Ad Placeholder Image

Pilihan Makanan untuk Meningkatkan Hemoglobin Secara Alami

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Juni 2026

Makanan peningkat Hb diantaranya daun singkong, daging merah, telur, dan buah-buahan.

Pilihan Makanan untuk Meningkatkan Hemoglobin Secara AlamiPilihan Makanan untuk Meningkatkan Hemoglobin Secara Alami

DAFTAR ISI


Hemoglobin (Hb) adalah protein kompleks dalam sel darah merah yang mengandung zat besi dan berfungsi membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh. Kadar hemoglobin yang rendah dapat menyebabkan anemia, suatu kondisi yang membuat penderitanya merasa cepat lelah, pusing, hingga sesak napas. Kondisi ini cukup umum terjadi di masyarakat Indonesia, terutama pada ibu hamil, remaja putri, dan lansia.

Penyebab paling umum dari rendahnya Hb adalah defisiensi zat besi. Tanpa zat besi yang cukup, tubuh tidak dapat memproduksi hemoglobin dalam jumlah yang memadai. Oleh karena itu, memperhatikan asupan nutrisi sehari-hari sangatlah krusial. Konsumsi makanan yang kaya akan zat besi, asam folat, dan vitamin B12 merupakan langkah awal yang paling disarankan oleh para ahli kesehatan.

Jika asupan nutrisi dari makanan sehari-hari masih dirasa kurang mencukupi, penggunaan suplemen penambah darah bisa menjadi solusi pendukung. Suplemen ini dirancang khusus untuk mengisi celah kekurangan nutrisi agar kadar hemoglobin kembali normal dalam waktu yang lebih efisien. Namun, pemilihan produk harus dilakukan dengan tepat sesuai dengan kebutuhan tubuh masing-masing.

Nah, mau tahu apa saja pilihan makanan untuk meningkatkan hb serta rekomendasi suplemen yang bisa membantu? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Makanan untuk Meningkatkan Hb yang Ampuh

Untuk meningkatkan kadar hemoglobin secara alami, kamu perlu fokus pada dua jenis zat besi: heme (berasal dari produk hewani) yang lebih mudah diserap tubuh, dan non-heme (berasal dari tumbuhan). Beberapa makanan super yang sangat disarankan meliputi hati ayam, daging sapi tanpa lemak, bayam, kacang-kacangan, hingga kerang-kerangan. Selain makanan alami, bantuan suplemen juga sering kali diperlukan untuk mempercepat proses pemulihan kadar Hb.

1. Sangobion 10 Kapsul

Sangobion merupakan suplemen penambah darah yang sudah sangat dikenal di Indonesia. Produk ini mengandung Ferrous Gluconate, yakni bentuk zat besi organik yang relatif mudah diserap oleh saluran pencernaan. Selain zat besi, Sangobion juga diperkaya dengan Vitamin C yang berperan penting dalam meningkatkan penyerapan zat besi non-heme.

Suplemen ini bermanfaat untuk mengatasi anemia defisiensi zat besi dan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi pada kondisi tertentu seperti masa pertumbuhan, masa menstruasi, dan kehamilan. Di dalamnya juga terdapat Asam Folat dan Vitamin B12 yang berperan dalam pembentukan sel darah merah baru.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 kapsul sehari setelah makan atau sesuai anjuran dokter.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sangobion 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

2. Maltofer 6 Tablet

Maltofer mengandung Iron Polymaltose Complex (IPC), sebuah inovasi dalam suplementasi zat besi. Berbeda dengan garam besi tradisional, IPC memiliki struktur yang menyerupai cadangan besi alami tubuh (feritin), sehingga jarang menyebabkan efek samping seperti mual, perih di lambung, atau noda pada gigi.

Cara kerjanya adalah dengan melepaskan zat besi secara terkontrol di usus halus, sehingga penyerapan terjadi sesuai kebutuhan tubuh. Maltofer efektif untuk pengobatan dan pencegahan defisiensi zat besi tanpa anemia, serta pengobatan anemia defisiensi zat besi.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 1-3 tablet sehari (tergantung tingkat keparahan anemia).
  • Dianjurkan diminum saat atau segera setelah makan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Maltofer 6 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Meningkatkan Penyerapan Zat Besi
  1. Konsumsi makanan kaya Vitamin C (jeruk, stroberi) bersamaan dengan makanan tinggi zat besi.
  2. Hindari minum teh atau kopi saat makan karena kandungan tanin dan polifenol dapat menghambat penyerapan besi.
  3. Masak makanan menggunakan wajan besi (cast iron) untuk membantu menambah kadar besi pada masakan.

3. Ferriz Drops 15 ml

Ferriz Drops adalah suplemen zat besi dalam bentuk tetes yang diformulasikan khusus untuk memenuhi kebutuhan zat besi pada bayi dan anak-anak. Kandungan utamanya adalah Sodium Feredetate, yang merupakan zat besi dalam bentuk khelat sehingga lebih stabil dan memiliki daya serap yang baik.

Zat besi sangat penting untuk mendukung perkembangan otak dan fisik anak pada masa pertumbuhan. Kurangnya asupan besi pada anak dapat menyebabkan gangguan konsentrasi dan daya tahan tubuh yang lemah.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak 1-2 tahun: 0.8 ml sekali sehari.
  • Anak 6-12 bulan: 0.6 ml sekali sehari.
  • Diberikan sesuai petunjuk dokter atau instruksi pada brosur.

Produk ini termasuk kategori suplemen kesehatan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ferriz Drops 15 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Tonikum Bayer 100 ml

Tonikum Bayer adalah multivitamin sirup yang mengandung kombinasi zat besi, kalsium, mangan, serta Vitamin B kompleks (B1, B2, B3, B6, B12). Sirup ini berfungsi sebagai tonikum untuk menjaga kesehatan tubuh secara umum, terutama pada masa penyembuhan setelah sakit, masa kehamilan, dan menyusui.

Kandungan Vitamin B kompleks di dalamnya membantu metabolisme energi sehingga tubuh tidak mudah lelah, sementara zat besinya mendukung produksi hemoglobin yang sehat.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 15 ml (1 sendok makan) sekali sehari.
  • Wanita hamil: 30 ml sekali sehari.
  • Anak 6-12 tahun: 7.5 ml sekali sehari.

Produk ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Tonikum Bayer 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

5. Livron B Plex 10 Tablet

Livron B Plex merupakan suplemen yang menggabungkan zat besi dengan berbagai vitamin B kompleks dan vitamin C. Suplemen ini dirancang untuk mengatasi kelelahan akibat kurang darah dan membantu proses pemulihan tubuh.

Kandungan Vitamin B12 dan Asam Folat di dalamnya sangat krusial dalam proses pematangan sel darah merah di sumsum tulang belakang. Vitamin C ditambahkan untuk memastikan zat besi diserap secara optimal oleh tubuh.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-2 tablet sehari setelah makan.
  • Dosis dapat disesuaikan menurut petunjuk tenaga medis.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Livron B Plex 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

6. Sakatonik Liver Sirup 100 ml

Sakatonik Liver adalah suplemen dalam bentuk sirup yang bertujuan untuk menambah darah dan menguatkan tubuh. Selain mengandung zat besi, suplemen ini juga diperkaya dengan ekstrak hati yang secara tradisional dipercaya baik untuk kesehatan darah.

Manfaat utamanya adalah membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh selama masa pertumbuhan, pemulihan dari sakit, serta bagi penderita anemia. Bentuk sirupnya membuat produk ini mudah dikonsumsi bagi mereka yang sulit menelan tablet.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 sendok makan (15 ml) 1-2 kali sehari.
  • Anak-anak: 1-2 sendok teh 1-2 kali sehari.

