
Resep Tekwan Ikan Tenggiri yang Enak dan Kaya Nutrisi
“Tekwan adalah makanan khas Palembang yang gurih, segar, dan kaya nutrisi. Tak perlu beli, kamu bisa bikin sendiri dengan bahan-bahan yang mudah didapat.”

DAFTAR ISI
- Mengenal Tekwan: Kuliner Khas Palembang yang Mendunia
- Kandungan Nutrisi Luar Biasa dalam Ikan Tenggiri
- Resep Tekwan Ikan Tenggiri Asli yang Gurih dan Kenyal
- Tips Rahasia Agar Tekwan Tidak Alot dan Kuah Tidak Amis
- Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Tekwan Ikan
- Waspada Reaksi Alergi dan Masalah Pencernaan
- Studi Terkait Nutrisi Ikan dan Protein
- FAQ: Pertanyaan Seputar Tekwan
Siapa yang tidak kenal dengan tekwan? Makanan khas Palembang, Sumatera Selatan ini sering kali dijuluki sebagai “pempek yang berenang”. Berbeda dengan pempek yang digoreng dan disajikan dengan cuko pedas-asam, tekwan disajikan dalam bentuk bola-bola kecil yang direbus dan disiram dengan kuah kaldu udang yang bening namun sangat kaya rasa. Tekwan bukan sekadar camilan, melainkan hidangan lengkap yang mengandung protein dari ikan dan udang, serta serat dari pelengkapnya.
Kunci kelezatan tekwan terletak pada penggunaan ikan tenggiri yang segar. Ikan ini memberikan tekstur kenyal alami tanpa perlu banyak tambahan bahan kimia. Selain itu, kuah tekwan yang berisi bengkuang, jamur kuping, dan irisan daun bawang memberikan kombinasi tekstur renyah dan lembut dalam setiap suapan. Bagi masyarakat Indonesia, tekwan adalah kenyamanan dalam semangkuk sup hangat, terutama saat cuaca dingin atau musim hujan.
Namun, tahukah kamu bahwa di balik kelezatannya, tekwan menyimpan segudang manfaat nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh? Mulai dari kandungan protein tinggi hingga asam lemak Omega-3, hidangan ini bisa menjadi pilihan menu sehat untuk keluarga. Mari kita pelajari lebih dalam mengenai kandungan nutrisi, cara membuat yang tepat, hingga aspek kesehatan yang perlu diperhatikan saat menikmati hidangan laut ini.
Nah, mau tahu bagaimana cara membuat tekwan yang autentik dan sehat? Berikut ulasannya!
Mengenal Tekwan: Kuliner Khas Palembang yang Mendunia
Asal-usul nama “tekwan” dipercaya berasal dari gabungan kata dalam bahasa Palembang, yaitu “Berko-tek samo kawan” yang artinya duduk mengobrol bersama teman. Hal ini mencerminkan budaya masyarakat Palembang yang gemar berkumpul dan berbagi makanan dalam suasana hangat. Secara historis, tekwan merupakan bentuk adaptasi budaya kuliner lokal dengan pengaruh Tionghoa, terlihat dari penggunaan bahan dasar ikan dan teknik pembuatan bola-bola yang mirip dengan bakso ikan.
Berbeda dengan bakso sapi yang memiliki tekstur padat dan kenyal, tekwan ikan tenggiri cenderung lebih lembut namun tetap memiliki perlawanan saat digigit. Uniknya lagi, kuah tekwan tidak menggunakan kaldu sapi atau ayam, melainkan kaldu udang yang dipadukan dengan bumbu halus berupa bawang putih, merica, dan pala. Bahan pelengkap seperti soun (bihun jagung), sedap malam (bunga pisang kering), jamur kuping, dan bengkuang menjadikan hidangan ini kaya akan variasi nutrisi.
Kandungan Nutrisi Luar Biasa dalam Ikan Tenggiri
Ikan tenggiri (Scomberomorus) merupakan bahan utama tekwan yang sangat bergizi. Berikut adalah beberapa nutrisi penting yang terkandung dalam ikan tenggiri:
- Protein Berkualitas Tinggi: Membantu dalam perbaikan sel tubuh dan pembentukan otot.
- Omega-3 (EPA & DHA): Sangat baik untuk kesehatan jantung dan perkembangan otak, terutama pada anak-anak.
- Vitamin B12: Penting untuk fungsi saraf dan pembentukan sel darah merah.
- Selenium: Mineral yang berperan sebagai antioksidan kuat untuk melindungi tubuh dari radikal bebas.
