• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Prosedur Pengobatan untuk Kista Pilonidal

Prosedur Pengobatan untuk Kista Pilonidal

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Ada jenis kista yang dapat muncul di bagian bawah tulang. Kista ini disebut kista pilonidal. Gangguan ini dapat terinfeksi dan mengandung nanah. Setelah terinfeksi, atau istilah medisnya “abses pilonidal”, itu akan terasa sangat menyakitkan dan mengganggu aktivitas. 

Gangguan ini mungkin terlihat seperti jerawat besar di bagian bawah tulang ekor. Kista ini lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita, dan lebih banyak terjadi pada usia muda. Orang yang sering duduk atau memang melakukan pekerjaan dengan lebih banyak duduk, memiliki peluang lebih tinggi untuk mengalami kista ini. 

Baca juga: Apakah Kista Pilonidal Dapat Kambuh Kembali setelah Sembuh?

Prosedur Pengobatan Kista Pilonidal

Untungnya kista pilonidal dapat diobati. Jika kamu mengalami kista ini, segera beritahu dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan saran pengobatan. Kemungkinan dokter akan mengambil tindakan operasi atas kasus ini. Sebab antibiotik saya tidak dapat menyembuhkan kista pilonidal. Namun, ada beberapa pilihan prosedur pengobatan yang dapat dilakukan, di antaranya:

  • Insisi dan Drainase

Prosedur ini merupakan metode yang paling banyak dilakukan. Dokter akan membuat sayatan pada kista dan mengeringkannya. Dokter akan menghilangkan folikel rambut dan membiarkan luka terbuka, dan menutupnya dengan kain kasa. 

Keuntungan dari prosedur pengobatan ini adalah prosedurnya sederhana dan dilakukan dengan anestesi lokal, yang artinya hanya area di sekitar kista yang akan mati rasa. Hanya saja kekurangan dari prosedur pengobatan ini, kamu harus sering mengganti kain kasa hingga kista sembuh. Terkadang ini membutuhkan waktu hingga 3 minggu. 

Baca juga: Cara Mengobati Kista Pilonidal yang Perlu Diketahui

  • Marsupialisasi

Dalam prosedur, dokter akan membuat sayatan dan mengeringkan kista, menghilangkan nanah dan rambut yang ada di dalamnya. Dokter akan menjahit tepi luka. Keuntungan dari prosedur ini adalah operasi rawat jalan dengan anestesi loka. Ini juga memungkinkan dokter membuat sayatan lebih kecil dan lebih dangkal, sehingga kamu tidak perlu mengganti kain kasa setiap hari. Hanya saja pada prosedur ini membutuhkan sekitar 6 minggu untuk sembuh. Kamu juga perlu check up ke dokter secara rutin. 

  • Sayatan, drainase, penutupan luka

Dalam prosedur ini kista dikeringkan, tetapi tidak dibiarkan terbuka. Dengan prosedur ini kamu tidak perlu membongkar kain kasa karena dokter sudah menutup luka sepenuhnya setelah operasi. Hanya saja kekurangan dari prosedur ini kamu cenderung memiliki lebih banyak masalah dengan kista. Karena lebih sulit untuk menghilangkan seluruh kista dengan metode ini.

Pada dasarnya, setelah prosedur pengobatan dilakukan, kamu perlu mengikuti semua instruksi dari dokter mengenai perawatan di rumah. Terutama jika kamu perlu melepas dan memasang kain kasa pada waktu tertentu. Kiatnya adalah:

  • Usahakan area pengobatan selalu bersih.
  • Periksa tanda-tanda infeksi baru, seperti kemerahan, nanah, atau nyeri.
  • Temui dokter pada jadwal yang ditentukan atau diperlukan untuk dapat melihat bagaimana perkembangan kesembuhan kista.
  • Penyembuhan total mungkin bisa didapatkan, tapi kamu perlu ingat bahwa kista pilonidal dapat kambuh bahkan meski kamu telah menjalani proses pengobatan. 

Kista Pilonidal Dapat Dicegah

Setelah kista pilonidal dikeringkan dengan pembedahan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terkena kista yang lain. Cobalah untuk tidak duduk dalam waktu lama, yang memberi tekanan pada area kista pilonidal berkembang. Apabila pekerjaan mengharuskan untuk duduk sepanjang hari, cobalah menyisihkan beberapa menit setiap jam untuk berdiri dan berjalan cepat. 

Membawa beban ekstra juga dapat membuat kamu lebih rentan mengembangkan kista pilonidal. Dokter dapat memberikan gagasan apakah berat badan mungkin berperan dalam pembentukan kista.

Baca juga: Jangan Sepelekan 7 Gejala Kista Ini

Cobalah untuk menjaga area di antara pipi pantat sebersih dan sekering mungkin. Kenakan pakaian yang pas agar dapat membantu mencegah keringat berkumpul di sana. Selain itu, pertimbangkan untuk menghilangkan rambut yang tumbuh di bagian atas bokong kamu. 

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2020. What Is a Pilonidal Cyst?
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Pilonidal cyst.