Ad Placeholder Image

Resep Sehat: Capcay Goreng dan Kuah Rendah Kalori

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   23 Juni 2026

“Capcay adalah hidangan sayuran yang lezat dan bergizi. Cara membuatnya pun sangat mudah, dan bahannya bisa disesuaikan selera.”

Resep Sehat: Capcay Goreng dan Kuah Rendah KaloriResep Sehat: Capcay Goreng dan Kuah Rendah Kalori

DAFTAR ISI


Capcay merupakan salah satu hidangan khas perpaduan Tionghoa-Indonesia yang sangat populer di berbagai kalangan masyarakat. Nama “capcay” sendiri berasal dari dialek Hokkian yang secara harfiah berarti “aneka ragam sayur” atau “sepuluh sayur”. Hidangan ini tidak hanya menawarkan cita rasa yang lezat dan gurih, tetapi juga merupakan cara yang sangat praktis untuk mengonsumsi berbagai jenis sayuran dalam satu waktu.

Pentingnya mengonsumsi berbagai macam sayuran setiap hari sudah tidak diragukan lagi secara medis. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan merekomendasikan konsumsi minimal 400 gram buah dan sayuran per hari untuk mencegah penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker, diabetes, dan obesitas. Melalui hidangan capcay, kamu bisa mendapatkan asupan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang optimal untuk menjaga fungsi pencernaan serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Namun, bagi sebagian orang, terutama yang memiliki kondisi medis tertentu seperti asam lambung (GERD), sindrom iritasi usus (IBS), atau alergi makanan, memilih jenis sayuran dan bumbu masak harus dilakukan dengan hati-hati. Jika kamu memiliki keluhan pencernaan yang tidak kunjung membaik meski sudah memperbaiki pola makan, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter spesialis gizi atau penyakit dalam di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis dan saran medis yang tepat.

Banyak yang sering bertanya, sebenarnya sayur capcay apa aja sih yang wajib ada agar rasanya enak namun tetap bergizi maksimal? Nah, mau tahu apa saja pilihan sayurannya? Berikut ulasan lengkapnya!

Macam-Macam Sayur untuk Capcay dan Manfaatnya

Sebenarnya tidak ada aturan baku mengenai sayuran apa yang harus dimasukkan ke dalam masakan ini. Kamu bisa menyesuaikannya dengan selera atau stok yang ada di kulkas. Namun, secara umum, berikut adalah daftar sayuran yang paling sering digunakan beserta profil nutrisinya:

1. Wortel

Wortel adalah sayuran wajib yang selalu hadir dalam setiap porsi capcay. Selain memberikan warna oranye yang cerah dan menggugah selera, wortel memiliki tekstur renyah yang memberikan sensasi makan yang menyenangkan. Dari segi gizi, wortel sangat kaya akan beta-karoten, suatu senyawa yang akan diubah tubuh menjadi Vitamin A.

Vitamin A memainkan peran krusial dalam menjaga kesehatan mata, mencegah rabun senja, serta mendukung fungsi sistem imun agar tubuh lebih kebal terhadap infeksi virus dan bakteri. Menariknya, menumis wortel dengan sedikit minyak sehat justru akan meningkatkan penyerapan beta-karoten oleh sistem pencernaan kita.

2. Brokoli

Sayuran berdaun hijau gelap dan lebat ini adalah “superfood” yang sering ditemukan dalam capcay. Brokoli masuk ke dalam kelompok sayuran cruciferous yang terkenal akan kandungan senyawanya yang bernama sulforaphane. Senyawa ini telah banyak diteliti karena kemampuannya dalam menurunkan peradangan dan memiliki potensi sifat antikanker.

Selain itu, brokoli sangat tinggi akan Vitamin C dan Vitamin K. Satu porsi brokoli bisa memenuhi kebutuhan Vitamin C harian yang berguna untuk merangsang produksi kolagen agar kulit tetap sehat dan mempercepat penyembuhan luka.

3. Kembang Kol

Bentuknya mirip brokoli namun berwarna putih pucat. Kembang kol memberikan tekstur empuk yang khas pada hidangan capcay kuah maupun goreng. Sayuran ini sangat rendah kalori dan karbohidrat, menjadikannya pilihan sempurna bagi kamu yang sedang menjalani program diet penurunan berat badan.

