“Terdapat beberapa jenis makanan yang perlu dihindari agar kondisi eksim tidak semakin memburuk. Contohnya seperti buah sitrus hingga kacang-kacangan.”

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Produk Perawatan Eksim
- 9 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Eksim
- Studi Terkait Hubungan Diet dan Eksim
- FAQ
Eksim atau dermatitis atopik adalah kondisi peradangan kulit kronis yang menyebabkan kulit menjadi merah, gatal, kering, dan pecah-pecah. Kondisi ini sangat umum terjadi di Indonesia, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Meskipun penyebab pastinya berkaitan dengan genetik dan sistem imun, faktor lingkungan seperti polusi dan apa yang kamu konsumsi sehari-hari memiliki peran besar dalam memicu kekambuhan gejala (flare-up).
Banyak penderita eksim menyadari bahwa setelah mengonsumsi makanan tertentu, rasa gatal pada kulit menjadi lebih intens. Hal ini terjadi karena beberapa jenis makanan dapat memicu pelepasan histamin atau meningkatkan peradangan sistemik dalam tubuh. Memahami hubungan antara diet dan kesehatan kulit adalah langkah krusial dalam manajemen eksim jangka panjang agar kamu tidak hanya bergantung pada obat-obatan topikal saja.
Penting untuk diingat bahwa setiap orang memiliki pemicu yang berbeda. Namun, ada beberapa kelompok makanan yang secara klinis sering dikaitkan dengan memburuknya kondisi dermatitis atopik. Dengan mengatur pola makan dan didukung oleh perawatan kulit yang tepat, kualitas hidup penderita eksim dapat meningkat secara signifikan tanpa gangguan rasa gatal yang terus-menerus.
Nah, mau tahu apa saja pilihan produk untuk merawat kulit eksim dan makanan apa saja yang harus kamu hindari? Berikut ulasannya!
Rekomendasi Produk Perawatan Eksim yang Ampuh
Selain menghindari makanan pemicu, menjaga kelembapan pelindung kulit (skin barrier) adalah kunci utama. Kulit eksim cenderung kehilangan air lebih cepat dibandingkan kulit normal. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk yang aman dan efektif untuk membantu meredakan gejala eksim kamu.
1. Cetaphil Moisturizing Cream 100 g
Cetaphil Moisturizing Cream merupakan pelembap dengan formula yang sangat kuat untuk membantu menjaga kelembapan pada kulit yang sangat kering dan sensitif. Produk ini mengandung sistem emolien dan humektan yang telah teruji secara klinis untuk mengikat air ke dalam kulit dan mencegah hilangnya kelembapan.
Kandungan aktif utamanya meliputi minyak biji almond (sweet almond oil) yang kaya akan vitamin E untuk menutrisi kulit. Cara kerjanya adalah dengan membentuk lapisan pelindung di atas permukaan kulit sehingga penguapan air terhambat. Manfaat utamanya adalah memberikan kelembapan tahan lama, membantu memulihkan lapisan pelindung kulit alami dalam waktu singkat.
Dosis dan aturan pakai:
- Gunakan sesering yang dibutuhkan, terutama setelah mandi saat kulit masih dalam kondisi lembap.
- Oleskan secara merata pada area kulit yang kering atau mengalami eksim.
Produk ini bersifat non-komedogenik dan bebas pewangi, sehingga sangat aman untuk penderita eksim yang memiliki alergi terhadap bahan kimia tertentu.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Cetaphil Moisturizing Cream 100 g di Toko Kesehatan Halodoc
2. Noroid Soothing Cream 80 ml
Noroid Soothing Cream adalah produk perawatan kulit yang menggunakan teknologi Multi-Lamellar Emulsion (MLE). Teknologi ini meniru struktur lapisan lipid pelindung kulit manusia, sehingga sangat efektif untuk memperbaiki skin barrier yang rusak pada penderita eksim.
Kandungan didalamnya membantu menenangkan kulit yang mengalami iritasi dan kemerahan. Produk ini tidak hanya melembapkan, tetapi juga mengunci kelembapan di dalam lapisan epidermis lebih lama. Manfaatnya sangat terasa untuk mengurangi rasa gatal akibat kulit yang sangat kering.
