• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pengertian Informed Consent saat Melakukan Tindakan Medis
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pengertian Informed Consent saat Melakukan Tindakan Medis

Pengertian Informed Consent saat Melakukan Tindakan Medis

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 05 September 2022

“Informed consent perlu dilakukan dalam setiap tindakan pengobatan. Dengan mendapatkan informed consent, pasien berhak melanjutkan atau menghentikan pengobatan yang akan dilakukan.”

Pengertian Informed Consent saat Melakukan Tindakan MedisPengertian Informed Consent saat Melakukan Tindakan Medis

Halodoc, Jakarta – Setiap tindakan pengobatan yang dilakukan tim medis tentunya harus diketahui secara detail oleh pihak pasien maupun keluarga yang bertanggung jawab. Pasien dan keluarga berhak mengetahui jenis tindakan yang akan dilakukan, manfaat, dan tujuannya dilakukan pengobatan tersebut.

Informed consent akan selalu diberikan oleh tim medis atau dokter kepada pihak pasien atau keluarga agar pasien bisa memutuskan untuk melanjutkan pengobatan atau tidak. Yuk, simak lebih banyak mengenai informed consent agar kamu lebih memahami proses ini saat harus melakukan tindakan pengobatan di rumah sakit.

Informed consent adalah salah satu prosedur medis yang perlu dilakukan oleh tim medis atau dokter kepada pasien atau keluarga yang bertanggung jawab. Tim medis dan dokter akan memberikan informasi secara mendetail mengenai perawatan atau pengobatan yang akan dilakukan.

Mulai dari tujuan, jenis, prosedur, hingga manfaat pengobatan akan diinformasikan kepada pasien. Bahkan, pasien juga akan mendapatkan informasi mengenai efek samping, dampak, hingga alternatif pengobatan lainnya yang bisa dilakukan untuk mengobati gangguan kesehatan. 

Dengan begitu, pasien akan lebih mengerti mengenai pengobatan yang dilakukan. Pasien juga boleh mengajukan pertanyaan apapun yang ingin diketahui dan berhak memutuskan untuk melanjutkan proses pengobatan atau tidak.

Ada beberapa hal yang perlu tercantum dalam informed consent, seperti:

  • Kemampuan pasien atau keluarga untuk memutuskan perawatan yang akan dijalankan.
  • Penjelasan mengenai pengobatan yang akan dilakukan.
  • Pemahaman pasien dan keluarga mengenai jenis dan prosedur pengobatan yang akan dijalankan.
  • Keputusan untuk menjalankan perawatan.

Setelah kamu menyetujui perawatan dan pengobatan yang akan dijalankan, kamu akan diminta untuk melakukan beberapa prosedur, seperti menandatangani formulir sehingga proses pengobatan bisa dilakukan.

Ada beberapa jenis perawatan dan pengobatan yang membutuhkan persetujuan dari pasien atau pihak keluarga, seperti:

  • Tindakan bedah.
  • Transfusi darah.
  • Terapi radiasi.
  • Kemoterapi.
  • Biopsi.
  • Vaksinasi.
  • Pemeriksaan darah.

Jika pasien dalam kondisi yang sehat, tentunya informed consent dapat dilakukan secara langsung oleh tim medis atau dokter dan pasien. Namun, ada beberapa kondisi yang membuat informed consent bisa diberikan pada keluarga, seperti:

  • Usia. Jika pasien berusia kurang dari 18 tahun, persetujuan akan diberikan kepada keluarga atau wali yang bertanggung jawab. 
  • Ingin Pertimbangan Orang Lain. Jika kamu menginginkan pendapat dari orang lain sebagai pertimbangan pengobatan yang akan dilakukan, informasi dan persetujuan juga bisa diberikan kepada keluarga atau wali.
  • Tidak Mampu Memberikan Persetujuan. Orang lain (keluarga atau wali) bisa memberikan keputusan atau mendapatkan informasi mengenai pengobatan yang akan dilakukan ketika pasien tidak mampu memberikan persetujuan. Hal ini bisa disebabkan karena pasien koma, mengalami kecelakaan, hingga mengalami gangguan kesehatan mental.

Namun, hal ini tidak selalu diperlukan dalam keadaan darurat. Kemungkinan tim medis akan mencari keluarga atau wali yang paling dekat, tetapi jika tidak dapat ditemukan dan pasien dalam kondisi yang sangat darurat serta mengancam nyawa, tim medis dapat melakukan pengobatan atau tindakan untuk menyelamatkan nyawa pasien.

Itulah penjelasan mengenai informed consent yang perlu diketahui oleh pasien sebelum tindakan. Kamu bisa bertanya langsung pada dokter mengenai istilah ini melalui aplikasi Halodoc. Jangan ragu untuk bertanya apapun seputar pengobatan atau tindakan yang akan kamu lakukan.

Yuk, download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play. Kamu bisa cari tahu mengenai informed consent melalui Voice/Video Call atau Chat.

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2022. What You Need to Know About Informed Consent.
Stat Pearls. Diakses pada 2022. Informed Consent.