- Fosfor dan Kalsium: Menjaga kepadatan tulang dan gigi.
Selain ikan, penggunaan udang dalam kuah tekwan juga menambah asupan protein dan yodium yang penting untuk fungsi kelenjar tiroid. Bengkuang yang menjadi pelengkap menyediakan serat larut yang baik untuk pencernaan dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Resep Tekwan Ikan Tenggiri Asli yang Gurih dan Kenyal
Berikut adalah langkah-langkah membuat tekwan ikan tenggiri di rumah dengan hasil yang maksimal.
Bahan Adonan Tekwan:
- 500 gram daging ikan tenggiri giling (pastikan dalam kondisi dingin/baru keluar dari kulkas).
- 350 gram tepung sagu tani (tapioka kualitas tinggi).
- 1 butir putih telur.
- 200 ml air es.
- 2 sdt garam.
- 1 sdt kaldu jamur (opsional).
- 1 sdt gula pasir.
Bahan Kuah Tekwan:
- 250 gram udang kupas (pisahkan kepala dan kulitnya untuk kaldu).
- 2 liter air.
- 100 gram bengkuang, iris korek api.
- 50 gram jamur kuping, rendam air hangat lalu potong-potong.
- 25 gram bunga sedap malam, ikat simpul.
- Soun secukupnya, rendam air panas hingga lunak.
Bumbu Halus Kuah:
- 8 siung bawang putih.
- 1 sdt merica butiran.
- 1/2 biji pala, parut.
- Garam dan gula secukupnya.
Cara Membuat:
- Membuat Adonan: Campurkan ikan tenggiri giling dengan putih telur, air es, garam, gula, dan kaldu jamur. Aduk rata hingga adonan terasa lengket. Masukkan tepung sagu sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan (jangan terlalu kuat agar tidak keras).
- Merebus Bola Tekwan: Didihkan air dalam panci. Ambil sejumput adonan dengan ujung jari atau sendok, bentuk bulat tidak beraturan (ciri khas tekwan), lalu masukkan ke air mendidih. Jika sudah mengapung, angkat dan tiriskan.
- Membuat Kaldu: Rebus kepala dan kulit udang dengan 2 liter air hingga harum, lalu saring. Ambil air kaldunya saja.
- Menumis Bumbu: Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan daging udang kupas, aduk hingga berubah warna. Masukkan tumisan ini ke dalam air kaldu.
- Penyelesaian Kuah: Masukkan bengkuang, jamur kuping, dan bunga sedap malam ke dalam kuah. Tambahkan garam, gula, dan merica. Masak hingga semua bahan matang.
- Penyajian: Tata soun dan bola-bola tekwan di mangkuk. Siram dengan kuah panas beserta isiannya. Taburi dengan bawang goreng, irisan daun seledri, dan perasan jeruk kunci. Tambahkan sambal rawit hijau jika suka pedas.
Tips Memilih Ikan Tenggiri Segar
- Pilih ikan yang matanya jernih dan menonjol, bukan yang merah atau cekung.
- Pastikan daging ikan terasa kenyal dan kembali ke bentuk semula saat ditekan.
- Aroma ikan harus segar khas laut, bukan bau amis yang menyengat atau bau amonia.
Tips Rahasia Agar Tekwan Tidak Alot dan Kuah Tidak Amis
Banyak pemula mengeluhkan tekwan yang hasilnya keras seperti karet atau kuahnya yang berbau amis udang. Untuk menghindari hal tersebut, perhatikan tips berikut:
1. Gunakan Air Es
Air es berfungsi untuk menjaga suhu daging ikan tetap rendah selama proses pengadukan. Suhu dingin membantu protein ikan (aktin dan miosin) membentuk jaringan yang kuat namun lentur, sehingga hasil akhirnya kenyal tetapi tetap lembut.
2. Teknik Mengaduk Sagu
Saat memasukkan tepung sagu, jangan menguleni adonan seperti membuat roti. Cukup aduk perlahan dengan tangan atau spatula hingga tercampur rata. Mengaduk terlalu kuat akan membuat gluten (meskipun sagu rendah gluten) atau ikatan protein menjadi terlalu rapat, yang berakibat tekwan menjadi alot.
3. Menghilangkan Bau Amis Udang
Sangrai kepala dan kulit udang terlebih dahulu sebelum direbus untuk kaldu. Proses penyangraian akan mengeluarkan aroma gurih (smoky) dan menekan bau amis. Tambahkan sedikit irisan jahe saat merebus kaldu jika kamu sangat sensitif terhadap aroma seafood.
Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Tekwan Ikan
Mengonsumsi tekwan secara rutin dalam batas wajar memberikan banyak dampak positif bagi tubuh. Kandungan Omega-3 dalam ikan tenggiri telah terbukti secara ilmiah dapat menurunkan kadar trigliserida dalam darah, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung koroner dan stroke. Selain itu, tekstur tekwan yang dimasak dengan cara direbus menjadikannya alternatif yang jauh lebih sehat dibandingkan camilan gorengan yang tinggi lemak jenuh.
Bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, tekwan bisa menjadi cara menyenangkan untuk memberikan asupan protein ikan. Jamur kuping yang ada di dalamnya juga mengandung serat pangan yang membantu memperlancar buang air besar dan mencegah sembelit.
Waspada Reaksi Alergi dan Masalah Pencernaan
Meskipun menyehatkan, beberapa orang mungkin memiliki sensitivitas terhadap bahan-bahan dalam tekwan. Udang dan ikan tenggiri adalah pemicu alergi makanan yang umum. Gejala alergi dapat berupa gatal-gatal pada kulit, ruam merah, pembengkakan pada bibir, hingga sesak napas dalam kasus yang parah.
Jika kamu mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi seafood, segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat dan diagnosis yang akurat.
Selain alergi, penggunaan bumbu yang terlalu tajam atau sambal yang berlebihan pada tekwan dapat memicu gangguan lambung bagi mereka yang menderita gastritis atau GERD. Untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah kapan pun dibutuhkan, termasuk suplemen enzim pencernaan atau vitamin pendukung kesehatan lainnya.
Studi Mengenai Nutrisi Ikan dan Protein
The American Journal of Clinical Nutrition menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa konsumsi ikan berlemak (seperti tenggiri) minimal dua kali seminggu dapat secara signifikan meningkatkan indeks Omega-3 dalam tubuh.
Studi ini menekankan bahwa asam lemak EPA dan DHA berperan krusial dalam menekan inflamasi kronis dalam tubuh. Pengolahan makanan dengan cara direbus (seperti pada tekwan) terbukti lebih baik dalam mempertahankan kadar Omega-3 dibandingkan dengan teknik penggorengan suhu tinggi yang dapat merusak struktur lemak sehat tersebut.
Menikmati tekwan adalah cara lezat untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian. Dengan memilih bahan yang segar dan cara memasak yang bersih, kamu telah memberikan asupan terbaik bagi keluarga. Namun, tetap perhatikan porsi dan bumbu tambahan agar tidak berlebihan dalam asupan natrium.
Jika setelah makan tekwan kamu merasakan keluhan kesehatan yang tidak biasa, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis. Kamu bisa mendapatkan layanan kesehatan praktis dan cepat melalui Toko Kesehatan Halodoc.
Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc di mana saja kamu berada.
Referensi:
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Tabel Komposisi Pangan Indonesia: Ikan Tenggiri.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Omega-3 in fish: How eating fish helps your heart.
Healthline. Diakses pada 2026. 11 Evidence-Based Health Benefits of Eating Fish.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Health benefits of seafood; Focus on fish and shellfish.
FAQ
1. Apakah ikan tenggiri boleh diganti dengan ikan lain untuk tekwan?
Bisa. Kamu bisa menggunakan ikan kakap, ikan gabus, atau ikan parang-parang. Pastikan ikan tersebut memiliki daging berwarna putih dan tekstur yang lengket saat digiling agar hasil tekwan kenyal.
2. Berapa lama bola-bola tekwan bisa disimpan di freezer?
Tekwan yang sudah direbus dan ditiriskan dapat bertahan hingga 1 bulan di dalam freezer jika disimpan dalam wadah kedap udara. Cukup kukus atau rebus kembali saat akan disajikan.
3. Mengapa tekwan saya terasa alot setelah dingin?
Hal ini biasanya disebabkan oleh penggunaan tepung sagu yang terlalu banyak dibandingkan daging ikannya. Gunakan perbandingan yang tepat (sekitar 1:0.7 atau 1:1) untuk menjaga kelembutan tekwan.
4. Apakah tekwan aman untuk penderita asam urat?
Penderita asam urat harus membatasi konsumsi tekwan karena ikan tenggiri dan udang mengandung purin yang cukup tinggi. Konsultasikan dengan dokter mengenai batasan porsi yang aman bagi kondisi kesehatanmu.
Punya Masalah Pencernaan atau Alergi Setelah Makan? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan setelah menikmati hidangan seafood, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!
[HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.


