• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pola Makan Sehat untuk Bantu Pengobatan Melena

Pola Makan Sehat untuk Bantu Pengobatan Melena

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Pola Makan Sehat untuk Bantu Pengobatan Melena

"Pola makan sehat harus diterapkan untuk menjaga kesehatan tubuh, terutama kesehatan sistem pencernaan. Bagi pengidap penyakit tertentu, seperti melena, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi untuk membantu pengobatan, di antaranya makanan yang banyak mengandung serat, zat besi, serta yoghurt dan buah-buahan."


Halodoc, Jakarta – Pola makan sehat bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi masalah pencernaan, seperti maag dan GERD. Namun, bagaimana jika masalah pencernaan yang dialami lebih parah, misalnya melena? Menerapkan pola makan sehat nyatanya tetap bisa membantu mengatasi kondisi ini, tetapi ada beberapa hal yang perlu disesuaikan. 

Jenis makanan yang dikonsumsi oleh pengidap melena harus dicermati lagi. Konsumsi makanan yang tepat bisa membantu mendukung pengobatan melena dan mengatasi gejala-gejala lain yang menyertainya. Lantas, apa saja makanan yang bisa dikonsumsi untuk membantu pengobatan melena? Cari tahu jawabannya di artikel berikut ini! 

Baca juga: Inilah 6 Hal yang Sebabkan Melena

Pola Makan Sehat untuk Meredakan Gejala 

Kondisi melena memiliki beragam penyebab, bisa terjadi akibat bisul perut, perdarahan dari varises di bagian esofagus, tumor di perut atau esofagus, penggunaan obat, seperti obat non-steroid aspirin, atau pengencer darah, radiasi atau prosedur seperti endoskopi. Selain melalui tindakan medis, menerapkan pola makan sehat juga bisa membantu pengobatan melena. 

Ada beberapa tips dalam menerapkan pola makan sehat dan memilih jenis makanan yang bisa dikonsumsi, di antaranya: 

  • Makanan Kaya Serat

Memenuhi asupan serat yang cukup merupakan hal yang penting selama pengobatan melena. Konsumsi jumlah serat yang cukup melalui buah, sayur, sereal, atau biji-bijian membantu menjaga feses tetap lunak dan menggerakkannya dengan mudah melalui saluran pencernaan bagian atas, sehingga sembelit tidak terjadi. Kombinasikan juga makanan kaya serat ini dengan jenis makanan lain yang kaya asupan vitamin dan mineral untuk mendukung pemulihan jaringan yang rusak lebih cepat. 

  • Yoghurt

Susu fermentasi atau yoghurt juga menjadi makanan yang direkomendasikan saat masa penyembuhan melena. Kandungan bakteri baik di dalamnya memiliki manfaat yang luar biasa untuk saluran pencernaan. Namun, perlu diperhatikan bahwa kamu bisa mengonsumsinya ketika melena sudah mendekati penyembuhan, atau sesuai saran dokter. Jika kamu mengonsumsinya saat melena sedang parah, hal ini memicu kondisi semakin parah. 

  • Makanan Tinggi Zat Besi

Lengkapi pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan tinggi zat besi, seperti ikan, daging tanpa lemak, dan daging unggas. Jenis makanan tersebut mengandung protein dan zat besi untuk membangun kembali simpanan zat besi yang hilang selama terjadi perdarahan di saluran pencernaan. Sumber zat besi lain yang bisa dicoba adalah kacang-kacangan, bayam, sayuran hijau, biji-bijian, dan sereal. Pastikan juga untuk mengonsumsi makanan kaya zat besi bersamaan dengan makanan tinggi vitamin C agar meningkatkan penyerapan zat besi. 

Baca juga: Cegah Melena dengan Menghindari 3 Makanan dan Minuman Ini

  • Buah-buahan

Buah-buahan dapat menjadi makanan yang baik selama proses pengobatan melena. Buah-buahan memiliki berbagai nutrisi penting untuk menunjang kesehatan. Buah pisang adalah jenis yang paling direkomendasikan karena mengandung serat tinggi dan mampu mengembalikan elektrolit tubuh yang hilang dengan cepat.

Makanan yang Harus Dihindari Selama Pengobatan Melena

Selama proses pengobatan melena juga terdapat beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari. Pasalnya, jenis makanan ini memperburuk kondisi sehingga perlu menjadi pantangan.  Beberapa jenis makanan atau minuman pantangan tersebut, antara lain: 

  • Makanan Pedas. Selama pengobatan melena, hindari makanan pedas terlebih dahulu. Jenis makanan ini membuat kerja sistem pencernaan semakin buruk seperti menyebabkan diare.
  • Kopi, Teh, dan Alkohol. Ketiga jenis minuman ini perlu dihindari karena memicu melena berkembang menjadi lebih buruk dan memicu asam lambung meningkat. 
  • Makanan Tinggi Lemak. Makanan jenis ini juga mampu meningkatkan risiko diare karena tubuh mengalami kesulitan untuk menyerap lemak, sehingga refluks asam dan inflamasi rentan terjadi. 

Baca juga: Mengidap Melena, Kapan Operasi Diperlukan?

Jika kamu ingin tahu jenis makanan lain dan pola makan sehat yang disarankan selama pengobatan melena, kamu bisa tanya dokter melalui aplikasi Halodoc. Dokter akan berusaha memberikan saran kesehatan yang tepat untuk kondisi kesehatan yang kamu alami. Tunggu apa lagi? Yuk, segera download aplikasinya di App Store dan Google Play!


Referensi:
Drugs. Diakses pada 2021. Melena.
Cures Decoded. Diakses pada 2021. Home Remedies and Herbs for Melena.