Ad Placeholder Image

Perlu Tahu, Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Jerawat di Pipi

9 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlian Dimas SpDVE 24 Juli 2026

Ada banyak kondisi yang bisa menjadi penyebab jerawat di pipi, mulai dari pola makan yang tidak sehat, stres, hingga masalah hormonal. Cara mengatasi masalah kulit ini juga bervariasi, bisa menggunakan bahan alami atau perawatan medis dengan obat dan terapi.

Perlu Tahu, Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Jerawat di PipiPerlu Tahu, Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Jerawat di Pipi

DAFTAR ISI


Munculnya jerawat di area pipi sering kali bikin gemas dan merusak rasa percaya diri.

Berbeda dengan area T-zone yang cenderung berminyak, jerawat di pipi kerap muncul secara tiba-tiba dan sering kali dipicu oleh kebiasaan harian yang tak kita sadari. Contohnya seperti sarung bantal yang kotor, hingga kebiasaan menempelkan ponsel ke wajah.

Jika kamu sedang berjuang mengatasinya, jangan khawatir! Yuk, pahami penyebab dan cara mengatasi jerawat di pipi yang tepat agar kulitmu kembali bersih dan sehat.

Penyebab Jerawat di Pipi

Kamu perlu waspadai, ini beberapa penyebab munculnya jerawat di pipi:

  • Layar Ponsel dan Barang Kotor: Menempelkan layar ponsel yang penuh kuman atau menggunakan sarung bantal dan kuas makeup yang jarang dicuci dapat memindahkan bakteri langsung ke kulit pipi.
  • Kebiasaan Menyentuh Wajah: Tangan yang tidak bersih sering kali tanpa sadar memegang area pipi, menyumbat pori-pori dengan kotoran, dan memicu peradangan.
  • Resid produk Perawatan Rambut (Hair Care): Penggunaan sampo, kondisioner, atau minyak rambut yang menetes atau mengenai area pipi bisa menyumbat pori-pori (comedogenic).
  • Penggunaan Skincare atau Kosmetik yang Tidak Cocok: Formula produk yang terlalu berat atau mengandung bahan pemicu penyumbatan pori dapat menyebabkan breakout khusus di area pipi.
  • Perubahan Hormon dan Stres: Peningkatan hormon androgen atau tingkat stres yang tinggi dapat merangsang produksi minyak berlebih (sebum), memicu timbulnya jerawat meradang.

Cara Mengatasi Jerawat di Pipi

Jerawat menurunkan rasa percaya diri? Jangan panik dulu, berikut ini cara mengatasi jerawat di pipi yang bisa kamu coba:

  • Rutin Mengganti Sarung Bantal dan Alat Makeup: Cuci sarung bantal setidaknya seminggu sekali dan bersihkan kuas atau spons makeup secara berkala untuk mencegah penumpukan bakteri pemicu jerawat.
  • Bersihkan Layar Ponsel Sebelum Digunakan: Lap layar ponsel menggunakan tisu alkohol atau cairan antiseptik secara rutin agar kuman tidak berpindah ke area pipi saat menelepon.
  • Gunakan Skincare Berkandungan Bahan Aktif: Pilih produk pembersih atau totol jerawat yang mengandung salicylic acid, benzoyl peroxide, atau tea tree oil untuk meredakan peradangan dan membersihkan pori-pori.
  • Hindari Kebiasaan Memegang dan Memencet Jerawat: Jaga tangan tetap bersih dan usahakan tidak menyentuh area wajah agar bakteri tidak menyebar dan tidak meninggalkan bekas luka (pih).
  • Gunakan Produk Berlabel Non-Comedogenic: Pastikan pelembap, sunscreen, dan produk makeup yang kamu gunakan bertekstur ringan serta tidak menyumbat pori-pori kulit.

Rekomendasi Obat Jerawat di Pipi

Berikut ini rekomendasi obat jerawat di pipi yang bisa kamu gunakan:

1. Haloskin Lab Acne Fighting Package

Haloskin, obat jerawat resep dokter

Haloskin Lab Acne Fighting Package merupakan obat jerawat yang diformulasikan langsung oleh dokter spesialis kulit untuk mengatasi jerawat, terdiri dari day cream dan night cream.

Resep obat jerawat dari dokter spesialis kulit ini kandungannya disesuaikan dengan kondisi kulit  kamu. 

