Ad Placeholder Image

Perlukah Anak Belajar Jalan Menggunakan Baby Walker?

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 14 Oktober 2026

“Alih-alih membantu anak belajar berjalan, baby walker justru menghambat perkembangan dan proses belajar berjalan anak. Selain itu, penggunaan alat beroda ini juga bisa membahayakan anak.”

Perlukah Anak Belajar Jalan Menggunakan Baby Walker?Perlukah Anak Belajar Jalan Menggunakan Baby Walker?

DAFTAR ISI


Baby walker sering dianggap dapat membantu bayi belajar berjalan. Namun, alat ini tidak terbukti mempercepat kemampuan berjalan dan justru dapat meningkatkan risiko kecelakaan bila digunakan tanpa pengawasan.

Orang tua sebaiknya memahami manfaat, risiko, serta cara mendukung perkembangan motorik bayi dengan aman. Setiap anak memiliki kecepatan perkembangan yang berbeda, sehingga stimulasi perlu disesuaikan dengan usia dan kemampuan anak.

Perlukah Anak Belajar Jalan dengan Baby Walker?

Baby walker bukan alat yang wajib digunakan untuk membantu anak berjalan. Bayi biasanya mengembangkan kemampuan duduk, merangkak, berdiri, lalu berjalan secara bertahap melalui aktivitas alami dan eksplorasi di lantai.

Penggunaan baby walker dapat membuat anak bergerak lebih cepat daripada kemampuan keseimbangannya. Akibatnya, risiko jatuh dari tangga, terbentur, terkena benda panas, atau menjangkau benda berbahaya dapat meningkat. American Academy of Pediatrics tidak merekomendasikan penggunaan baby walker beroda karena alasan keselamatan.

Jika tetap menggunakannya, pilih alat yang memenuhi standar keselamatan, gunakan dalam waktu singkat, dan selalu dampingi anak. Hindari baby walker di dekat tangga, permukaan tidak rata, dapur, kabel listrik, serta benda yang mudah pecah.

Tips Aman Mendukung Anak Belajar Berjalan

  • Berikan waktu bermain di lantai pada area yang aman dan bebas benda berbahaya.
  • Biarkan anak berlatih berdiri dengan berpegangan pada furnitur yang kokoh.
  • Gunakan alas kaki yang sesuai; di dalam rumah, bertelanjang kaki dapat membantu anak merasakan permukaan lantai.
  • Jangan memaksa anak berjalan atau membandingkan perkembangannya dengan anak lain.
  • Pastikan tangga, stopkontak, sudut meja, dan benda kecil yang berisiko tertelan telah diamankan.

Kapan Harus ke Dokter?

Konsultasikan kondisi anak kepada dokter jika terdapat kekhawatiran tentang perkembangan motorik, misalnya anak tampak sangat kaku atau lemas, kehilangan kemampuan yang sebelumnya sudah dikuasai, atau tidak mampu menopang tubuh sesuai tahap perkembangannya.

Konsultasi ke dokter Halodoc dapat membantu orang tua mendapatkan penilaian yang sesuai dengan kondisi dan riwayat perkembangan anak.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Orang tua dapat berkonsultasi mengenai perkembangan motorik, keamanan penggunaan baby walker, serta tanda yang perlu diperiksa. Dokter dapat membantu memberikan arahan berdasarkan usia, riwayat kesehatan, dan kondisi anak.

Studi Terkait

Berbagai lembaga kesehatan menekankan bahwa baby walker beroda tidak diperlukan untuk membantu anak belajar berjalan dan dapat meningkatkan risiko cedera. Pengawasan orang dewasa tetap penting dalam setiap aktivitas bayi.

Referensi
American Academy of Pediatrics. Diakses pada 2026. Baby Walkers: A Dangerous Choice.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Guidelines on Physical Activity, Sedentary Behaviour and Sleep for Children Under 5 Years of Age.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2026. Important Milestones: Your Baby by Nine Months.
National Health Service. Diakses pada 2026. Helping Your Baby to Walk.

FAQ

Apakah baby walker dapat mempercepat anak berjalan?

Tidak ada bukti kuat bahwa baby walker mempercepat kemampuan berjalan. Anak dapat belajar berjalan secara alami melalui latihan berdiri, berpindah posisi, dan bermain di lantai.

Apakah baby walker aman untuk bayi?

Baby walker beroda memiliki risiko kecelakaan, terutama di dekat tangga atau benda berbahaya. Jika digunakan, anak harus selalu diawasi dan berada di area yang telah diamankan.

Kapan anak biasanya mulai berjalan?

Usia mulai berjalan berbeda pada setiap anak. Jika orang tua memiliki kekhawatiran tentang perkembangan motorik atau anak kehilangan kemampuan yang sudah dikuasai, konsultasikan dengan dokter.

Apakah bayi perlu memakai sepatu saat belajar berjalan?

Di dalam rumah, bayi dapat berlatih tanpa alas kaki apabila lantai aman dan bersih. Saat berada di luar rumah, gunakan alas kaki yang sesuai ukuran dan tidak licin.