Dosis dan aturan pakai:
- Oleskan Noroid pada wajah atau bagian tubuh yang membutuhkan setelah mandi atau setelah dibersihkan.
- Dapat digunakan beberapa kali sehari sesuai kebutuhan.
Obat ini termasuk kategori kosmetik medis yang aman digunakan untuk bayi hingga dewasa dalam jangka panjang.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Noroid Soothing Cream 80 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Mandi untuk Penderita Eksim
- Gunakan air suam-suam kuku, jangan menggunakan air panas karena dapat melarutkan minyak alami kulit.
- Batasi waktu mandi tidak lebih dari 10 menit.
- Gunakan sabun yang lembut, bebas deterjen (SLS/SLES), dan memiliki pH seimbang.
3. Ceradan Cream 30 g
Ceradan Cream adalah pelembap kulit terapeutik yang diformulasikan secara spesifik dengan rasio lipid 3:1:1 (ceramide, kolesterol, dan asam lemak bebas). Rasio ini telah terbukti secara klinis sebagai komposisi terbaik untuk membangun kembali penghalang pelindung kulit.
Cara kerjanya adalah dengan masuk ke celah antar sel kulit yang kering dan mengisi kekosongan lipid yang hilang akibat eksim. Manfaatnya termasuk meredakan kemerahan, mencegah infeksi akibat garukan, dan mengembalikan tekstur kulit yang kasar menjadi lembut kembali.
Dosis dan aturan pakai:
- Oleskan dua kali sehari pada area kulit yang bermasalah.
- Gunakan secara rutin untuk hasil yang maksimal dalam mencegah kekambuhan.
Ceradan sangat direkomendasikan oleh banyak dokter spesialis kulit untuk manajemen dermatitis atopik.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Ceradan Cream 30 g di Toko Kesehatan Halodoc
4. Kalcinol-N Cream 5 g
Kalcinol-N Cream mengandung kombinasi antara Fluocinolone acetonide (kortikosteroid) dan Neomycin sulfate (antibiotik). Produk ini digunakan jika eksim mengalami peradangan hebat yang disertai risiko atau tanda infeksi bakteri.
Fluocinolone bekerja sebagai anti-inflamasi untuk menekan reaksi imun berlebih pada kulit sehingga gatal dan bengkak berkurang. Neomycin berfungsi membunuh bakteri yang sering masuk ke kulit melalui luka garukan. Manfaatnya adalah meredakan fase akut eksim dengan cepat.
Dosis dan aturan pakai:
- Oleskan tipis-tipis pada area kulit yang meradang 2-3 kali sehari.
- Jangan digunakan pada area wajah atau lipatan kulit dalam jangka panjang tanpa arahan medis.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Sebaiknya tidak digunakan untuk luka terbuka yang luas atau infeksi virus kulit.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Kalcinol-N Cream 5 g di Toko Kesehatan Halodoc
5. Nature’s Plus Vitamin E 400 IU 60 Kapsul
Perawatan eksim tidak hanya dari luar, tapi juga dari dalam. Nature’s Plus Vitamin E mengandung vitamin E alami (d-alpha tocopherol) yang memiliki bioavailabilitas tinggi di dalam tubuh. Vitamin E dikenal sebagai antioksidan kuat yang melindungi sel-sel kulit dari kerusakan oksidatif.
Manfaatnya untuk penderita eksim adalah membantu proses regenerasi jaringan kulit dan menjaga elastisitas kulit. Vitamin E juga membantu mengurangi peradangan sistemik yang sering kali menjadi akar penyebab flare-up eksim.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 kapsul lunak per hari setelah makan.
- Dianjurkan untuk dikonsumsi secara rutin untuk menjaga daya tahan kulit.
Gunakan sesuai dosis yang dianjurkan. Konsultasikan dengan tenaga medis jika kamu sedang mengonsumsi obat pengencer darah.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Nature’s Plus Vitamin E 400 IU 60 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
9 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Eksim
Mengelola makanan adalah bagian dari upaya holistik. Jika kamu sering merasa gatal setelah makan, cobalah perhatikan apakah makanan berikut ada dalam menu harianmu:
1. Produk Susu Sapi
Susu sapi dan turunannya seperti keju dan yogurt adalah pemicu eksim yang paling umum, terutama pada anak-anak. Protein dalam susu dapat memicu reaksi imun yang menyebabkan peradangan pada kulit.