Rangkaian produk ini terdiri dari dua krim dengan fungsi: 

  • Lab Acne Fighting Day Cream: Dengan formula antibakteri untuk melindungi kulit dari bakteri penyebab jerawat dan menjaga skin barrier. 
  • Lab Acne Fighting Night Cream: Mengandung formula anti-nflamasi dan anti-bakteri untuk meredakan peradangan dan mencegah munculnya jerawat baru. 

Obat jerawat Haloskin Lab Acne Fighting Day Cream mengandung kombinasi bahan aktif seperti erythromycin, clindamycin, benzoyl peroxide, dan niacinamide yang bekerja melawan bakteri penyebab jerawat serta mengontrol minyak berlebih. 

Sementara night cream diformulasikan dengan adapalene, azelaic acid, atau tretinoin untuk membantu regenerasi kulit dan meredakan peradangan.

Mulai dari: Rp148.000 per paket. 

Dapatkan Haloskin Lab Acne Fighting Package di Toko Kesehatan Halodoc.

Ingin tahu lebih dalam soal perawatan jerawat? Yuk, cari tahu lebih jauh tentang Obat Jerawat Ampuh dari Haloskin Lab.

2. Haloskin Lab Acne Recovery Package

Haloskin, obat jerawat resep dokter

Haloskin Lab Acne Recovery Package adalah solusi tepat buat kamu yang ingin mempercepat pemulihan kulit setelah jerawat. Ini merupakan resep obat jerawat dari dokter spesialis kulit.

Dengan racikan personal sesuai kebutuhan kulitmu, kamu bisa mendapatkan hasil yang lebih efektif dibanding skincare biasa.

Produknya terdiri dari: 

  • Acne Recovery Day Cream: Membantu mencerahkan kulit wajah dan memudarkan noda bekas jerawat. 
  • Acne Recovery Night Cream: Membantu menyamarkan noda bekas jerawat, memperbaiki tekstur kulit, dan mencegah munculnya jerawat baru. 

Keunggulan Haloskin untuk Atasi Jerawat

  • Formulasi yang aman digunakan bagi ibu hamil dan menyusui, karena setiap produk dipersonalisasi secara khusus sesuai dengan kebutuhan dan kondisi sensitif di masa kehamilan maupun menyusui.
  • Tidak perlu khawatir akan efek ketergantungan, sebab produk Haloskin aman dihentikan kapan saja di bawah arahan dokter tanpa memicu masalah kulit kembali. 
  • Tidak perlu khawatir dengan efek samping produk, sebab Haloskin dirancang dengan formula minim purging. Hal tersebut menjadikannya pilihan yang nyaman untuk kulit sensitif sekalipun.
  • Haloskin juga menyediakan solusi dermatolog yang bisa membantu menangani berbagai jenis jerawat aktif secara tuntas.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal serta menjaga kesehatan skin barrier, ikuti langkah-langkah penggunaan produk Haloskin berikut ini: 

Day Cream (krim pagi)

  • Cleanser: Bersihkan wajah dari sisa minyak dan kotoran.
  • Moisturizer: Berikan hidrasi dasar agar kulit tetap lembap.
  • Day Cream: Gunakan krim pagi untuk menutrisi kulit.
  • Sunscreen: Lindungi kulit dari paparan sinar UV.

Night Cream (krim malam)

  • Cleanser: Pastikan wajah bersih sebelum istirirahat.
  • Moisturizer: Gunakan pelembap untuk mengunci hidrasi.
  • Night Cream: Aplikasikan krim malam untuk proses regenerasi kulit saat tidur.

Mulai dari: Rp148.000 per paket. 

Dapatkan Haloskin Lab Acne Recovery Package di Toko Kesehatan Halodoc.

Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang Rangkaian Haloskin Series, Perawatan Kulit Terpersonalisasi untuk Kulit Sehat Terawat. 

Studi Mengenai Jerawat Vulgaris dan Faktor Lingkungan

Journal of the European Academy of Dermatology and Venereology menerbitkan studi di tahun 2019 yang menjelaskan bahwa gaya hidup, termasuk paparan layar ponsel dan diet tinggi indeks glikemik, berperan besar dalam memperburuk kondisi jerawat wajah di area pipi.

