Perlu Tahu, Segala Hal Tentang Profesi Ahli Gizi Klinis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   26 Juni 2019
Perlu Tahu, Segala Hal Tentang Profesi Ahli Gizi KlinisPerlu Tahu, Segala Hal Tentang Profesi Ahli Gizi Klinis

Halodoc, Jakarta - Ahli gizi klinis atau Dietitian adalah pakar nutrisi yang berkompetensi memberikan informasi tentang gizi, rekomendasi makanan, dan pola makan sehat. Sebagian besar ahli gizi klinis bekerja di rumah sakit, panti jompo, fasilitas perawatan jangka panjang, atau kantor medis. 

Ahli gizi klinis bekerja tentunya bekerja dalam pengaturan klinis. Maksudnya, profesi ini seringkali dibutuhkan pada situasi tertentu seperti menilai, merancang, ataupun menerapkan strategi terapi nutrisi kepada seseorang yang sedang menjalani rawat inap atau rawat jalan.

Baca Juga: Jumlah Kebutuhan Zat Gizi yang Dibutuhkan oleh Tubuh Manusia

Ahli gizi klinis seringkali mengatasi masalah medis tertentu, seperti hipertensi, diabetes, atau obesitas. Selain masalah medis, protokol perawatan semacam kemoterapi yang bisa menimbulkan efek samping atau sensitivitas terhadap makanan juga bisa ditindak oleh ahli gizi klinis. Ini wewenang dokter spesialis gizi klinis.

Beberapa ahli gizi menemukan bidang praktik di mana mereka ingin memusatkan minatnya. Untuk menjadi spesialis gizi ini, diperlukan pelatihan tambahan dan pengetahuan yang lebih luas.

1. Ahli Gizi Olahraga

Dalam meningkatkan kinerja, sebagian atlet perlu mendapat bimbingan dari ahli gizi khusus untuk bidang olahraga. Ahli gizi olahraga semakin banyak disewa untuk mengembangkan program nutrisi dan cairan yang diperuntukkan bagi atlet atau tim individu. 

2. Ahli Gizi Anak

Seperti judulnya, ahli gizi anak tentunya bekerja untuk meningkatkan kesehatan gizi bayi, anak-anak, dan remaja secara optimal. 

3. Ahli Gizi Gerontologist

Istilah gerontologis mungkin jarang sekali kamu dengar. Nah, ahli gizi gerontologis bekerja untuk  merancang, menerapkan, dan mengelola strategi nutrisi yang aman dan efektif untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan bagi lansia. Sebab, seiring bertambahnya usia, nutrisi menjadi komponen yang sangat penting.

4. Ahli Gizi Ginjal atau Nefrologi

Terapi diet sangat penting pengidap ginjal kronis. Maka dari itu, ahli gizi ginjal sangat dibutuhkan untuk menilai dan melakukan terapi nutrisi medis individual (MNT) bagi pengidap penyakit ginjal. Menurut Institut Nasional Diabetes dan Penyakit Pencernaan dan Ginjal, MNT dapat menunda perkembangan penyakit ginjal kronis, mencegah, atau mengobati komplikasi seperti kekurangan gizi, dan meningkatkan kualitas hidup. Selain itu, MNT dapat menurunkan biaya perawatan kesehatan.

Baca Juga: Untuk Hidup Lebih Sehat, Ini 4 Nutrisi Penting untuk Wanita

Seputar Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Gizi

Banyak orang yang sering menganggap ahli gizi sama dengan ahli diet. Ahli diet dan ahli gizi memang mempelajari tentang diet dan suplemen makanan untuk kesehatan.  

Keduanya dianggap sebagai profesional kesehatan, tapi gelar yang didapat berbeda. Ahli gizi adalah gelar formal yang didapat melalui pendidikan sarjana dan meraih gelar di bidang nutrisi dari perguruan tinggi yang sudah terakreditasi atau telah melakukan kursus bidang nutrisi.

Sebagian ahli gizi bekerja untuk badan publik atau pemerintah, meski tak sedikit pula yang bekerja secara pribadi dengan mencari klien nya sendiri. Pekerjaan ahli gizi pada umumnya adalah memberi saran seputar masalah kesehatan dan gizi serta menjalankan strategi nutrisi untuk publik atau klien.

Namun, ahli gizi yang tidak memiliki lisensi formal dan tidak memiliki pelatihan praktis profesional tidak boleh terlibat dalam pengobatan seputar gizi. Nah, Dietitian merupakan ahli gizi dan nutrisi yang telah melakukan penyetaraan formal gelar RD (Registered Dietitian). Tugas utama ahli dietitian adalah merencanakan. 

Baca Juga: Hari Gizi Nasional, Inilah Pola Makan Bergizi untuk Si Kecil

Kalau kamu membutuhkan bantuan ahli gizi, sekarang bisa lho buat janji dengan ahli gizi di rumah sakit pilihanmu melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store atau Google Play!

Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan