
Penyebab Betis Pegal dan Cara Ampuh Mengatasinya di Rumah
Betis Pegal? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya!

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat untuk Betis Pegal
- Cara Alami Mengatasi Betis Pegal di Malam Hari
- Studi Terkait Kram dan Pegal Otot
- Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
- FAQ
Pernahkah kamu terbangun di tengah malam karena merasakan ngilu, kram, atau pegal yang luar biasa pada area betis? Keluhan betis pegal di malam hari, atau yang dalam dunia medis sering dikaitkan dengan nocturnal leg cramps maupun kelelahan otot (muscle fatigue), adalah kondisi yang sangat umum terjadi. Rasa pegal ini bisa berupa sensasi berat, nyeri tumpul, hingga kram otot yang menegang secara tiba-tiba.
Kondisi ini sering kali dipicu oleh berbagai faktor gaya hidup sehari-hari. Berdiri terlalu lama, olahraga yang berlebihan tanpa pemanasan yang cukup, dehidrasi, hingga kekurangan mineral penting seperti kalium dan magnesium dapat memicu otot betis bekerja terlalu keras dan akhirnya memberikan sinyal nyeri saat kamu sedang beristirahat. Selain itu, seiring bertambahnya usia, otot dan tendon secara alami mengalami penurunan fleksibilitas yang membuatnya rentan pegal di malam hari.
Jika tidak ditangani, betis yang pegal tentu akan mengganggu kualitas tidur kamu. Padahal, tidur yang nyenyak sangat penting untuk proses regenerasi sel dan pemulihan energi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengatasi betis pegal di malam hari, baik melalui penyesuaian gaya hidup maupun menggunakan bantuan medis ringan yang aman.
Sebagai langkah penanganan pertama yang praktis, kamu bisa memanfaatkan obat-obatan topikal (oles), pereda nyeri oral, maupun suplemen vitamin saraf. Nah, mau tahu apa saja pilihan produk untuk mengatasi keluhan tersebut? Berikut ulasannya!
Rekomendasi Obat untuk Betis Pegal yang Ampuh
Berikut adalah beberapa produk kesehatan, obat bebas, dan suplemen saraf dari apotek yang bisa kamu gunakan sebagai cara mengatasi betis pegal di malam hari. Produk-produk ini telah teruji keamanannya dan bisa kamu gunakan secara mandiri di rumah.
1. Counterpain Cream 15 g
Counterpain Cream adalah krim analgesik topikal yang diformulasikan khusus untuk meredakan nyeri otot, sendi, dan keseleo. Produk ini mengandung kombinasi bahan aktif yaitu Methyl Salicylate 102 mg, Menthol 54.4 mg, dan Eugenol 13.6 mg. Krim ini bekerja dengan memberikan efek rubefacient, yakni merangsang aliran darah ke area yang diolesi sehingga menimbulkan sensasi hangat yang nyaman dan mengalihkan rasa nyeri (counter-irritant).
Manfaat spesifik dari krim ini adalah membantu melemaskan otot betis yang tegang dan kaku akibat aktivitas fisik seharian. Sensasi hangatnya sangat cocok diaplikasikan pada malam hari sebelum tidur untuk memberikan relaksasi pada otot tungkai bawah.
Dosis dan aturan pakai:
- Oleskan secukupnya pada area betis yang terasa pegal atau sakit.
- Gosok perlahan hingga krim menyerap sepenuhnya ke dalam kulit.
- Gunakan 3-4 kali sehari atau sesuai kebutuhan. Jangan dioleskan pada luka terbuka atau kulit yang teriritasi.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Counterpain Cream 15 g di Toko Kesehatan Halodoc
2. Neo Rheumacyl 20 Tablet
Jika rasa pegal di betis terasa sangat mengganggu hingga berdenyut dan tidak cukup diatasi dengan obat oles, Neo Rheumacyl dapat menjadi pilihan obat minum (oral) yang efektif. Obat ini mengandung kombinasi dua bahan aktif, yaitu Ibuprofen 200 mg dan Paracetamol 350 mg. Ibuprofen adalah obat golongan Anti-Inflamasi Non-Steroid (OAINS) yang bekerja menekan produksi prostaglandin, senyawa penyebab nyeri dan peradangan. Sementara Paracetamol bekerja di pusat pengatur suhu dan nyeri di otak untuk meredakan sakit.
Kombinasi ini memberikan manfaat ganda untuk meredakan pegal linu, nyeri otot, dan kram pada betis secara cepat dan sistemik dari dalam tubuh. Sangat berguna jika pegal betis disertai dengan badan yang terasa meriang setelah berolahraga berat.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 tablet, diminum 3-4 kali sehari.
- Sebaiknya dikonsumsi setelah makan untuk meminimalkan risiko iritasi lambung.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Neo Rheumacyl 20 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Faktor Pemicu Betis Pegal di Malam Hari
- Kelelahan Otot: Berdiri terlalu lama di siang hari atau berolahraga melebihi kapasitas tubuh.
- Dehidrasi dan Elektrolit: Kurangnya cairan, kalium, kalsium, atau magnesium dalam tubuh.
- Postur Tidur yang Salah: Tidur dengan posisi kaki yang tidak anatomis atau menahan beban selimut tebal dalam waktu lama.
3. Salonpas Koyo 10 Lembar
Bagi kamu yang lebih menyukai kepraktisan dan aksi tahan lama, Salonpas Koyo adalah plester pereda nyeri yang melegenda. Plester ini mengandung Methyl Salicylate 7.18g, l-Menthol 5.66g, dan dl-Camphor 1.24g. Cara kerjanya adalah dengan melepaskan bahan aktif secara perlahan menembus pori-pori kulit (transdermal) menuju jaringan otot di bawahnya, memberikan efek dingin yang diikuti dengan rasa hangat untuk melebarkan pembuluh darah lokal.
Manfaat utamanya adalah mengatasi nyeri otot, pegal linu, sendi kaku, dan memar. Penggunaan pada betis di malam hari sangat disarankan karena koyo ini dapat menempel kuat dan bekerja mengendurkan ketegangan otot selama kamu terlelap tidur.
Dosis dan aturan pakai:
- Bersihkan dan keringkan area betis yang pegal.
- Lepaskan kertas pelindung dan tempelkan koyo pada area yang sakit.
- Lepaskan setelah 8 jam pemakaian. Jangan gunakan lebih dari 3-4 kali sehari.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Salonpas Koyo 10 Lembar di Toko Kesehatan Halodoc
4. Neurobion Forte 10 Tablet
Terkadang, rasa pegal di betis bukan sekadar masalah otot, melainkan ada indikasi kelelahan saraf (neuropati ringan) atau kekurangan vitamin saraf. Neurobion Forte adalah suplemen neurotropik yang mengandung Vitamin B1 (Thiamine) 100 mg, Vitamin B6 (Pyridoxine) 100 mg, dan Vitamin B12 (Cyanocobalamin) 5000 mcg. Vitamin B kompleks ini esensial untuk metabolisme energi sel saraf dan perbaikan jaringan saraf yang rusak.
Produk ini sangat bermanfaat jika pegal di betis disertai dengan sensasi kebas, kesemutan (mati rasa), atau rasa seperti ditusuk-tusuk jarum. Konsumsi rutin dapat memperbaiki fungsi saraf tepi yang tertekan akibat aktivitas fisik berat atau penyakit bawaan tertentu.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 tablet sehari, diminum sesudah makan.
- Dapat ditelan utuh dengan bantuan segelas air putih.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Neurobion Forte 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
5. Voltaren Emulgel 1% 10 g
Apabila pegal di betis dicurigai berkaitan dengan peradangan otot atau sendi, Voltaren Emulgel adalah solusi yang tepat. Gel ini mengandung Diclofenac diethylamine 1%, yang merupakan obat anti-inflamasi non-steroid (OAINS) dalam bentuk topikal. Diclofenac bekerja langsung menghambat enzim siklooksigenase (COX) di area yang dioleskan, sehingga menghentikan produksi zat penyebab rasa sakit dan bengkak.
Teknologi emulgel pada Voltaren membuatnya mudah menyerap ke lapisan kulit terdalam untuk mencapai otot yang meradang tanpa meninggalkan rasa lengket. Produk ini sangat cocok untuk menangani betis yang pegal dan terasa agak kaku atau bengkak setelah melakukan olahraga berat seperti lari maraton atau bersepeda jarak jauh.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa dan anak di atas 12 tahun: Oleskan gel secukupnya (seukuran buah ceri/kenari) pada betis.
- Gosokkan secara perlahan. Gunakan 3-4 kali sehari.
- Cuci tangan setelah mengoleskan obat, kecuali jika area tangan yang diobati.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Voltaren Emulgel 1% 10 g di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Pencegahan Betis Pegal
- Lakukan peregangan (stretching) ringan pada area kaki sebelum tidur.
- Gunakan alas kaki yang nyaman dan suportif selama beraktivitas di siang hari.
- Penuhi kebutuhan cairan harian, minimal 8 gelas air putih sehari untuk mencegah kram akibat dehidrasi.
Cara Alami Mengatasi Betis Pegal di Malam Hari
Selain mengandalkan obat-obatan, cara mengatasi betis pegal di malam hari juga bisa dikombinasikan dengan metode alami di rumah. Berikut adalah beberapa langkah pendukung yang bisa kamu lakukan:
1. Kompres Hangat atau Mandi Air Hangat
Menerapkan kompres hangat pada betis selama 15-20 menit sebelum tidur dapat membantu melebarkan pembuluh darah. Aliran darah yang lancar akan menyuplai oksigen ke otot yang kelelahan, membantu meluruhkan tumpukan asam laktat, dan melemaskan ketegangan jaringan otot.
2. Pijat Ringan (Massage)
Melakukan pijatan lembut dengan menggunakan minyak esensial atau krim analgesik pada betis dapat meredakan spasme (kram) otot. Pijat dengan arah memanjang dari pergelangan kaki ke arah lutut untuk membantu aliran balik darah vena ke jantung.
3. Elevasi Kaki (Meninggikan Kaki)
Saat tidur, cobalah untuk meletakkan bantal di bawah lutut atau pergelangan kaki. Meninggikan posisi kaki sedikit lebih tinggi dari dada dapat mengurangi pembengkakan ringan dan melancarkan sirkulasi darah yang stagnan setelah kamu berdiri seharian.
Studi Terkait Kram dan Pegal Otot
Journal of Physiotherapy menerbitkan studi di tahun 2012 yang menjelaskan bahwa melakukan latihan peregangan betis (stretching) secara spesifik sebelum tidur dapat menurunkan frekuensi dan keparahan kram kaki nokturnal pada orang dewasa yang lebih tua.
Studi ini menegaskan bahwa intervensi non-farmakologis, dikombinasikan dengan hidrasi yang cukup dan asupan vitamin saraf atau pereda nyeri jika diperlukan, adalah strategi terbaik dan teraman. Peregangan membantu memperpanjang serat otot betis (gastrocnemius) yang cenderung memendek dan menegang selama kita beraktivitas di siang hari.
Jika rasa pegal di betis tidak kunjung hilang, semakin memburuk, atau disertai dengan pembengkakan hebat dan kemerahan, sebaiknya segera konsultasi dokter untuk mendapatkan diagnosis medis yang tepat dan menyingkirkan kemungkinan penyakit seperti Deep Vein Thrombosis (DVT).
Untuk penanganan awal, kamu bisa beli obat online, vitamin, maupun krim pereda nyeri seperti yang disebutkan di atas secara praktis melalui Toko Kesehatan Halodoc. Produk dijamin 100% asli dan diantar dengan aman sampai ke rumah.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Konsultasi dengan Dokter Spesialis Saraf via Halodoc
Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Saraf terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Night leg cramps.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Leg Cramps.
PubMed/NCBI. Diakses pada 2024. Effectiveness of stretching for nocturnal leg cramps.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Nyeri Otot dan Penanganannya.
FAQ
1. Kenapa betis sering terasa pegal di malam hari?
Betis sering pegal di malam hari akibat kelelahan otot setelah beraktivitas seharian, berdiri terlalu lama, dehidrasi, atau postur tubuh yang buruk. Saat tubuh beristirahat, otot yang tegang mulai rileks namun tumpukan asam laktat dapat memicu sensasi ngilu dan kram.
2. Apakah kurang minum air bisa menyebabkan betis pegal?
Ya, dehidrasi atau kurang minum air putih sangat memengaruhi fungsi otot. Cairan tubuh yang kurang dapat memicu ketidakseimbangan elektrolit (seperti kalium dan magnesium) yang berperan penting dalam kontraksi dan relaksasi otot, sehingga rentan memicu pegal dan kram.
3. Kapan saya harus periksa ke dokter jika betis pegal?
Kamu harus segera memeriksakan diri ke dokter jika pegal di betis tidak mereda setelah berhari-hari, terasa sangat nyeri hingga tidak bisa berjalan, atau disertai dengan pembengkakan kemerahan dan sensasi panas pada satu sisi kaki. Ini bisa menjadi tanda gangguan pembuluh darah atau saraf.
4. Apakah suplemen vitamin saraf boleh dikonsumsi setiap hari?
Suplemen vitamin saraf (vitamin B kompleks) aman dikonsumsi setiap hari sesuai dengan dosis anjuran pada kemasan, terutama jika kamu memiliki indikasi kelelahan saraf, sering kesemutan, atau sedang dalam masa pemulihan. Vitamin B bersifat larut air sehingga sisa yang tidak diserap tubuh akan dibuang melalui urine.