Penelitian tersebut menyoroti bahwa gesekan konstan antara kulit pipi dan benda kotor, dikombinasikan dengan lingkungan yang berminyak, dapat memicu apa yang disebut sebagai *acne mechanica*. Relevansi studi ini menunjukkan bahwa penggunaan obat-obatan oles saja sering kali kurang maksimal jika pasien tidak memperbaiki kebiasaan dasar terkait kebersihan lingkungan sekitarnya.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc. 

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
Referensi:
American Academy of Dermatology (AAD). Diakses pada 2026. Acne: Who gets and causes.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Acne – Symptoms and causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Acne: Causes, Types, Treatments & Prevention.
PubMed/NCBI. Diakses pada 2026. Impact of daily habits on acne vulgaris.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Penanganan Jerawat yang Tepat.

FAQ

1. Apakah jerawat di pipi karena apa saja bisa hilang dengan sendirinya?

Beberapa jenis jerawat ringan mungkin dapat mereda secara perlahan jika kamu memperbaiki kebersihan, menghindari memencet wajah, dan memperbaiki pola makan. Namun, jerawat yang meradang hebat dan disebabkan oleh faktor bakteri atau penyumbatan sebum berat umumnya membutuhkan perawatan topikal atau obat jerawat yang tepat agar cepat sembuh tanpa meninggalkan bekas yang parah.

2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan agar obat jerawat oles memperlihatkan hasil?

Pada umumnya, obat jerawat bebas (OTC) yang mengandung asam salisilat atau benzoil peroksida membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 8 minggu penggunaan yang konsisten sebelum memperlihatkan hasil yang maksimal dan signifikan. Kunci dari pengobatan jerawat adalah kesabaran dan rutinitas kulit yang konsisten.

3. Apakah boleh menggunakan lebih dari satu produk obat jerawat sekaligus?

Sangat tidak disarankan menggunakan beberapa obat jerawat dengan kandungan bahan aktif yang kuat (seperti benzoil peroksida bersamaan dengan produk AHA/BHA) secara bersamaan karena hal tersebut dapat memicu iritasi hebat, kemerahan, dan kulit mengelupas hingga skin barrier rusak. Jika ingin memakai lebih dari satu produk, aplikasikan pada waktu yang berbeda, misalnya satu di pagi hari dan satunya di malam hari.

4. Makanan apa saja yang sebaiknya dihindari saat sedang jerawatan parah?

Sebaiknya hindari atau batasi konsumsi makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi, seperti nasi putih berlebih, roti putih, minuman manis boba, serta camilan manis lainnya. Selain itu, beberapa orang yang sensitif juga dapat mengalami pemburukan jerawat setelah mengonsumsi terlalu banyak produk turunan susu (dairy) atau makanan cepat saji yang memicu respons peradangan di dalam tubuh.

5. Apa penyebab jerawat di leher?

Jerawat di leher dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari perubahan hormon hingga kebiasaan sehari-hari yang memicu penyumbatan pori-pori. Berikut beberapa penyebab jerawat di leher yang paling umum:

  • Perubahan hormon yang meningkatkan produksi minyak pada kulit, misalnya saat pubertas, menstruasi, atau kondisi tertentu seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS).
  • Keringat berlebih yang bercampur dengan minyak dan sel kulit mati sehingga menyumbat pori-pori, terutama setelah berolahraga.
  • Gesekan atau tekanan pada kulit, seperti dari kerah baju, jilbab, masker, tali helm, atau rambut yang sering menyentuh leher (acne mechanica).
  • Produk perawatan rambut seperti minyak, pomade, atau kondisioner yang menempel pada kulit leher dan menyumbat pori-pori.
  • Kebersihan kulit yang kurang terjaga, misalnya jarang mandi setelah berkeringat atau tidak membersihkan sisa produk pada leher.
  • Stres, yang dapat memengaruhi kadar hormon dan memperburuk jerawat.
  • Faktor genetik, sehingga seseorang lebih rentan mengalami jerawat.
  • Efek samping obat tertentu, seperti kortikosteroid, lithium, atau testosteron.

Jika benjolan di leher terasa sangat nyeri, membesar, sering kambuh, atau tidak kunjung membaik setelah beberapa minggu, sebaiknya periksakan diri ke dokter kulit. Kondisi tersebut bisa jadi bukan jerawat biasa, melainkan kista, folikulitis, atau masalah kulit lainnya yang memerlukan penanganan berbeda.