness. Diakses pada 2026. How to Choose Healthy Cookware.
Health. Diakses pada 2026. Which Type of Cookware Is Safest to Use?
FAQ
1. Apakah wajan teflon aman untuk digunakan sehari-hari?
Wajan teflon aman digunakan jika tidak dipanaskan pada suhu tinggi (di atas 260°C) dan lapisan anti lengketnya tidak tergores atau rusak.
2. Bagaimana cara membersihkan wajan yang gosong?
Rendam wajan dalam air hangat yang telah dicampur dengan sabun cuci piring. Jika kerak gosong sulit dihilangkan, tambahkan sedikit baking soda dan didihkan selama beberapa menit.
3. Wajan jenis apa yang paling cocok untuk kompor induksi?
Wajan yang terbuat dari stainless steel atau besi cor sangat cocok untuk kompor induksi karena memiliki sifat magnetik yang diperlukan untuk menghasilkan panas.


