Ad Placeholder Image

Rebus Daun Seledri untuk Obat Darah Tinggi: Caranya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 19 Juni 2026

Cara Rebus Daun Seledri: Turunkan Darah Tinggi Mudah

Rebus Daun Seledri untuk Obat Darah Tinggi: Caranya!Rebus Daun Seledri untuk Obat Darah Tinggi: Caranya!

DAFTAR ISI


Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering dijuluki sebagai silent killer karena gejalanya yang sering tidak disadari namun dapat memicu komplikasi fatal seperti stroke dan serangan jantung. Di Indonesia, penggunaan bahan alami sebagai terapi pendamping untuk mengelola tekanan darah sudah menjadi tradisi turun-temurun. Salah satu bahan herbal yang paling populer dan didukung oleh berbagai penelitian adalah seledri.

Seledri (Apium graveolens) mengandung senyawa aktif unik yang disebut 3-n-butylphthalide (NBP). Senyawa ini bekerja dengan cara merelaksasi dinding pembuluh darah, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan tekanan pada arteri berkurang. Selain itu, seledri juga kaya akan kalium dan antioksidan yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan elektrolit serta kesehatan sistem kardiovaskular secara keseluruhan.

Mengonsumsi seledri dalam bentuk segar atau air rebusan memang baik, namun bagi kamu yang memiliki mobilitas tinggi, suplemen dengan ekstrak seledri terstandar bisa menjadi pilihan yang lebih praktis dan terukur dosisnya. Memilih produk yang tepat sangat penting untuk memastikan efektivitas dan keamanan konsumsi jangka panjang dalam mengontrol tekanan darah.

Nah, mau tahu apa saja pilihan seledri untuk darah tinggi? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Seledri untuk Darah Tinggi yang Ampuh

Berikut adalah beberapa pilihan suplemen berbahan dasar ekstrak seledri dan kombinasi herbal lainnya yang telah teruji secara klinis dan tersedia di apotek untuk membantu menjaga tekanan darah kamu tetap stabil.

1. Tensigard 10 Kaplet

Tensigard merupakan produk fitofarmaka pertama di Indonesia untuk hipertensi yang mengandung kombinasi ekstrak seledri (Apium graveolens) dan ekstrak kumis kucing (Orthosiphon stamineus). Kandungan fitokimia dalam seledri bekerja sebagai calcium channel blocker alami yang membantu merelaksasi otot pembuluh darah, sementara kumis kucing berperan sebagai diuretik alami untuk mengeluarkan kelebihan garam dan cairan melalui urine.

Manfaat Tensigard adalah untuk membantu menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik pada penderita hipertensi ringan hingga sedang tanpa mengganggu keseimbangan elektrolit dalam tubuh secara drastis.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 kaplet, dikonsumsi 3 kali sehari.
  • Sebaiknya dikonsumsi sesudah makan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Tensigard 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mengelola Hipertensi
  1. Kurangi asupan garam harian maksimal 1 sendok teh per hari.
  2. Lakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki selama 30 menit setiap hari.
  3. Kelola stres dengan meditasi atau hobi yang menyenangkan.

2. HerbaPaeni 30 Kapsul

HerbaPaeni adalah suplemen herbal yang mengandung ekstrak murni daun seledri (Apium graveolens). Produk ini diformulasikan untuk mengoptimalkan kandungan apiin dan apigenin yang berfungsi sebagai anti-inflamasi dan vasodilator. Dengan melebarnya pembuluh darah, jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Manfaat utamanya adalah membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan menjaga kelancaran sirkulasi darah. Selain itu, kandungan antioksidannya membantu melindungi sel-sel pembuluh darah dari kerusakan akibat radikal bebas.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-2 kapsul, dikonsumsi 2 kali sehari.
  • Diminum setelah makan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan HerbaPaeni 30 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

3. Blackmores Celery 3000 50 Tablet

Blackmores Celery 3000 mengandung ekstrak biji seledri yang setara dengan 3 gram biji seledri kering dalam setiap tabletnya. Biji seledri mengandung minyak atsiri dan flavonoid yang lebih pekat dibandingkan daunnya. Dalam farmakologi tradisional, biji seledri telah lama digunakan untuk meredakan keluhan asam urat dan tekanan darah tinggi.

Manfaat produk ini mencakup efek diuretik ringan yang membantu pembuangan residu metabolisme, serta mendukung fungsi ginjal dalam mengatur volume darah. Hal ini secara tidak langsung membantu menormalkan tekanan darah.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-2 tablet per hari.
  • Dikonsumsi bersamaan dengan waktu makan atau segera setelah makan.

