• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Penanganan Pertama Keracunan Karbon Monoksida

Penanganan Pertama Keracunan Karbon Monoksida

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Karbon monoksida adalah gas beracun yang sulit dideteksi karena gas ini tidak berbau dan berasa. Jika terhirup dalam jumlah besar, gas ini bisa berakibat fatal pada seseorang. Karbon monoksida sebenarnya banyak di sekitar kita. Asap yang dihasilkan bisa berasal dari knalpot kendaraan, asap pembakaran dari sampah dan emisi dari pemanas gas atau parafin yang rusak. 

Ketika terlalu banyak karbon monoksida yang dihirup, tubuh otomatis menggantikan oksigen dalam sel darah merah dengan karbon monoksida. Hal ini tentunya dapat menyebabkan kerusakan jaringan yang serius sampai kematian. Gas ini bersifat fatal, kamu wajib tahu penanganan pertama yang harus dilakukan ketika seseorang mengalami keracunan karbon monoksida. 

Baca Juga: 10 Faktor yang Menjadi Risiko Keracunan Karbon Monoksida

Penanganan Pertama Keracunan Karbon Monoksida

Dikutip dari WebMD, berikut penanganan pertama yang harus dilakukan saat keracunan karbon monoksida, yaitu:

  • Cari udara segar. Jauhkan orang yang keracunan dari area yang terkontaminasi karbon monoksida dan matikan atau sumbat sumber karbon monoksida.
  • Lakukan CPR jika perlu. Jika orang tersebut tidak responsif, berhenti bernapas atau kesulitan bernapas, segera lakukan CPR selama satu menit. Lanjutkan CPR sampai orang tersebut mulai bernapas atau bantuan darurat tiba.

Setelah sampai di rumah sakit, orang tersebut harus diberikan oksigen 100 persen. Keracunan ringan biasanya hanya diobati dengan oksigen. Sedangkan, keracunan karbon monoksida yang parah mungkin mengharuskan orang tersebut masuk ke dalam ruangan bertekanan tinggi untuk membantu memaksa oksigen masuk ke dalam tubuh.

Komplikasi Berbahaya dari Keracunan Karbon Monoksida

Seseorang yang terpapar dengan dosis rendah biasanya hanya mengalami sakit kepala, kebingungan, agresi, mual dan muntah. Namun, ketika seseorang keracunan dalam dosis yang tinggi, tanda yang muncul adalah perubahan kulit menjadi kemerahan atau abu kebiruan, kesulitan bernapas, dan menurunnya kesadaran. 

Munculnya komplikasi bergantung pada dosis dan lamanya paparan. Ketika terpapar dalam dosis yang tinggi dan tidak segera ditangani, keracunan karbon monoksida dapat menyebabkan:

  • Kerusakan otak permanen;
  • Kerusakan pada jantung;
  • Keguguran janin;
  • Kematian.

Baca Juga: Waspada, Ini Jenis Pekerjaan yang Rentan Keracunan Karbon Monoksida

Kalau kamu punya pertanyaan lain mengenai keracunan karbon monoksida atau keracunan zat lainnya, kamu bisa menghubungi dokter melalui Halodoc. Lewat aplikasi, kamu bisa  menghubungi dokter kapan saja dan di mana.

Cara Mencegah Keracunan Karbon Monoksida

Berikut tindakan pencegahan sederhana untuk mencegah keracunan karbon monoksida yang dikutip dari Mayo Clinic, yaitu:

  • Pasang detektor karbon monoksida. Letakkan satu di dekat area tidur di rumah. Periksa baterai setiap kali memeriksa baterai detektor asap. Cobalah periksa setidaknya dua kali setahun. Jika alarm berbunyi, tinggalkan rumah dan pemadam kebakaran. 
  • Buka pintu garasi sebelum menyalakan mobil. Jangan nyalakan mobil dalam garasi yang tertutup. 
  • Gunakan peralatan gas sesuai anjuran. Jangan pernah menggunakan kompor gas atau oven untuk menghangatkan rumah. Gunakan kompor gas portabel di luar ruangan saja. Gunakan pemanas ruang yang membakar bahan bakar hanya ketika kamu terjaga. Jangan menyalakan generator di ruang tertutup, seperti ruang bawah tanah atau garasi.
  • Berhati-hatilah saat bekerja dengan pelarut di area tertutup. Metilen klorida, pelarut yang biasa ditemukan dalam penghilang cat dan pernis, dapat memecah (memetabolisme) menjadi karbon monoksida saat dihirup. Paparan metilen klorida dapat menyebabkan keracunan karbon monoksida. Saat bekerja dengan pelarut di rumah, gunakan hanya di luar ruangan atau di area yang berventilasi baik. Baca instruksi dengan seksama dan ikuti tindakan pencegahan keamanan pada label.

Baca Juga: Alasan Keracunan Karbon Monoksida Berakibat Hilangnya Kemampuan Otot

Itulah beberapa panduan pencegahan yang perlu dilakukan kalau tidak ingin keracunan karbon monoksida. Kamu mungkin perlu menggunakan masker saat mengendarai motor, karena asap yang dikeluarkan kendaraan umumnya menghasilkan karbon monoksida. 

Referensi :
WebMD. Diakses pada 2020. Carbon Monoxide Poisoning Treatment.
St John Organization. Diakses pada 2020. Carbon monoxide poisoning.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Carbon monoxide poisoning.