2. Telur
Sama seperti susu, telur mengandung protein yang sering dianggap benda asing oleh sistem imun penderita atopik, yang kemudian memicu gatal-gatal hebat.
3. Kacang Kedelai
Produk berbahan kedelai seperti tahu, tempe, atau susu kedelai mengandung alergen yang bagi sebagian orang dapat memperburuk kondisi eksim.
4. Gluten atau Gandum
Gandum mengandung protein gluten yang dapat memicu peradangan pada mereka yang memiliki sensitivitas, yang sering kali bermanifestasi pada kulit.
5. Kacang-kacangan (Peanuts)
Kacang tanah dikenal sebagai pemicu alergi yang kuat. Reaksi alergi terhadap kacang sering kali dibarengi dengan munculnya bintil kemerahan pada kulit.
6. Ikan dan Kerang (Seafood)
Meskipun kaya omega-3, beberapa jenis seafood tinggi akan histamin atau protein yang memicu reaksi kulit pada penderita dermatitis.
7. Buah Sitrus
Jeruk, lemon, dan jeruk nipis mengandung alergen asam dan dapat menyebabkan iritasi kulit secara tidak langsung pada beberapa penderita eksim.
8. Makanan Olahan dan Pengawet
Makanan yang mengandung MSG, pewarna buatan, dan pengawet tinggi dapat meningkatkan beban toksin dalam tubuh dan memicu peradangan.
9. Gula Berlebih
Makanan manis dapat meningkatkan kadar insulin, yang pada gilirannya merangsang peradangan di seluruh tubuh, termasuk kulit.
Studi Mengenai Hubungan Diet dan Eksim
The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa diet eliminasi (menghindari makanan pemicu) secara signifikan dapat mengurangi tingkat keparahan eksim pada pasien yang memiliki sensitivitas makanan yang terkonfirmasi.
Penelitian ini menunjukkan bahwa perbaikan pada lapisan pelindung kulit tidak hanya bergantung pada penggunaan krim pelembap, tetapi juga pada pengurangan asupan agen inflamasi melalui makanan. Studi lain juga menyoroti pentingnya asupan asam lemak esensial dan vitamin antioksidan dalam mempercepat penyembuhan luka eksim.
Jika gejalanya tidak kunjung membaik meski sudah menghindari pantangan, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan diagnosa yang lebih akurat.
Kamu juga bisa dengan mudah beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah tanpa perlu mengantre lama di apotek.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Atopic dermatitis (eczema).
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Eczema and Diet: Can Certain Foods Cause Flare-Ups?.
Healthline. Diakses pada 2026. Eczema Diet: Foods to Eat and Foods to Avoid.
National Eczema Association. Diakses pada 2026. Eczema Causes and Triggers.
PubMed. Diakses pada 2026. Diet and eczema: a review of the evidence.
FAQ
1. Apakah penderita eksim tidak boleh makan ayam?
Ayam umumnya aman bagi penderita eksim, kecuali jika individu tersebut memiliki alergi spesifik terhadap protein ayam. Namun, ayam goreng dengan banyak bumbu atau tepung ber-MSG harus dibatasi.
2. Apa pengganti susu sapi untuk penderita eksim?
Kamu bisa mencoba susu almon atau susu gandum (oat milk) yang cenderung lebih rendah risiko memicu reaksi alergi dibandingkan susu kedelai atau susu sapi.
3. Berapa lama hasil diet eliminasi terlihat pada kulit?
Biasanya diperlukan waktu 2 hingga 4 minggu untuk melihat perubahan pada kulit setelah menghentikan konsumsi makanan pemicu.
4. Bisakah vitamin E membantu menghilangkan bekas eksim?
Ya, vitamin E membantu proses regenerasi kulit sehingga dapat membantu memudarkan noda hitam atau tekstur kulit yang tidak merata pasca eksim mereda.
Punya Keluhan Eksim yang Mengganggu tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan eksim yang tak kunjung sembuh, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.