Obat ini termasuk kategori suplemen kesehatan. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Blackmores Celery 3000 50 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Nature’s Plus Celery Seed 600 mg 60 Capsules

Nature’s Plus Celery Seed merupakan suplemen premium yang menyediakan 600 mg ekstrak biji seledri per kapsul. Produk ini diproses dengan teknologi tinggi untuk memastikan stabilitas senyawa aktif 3-n-butylphthalide (NBP) yang berperan krusial dalam regulasi tekanan darah.

Manfaatnya tidak hanya terbatas pada penurunan tekanan darah, tetapi juga sebagai agen detoksifikasi alami bagi tubuh. Suplemen ini sangat cocok bagi mereka yang ingin menjaga kesehatan pembuluh darah secara alami dengan dosis yang presisi.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 kapsul setiap hari atau sesuai anjuran ahli.
  • Diminum setelah makan.

Obat ini termasuk kategori suplemen kesehatan. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Nature’s Plus Celery Seed 600 mg 60 Capsules di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Mengolah Seledri yang Tepat untuk Darah Tinggi

Selain mengonsumsi suplemen, kamu juga bisa memanfaatkan seledri segar yang ada di dapur. Namun, pengolahan yang salah dapat merusak kandungan nutrisinya. Berikut adalah beberapa metode yang disarankan:

1. Air Rebusan Seledri

Cuci bersih 100-200 gram seledri segar (berikut akarnya jika memungkinkan). Rebus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum air rebusan ini secara rutin di pagi dan sore hari. Pastikan tidak merebusnya terlalu lama dengan api besar agar senyawa aktifnya tidak menguap.

2. Jus Seledri Murni

Membuat jus seledri tanpa tambahan gula atau pemanis buatan adalah cara tercepat untuk mendapatkan konsentrasi NBP yang tinggi. Kamu bisa mencampurkannya dengan sedikit apel hijau untuk menyeimbangkan rasa getirnya. Serat dalam jus seledri juga baik untuk pencernaan.

3. Lalapan Segar

Mengonsumsi seledri mentah sebagai lalapan adalah cara terbaik untuk menjaga keutuhan vitamin C dan enzim di dalamnya. Pastikan seledri dicuci di bawah air mengalir yang bersih untuk menghilangkan sisa pestisida.

Studi Mengenai Seledri untuk Darah Tinggi

Natural Medicine Journal menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa ekstrak biji seledri (NBP) menunjukkan penurunan signifikan pada tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi ringan hingga sedang. Penelitian ini menyoroti bahwa seledri bekerja tanpa efek samping yang umum ditemukan pada obat kimia, seperti kelelahan atau pusing mendadak.

Selain itu, jurnal dari International Journal of Preventive Medicine juga menyebutkan efek diuretik dan vasodilatasi dari seledri yang efektif dalam jangka panjang bagi kesehatan jantung. Hal ini memperkuat alasan mengapa seledri sering dijadikan terapi lini pertama dalam pengobatan herbal hipertensi di berbagai belahan dunia.

Jika kamu merasa gejala darah tinggi tidak kunjung membaik meski sudah rutin mengonsumsi seledri, segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih komprehensif.

Kamu bisa mendapatkan produk-obatan dan suplemen di atas dengan praktis melalui layanan beli obat online di Halodoc, produk diantar langsung ke rumah kamu dalam waktu singkat.

Referensi:
PubMed NCBI. Diakses pada 2026. A pilot study to evaluate the antihypertensive effect of a celery seed extract in mild to moderate hypertensive patients.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. 10 ways to control high blood pressure without medication.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Celery May Help Lower Your Blood Pressure.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Hipertensi: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya.
WHO. Diakses pada 2026. Hypertension Fact Sheets.

FAQ

1. Berapa banyak seledri yang harus dikonsumsi setiap hari untuk darah tinggi?

Untuk seledri segar, dianjurkan mengonsumsi sekitar 4 batang seledri atau sekitar 100-200 gram per hari. Jika dalam bentuk ekstrak, ikuti dosis pada kemasan produk.

2. Apakah penderita darah rendah boleh makan seledri?

Penderita hipotensi sebaiknya membatasi konsumsi seledri karena efek penurun tekanan darahnya dapat menyebabkan pusing atau lemas jika tekanan darah turun terlalu rendah.

3. Apakah seledri bisa menggantikan obat darah tinggi dari dokter?

Seledri bersifat sebagai terapi pendamping (adjuvan). Jangan pernah menghentikan obat resep dokter tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.

4. Apa efek samping terlalu banyak makan seledri?

Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan fotosensitivitas (kulit sensitif terhadap sinar matahari) dan dalam kasus jarang bisa memicu alergi atau gangguan ginjal karena kandungan oksalatnya.

## Punya Keluhan Darah Tinggi tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti tekanan darah yang tidak stabil, tapi bingung harus mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.