Kembang kol mengandung kolin (choline), sebuah nutrisi penting yang sering kali kurang diperhatikan. Kolin sangat diperlukan untuk menjaga struktur selaput sel, mendukung perkembangan otak yang sehat, dan membantu sistem saraf dalam memproduksi neurotransmiter.

4. Sawi Hijau (Caisim)

Sawi hijau atau caisim memberikan sentuhan rasa sedikit pahit yang segar pada capcay. Sayuran berdaun ini sangat rendah kalori namun padat nutrisi. Caisim merupakan sumber kalsium nabati yang sangat baik, yang mana sangat penting untuk menjaga kepadatan tulang dan gigi, terutama bagi mereka yang memiliki intoleransi laktosa atau tidak mengonsumsi produk susu hewani.

Untuk melengkapi kebutuhan gizi harianmu agar tulang tetap kuat, selain makan sayuran ini, kamu juga bisa beli vitamin D dan suplemen kalsium online di Halodoc, produk 100% asli dan diantar langsung ke rumahmu.

5. Sawi Putih

Berbeda dengan caisim, sawi putih memiliki rasa yang lebih manis, ringan, dan banyak mengandung air. Saat dimasak dalam capcay kuah, sawi putih akan menyerap bumbu kaldu dengan sempurna sehingga rasanya menjadi sangat umami.

Sawi putih sangat baik untuk pencernaan karena kandungan air dan serat tidak larutnya tinggi. Serat ini akan menambah massa pada feses, sehingga sangat efektif untuk mencegah serta mengatasi masalah sembelit (konstipasi).

6. Jagung Putren (Baby Corn)

Jagung putren atau jagung muda sering ditambahkan ke dalam capcay karena memberikan tekstur garing yang unik. Berbeda dengan jagung manis biasa yang tinggi akan zat pati (karbohidrat), jagung putren dipanen sebelum matang sepenuhnya sehingga lebih rendah karbohidrat dan kalori.

Sayuran ini kaya akan folat (Vitamin B9) dan potasium. Potasium berfungsi penting dalam mengatur tekanan darah dengan cara membuang kelebihan natrium dari dalam tubuh melalui urine, serta melemaskan dinding pembuluh darah.

7. Jamur Kancing dan Kuping

Meski secara botani bukan tergolong tumbuhan, jamur selalu menjadi bintang dalam masakan capcay. Jamur kuping yang berwarna hitam memberikan tekstur kenyal dan renyah, sedangkan jamur kancing memberikan rasa “daging” (umami) alami karena kandungan asam glutamatnya.

Jamur mengandung beta-glukan, sejenis serat larut yang terbukti dapat meningkatkan sistem imun tubuh dengan merangsang aktivitas sel makrofag (sel darah putih yang bertugas menghancurkan patogen). Jamur juga merupakan salah satu dari sedikit sumber makanan non-hewani yang mengandung selenium dan Vitamin B kompleks.

8. Kacang Kapri (Snow Peas)

Kacang kapri memiliki bentuk pipih dengan biji kacang yang masih sangat kecil di dalamnya. Seluruh bagian kulit kacang kapri dapat dimakan. Kapri memberikan rasa manis yang natural dan warna hijau cerah yang menyegarkan mata.

Kapri merupakan sumber protein nabati dan zat besi yang baik. Zat besi berfungsi mengikat oksigen dalam sel darah merah dan mendistribusikannya ke seluruh jaringan tubuh, sehingga menghindarkan kamu dari kondisi anemia (kurang darah) yang ditandai dengan rasa mudah lelah dan pusing.

Tips Menyimpan Sayuran Agar Tetap Segar
  1. Jangan mencuci sayuran sebelum dimasukkan ke dalam kulkas. Kelembapan ekstra akan memicu pertumbuhan jamur dan bakteri pembusuk. Cuci sayur hanya sesaat sebelum dimasak.
  2. Simpan jamur di dalam kantong kertas (paper bag) alih-alih plastik. Kertas dapat menyerap kelembapan alami jamur sehingga tidak mudah berlendir.
  3. Pisahkan sayuran berdaun hijau (seperti sawi) dari sayuran penghasil gas etilen (seperti tomat dan bawang) agar daun tidak cepat menguning.

Tips Memasak Capcay yang Sehat dan Rendah Kalori

1. Perhatikan Durasi Memasak

Salah satu kesalahan terbesar saat membuat capcay adalah memasak sayuran terlalu lama (overcooked). Merebus atau menumis sayuran hijau terlalu lama akan merusak vitamin larut air seperti Vitamin B dan Vitamin C. Masukkan sayuran yang keras terlebih dahulu (seperti wortel dan kembang kol), lalu sayuran berdaun hijau di saat-saat terakhir agar teksturnya tetap renyah (crunchy) dan nutrisinya terjaga.