Produk ini termasuk kategori suplemen kesehatan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sakatonik Liver Sirup 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Zat Gizi Penting untuk Produksi Hemoglobin

Meningkatkan hemoglobin bukan hanya soal zat besi. Tubuh memerlukan sinergi dari berbagai zat gizi agar pembentukan sel darah merah berjalan sempurna.

1. Zat Besi (Iron)

Komponen utama pembentuk heme. Tanpa zat besi, tubuh tidak bisa membuat hemoglobin. Zat besi bisa didapat dari daging merah, ikan, dan kacang-kacangan.

2. Asam Folat (Vitamin B9)

Berperan dalam pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia megaloblastik. Sumber terbaik adalah sayuran hijau gelap, hati sapi, dan buah jeruk.

3. Vitamin B12 (Kobalamin)

Diperlukan untuk sintesis DNA dalam sel darah merah. Vitamin ini banyak ditemukan pada produk hewani seperti telur, susu, dan daging.

Studi Mengenai Makanan untuk Meningkatkan Hemoglobin

The American Journal of Clinical Nutrition menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa kombinasi asupan zat besi hewani dan vitamin C dapat meningkatkan absorbsi besi hingga tiga kali lipat pada individu dengan kadar feritin rendah.

Penelitian ini juga menekankan bahwa pola makan seimbang yang menyertakan sumber protein hewani dan sayuran kaya mikronutrien secara signifikan menurunkan risiko anemia defisiensi besi pada populasi berisiko. Hal ini menunjukkan pentingnya edukasi gizi mengenai bioavailabilitas zat besi dari berbagai sumber makanan.

Jika kamu terus mengalami gejala seperti wajah pucat, detak jantung tidak teratur, atau kedinginan pada tangan dan kaki meskipun sudah mengonsumsi makanan bergizi, segera konsultasi ke dokter Halodoc untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Kamu juga bisa mendapatkan berbagai pilihan suplemen dan beli obat online di Halodoc dengan praktis, produk yang dijamin 100% asli, serta pengiriman yang cepat langsung ke rumah kamu.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Iron deficiency anemia – Symptoms and causes.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Anaemia.
National Institutes of Health (NIH). Diakses pada 2026. Iron: Fact Sheet for Health Professionals.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Low Hemoglobin: Causes & Symptoms.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur.

FAQ

1. Apa saja makanan untuk meningkatkan hb yang paling cepat?

Daging merah (seperti daging sapi dan hati ayam) adalah sumber zat besi heme yang paling cepat diserap tubuh. Konsumsi makanan ini bersama dengan sumber Vitamin C seperti jeruk akan mempercepat proses peningkatan kadar Hb.

2. Apakah minum teh bisa menghambat kadar hemoglobin?

Benar, teh mengandung tanin yang dapat mengikat zat besi dalam saluran pencernaan sehingga sulit diserap tubuh. Disarankan untuk tidak minum teh setidaknya satu jam sebelum dan sesudah makan besar.

3. Berapa kadar hemoglobin normal bagi orang dewasa?

Secara umum, kadar normal Hb untuk pria dewasa adalah 13.5 – 17.5 g/dL, sedangkan untuk wanita dewasa adalah 12.0 – 15.5 g/dL. Namun, rentang ini dapat sedikit bervariasi tergantung laboratorium yang digunakan.

4. Bisakah anemia diatasi hanya dengan makanan tanpa suplemen?

Pada kasus anemia ringan, perubahan pola makan mungkin cukup. Namun, jika defisiensi sudah cukup berat, dokter biasanya menyarankan penggunaan suplemen zat besi karena kandungan besinya jauh lebih tinggi dan terkonsentrasi dibanding makanan biasa.


## Punya Keluhan Terkait Kurang Darah? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu sering merasa lemas, pusing, atau curiga kadar hemoglobinmu rendah? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.