2. Gunakan Minyak Sehat dan Batasi Natrium

Capcay ala restoran sering kali menggunakan banyak minyak, minyak wijen, saus tiram, kecap asin, dan MSG yang membuat kadar kalori serta natriumnya melonjak drastis. Jika dikonsumsi berlebihan, natrium dapat memicu hipertensi. Saat memasak sendiri di rumah, gunakan sedikit minyak sehat seperti minyak zaitun ringan atau minyak kanola. Ganti penyedap rasa buatan dengan kaldu ayam kampung murni atau kaldu jamur alami.

Studi Mengenai Konsumsi Sayuran Beragam

Journal of the American Heart Association menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa orang yang mengonsumsi asupan sayuran dari berbagai warna dan jenis (diet pelangi) memiliki risiko 30% lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular dibandingkan mereka yang hanya mengonsumsi sedikit jenis sayuran.

Studi ini menekankan bahwa setiap jenis dan warna sayuran mewakili fitonutrien spesifik yang berbeda-beda. Sayuran cruciferous (brokoli, kol) melindungi dari kerusakan DNA, sementara sayuran oranye (wortel) kuat di antioksidan penangkal radikal bebas. Oleh karena itu, hidangan seperti capcay yang menggabungkan lebih dari lima jenis sayuran merupakan metode diet yang sangat disarankan oleh ahli gizi klinis untuk mencapai kesehatan holistik.

Kini kamu sudah tahu sayur capcay apa aja yang enak, sehat, dan kaya akan manfaat. Mulailah berkreasi di dapur dengan menambahkan sumber protein tanpa lemak seperti dada ayam fillet atau udang agar nilai gizi capcay buatanmu semakin sempurna.

Jika kamu merasa kesulitan memenuhi kebutuhan vitamin harian dari makanan saja, kamu bisa mendapatkan suplemen tambahan dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc kapan saja dan di mana saja.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala pencernaan atau butuh panduan diet spesifik untuk kondisi medismu, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Healthy Diet Fact Sheet.
Healthline. Diakses pada 2024. The 14 Healthiest Vegetables on Earth.
Harvard T.H. Chan School of Public Health. Diakses pada 2024. Vegetables and Fruits.
WebMD. Diakses pada 2024. Health Benefits of Cruciferous Vegetables.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Dietary Fiber: Essential for a Healthy Diet.

FAQ

1. Apakah sayur capcay bagus untuk diet penurunan berat badan?

Sangat bagus. Capcay didominasi oleh sayur-sayuran yang tinggi serat dan air, namun rendah kalori. Serat akan membuat kamu merasa kenyang lebih lama sehingga mencegah keinginan untuk ngemil secara berlebihan. Pastikan saja porsi minyak dan saus yang digunakan saat memasak tidak terlalu banyak.

2. Sayur capcay apa aja yang tidak boleh dipanaskan berulang kali?

Sebaiknya hindari memanaskan ulang sayur bayam, seledri, atau sawi hijau berkali-kali. Sayuran ini mengandung nitrat yang tinggi. Jika dipanaskan berulang dengan suhu tinggi, nitrat dapat berubah fungsi menjadi senyawa nitrosamin yang diyakini bersifat karsinogenik (pemicu kanker) bagi tubuh.

3. Bisakah saya membekukan sayuran untuk capcay (frozen vegies)?

Bisa. Menggunakan sayuran beku (frozen vegetables) seperti wortel potong, kapri, atau brokoli sangat praktis dan nutrisinya tetap terjaga. Proses pembekuan komersial (flash freezing) dilakukan sesaat setelah panen, sehingga vitamin dan mineralnya sering kali lebih utuh dibandingkan sayuran segar yang sudah berhari-hari dibiarkan di suhu ruang.

4. Bagaimana cara membuat kuah capcay agar kental tanpa merusak gizi?

Umumnya kuah capcay dikentalkan menggunakan larutan tepung maizena (tapioka/jagung). Maizena aman dikonsumsi dan tidak merusak gizi sayuran. Cukup gunakan secukupnya (1-2 sendok teh yang dilarutkan dalam air) dan tuangkan di tahap paling akhir proses memasak saat api sudah hampir dimatikan agar kuah mengental sempurna.