Ad Placeholder Image

Risiko Kesehatan Sering Gonta-ganti Pasangan Seksual

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 23 September 2026

“Gonta-ganti pasangan dapat meningkatkan risiko penyakit menular seksual. Hal ini juga dapat menyebabkan beberapa jenis kanker.”

Risiko Kesehatan Sering Gonta-ganti Pasangan SeksualRisiko Kesehatan Sering Gonta-ganti Pasangan Seksual

DAFTAR ISI


Sering berganti pasangan seksual dapat meningkatkan kemungkinan terpapar infeksi menular seksual (IMS), terutama bila hubungan seksual dilakukan tanpa kondom atau tanpa pemeriksaan kesehatan yang rutin. Risiko tersebut tidak selalu disertai gejala, sehingga seseorang dapat menularkan infeksi tanpa menyadarinya.

Jenis IMS yang dapat menular melalui aktivitas seksual antara lain klamidia, gonore, sifilis, herpes genital, infeksi human papillomavirus (HPV), hepatitis B, dan HIV. Kehamilan yang tidak direncanakan juga dapat terjadi, sehingga pencegahan dan pemeriksaan menjadi bagian penting dari kesehatan seksual.

Risiko Seksual Berganti Pasangan

Risiko IMS meningkat seiring bertambahnya jumlah pasangan seksual, khususnya jika status kesehatan pasangan tidak diketahui, penggunaan kondom tidak konsisten, atau terdapat hubungan seksual dengan pasangan yang juga memiliki pasangan lain. Luka atau iritasi pada area genital dapat memperbesar peluang penularan beberapa infeksi.

Gejala IMS dapat berupa luka atau lepuh pada genital, keputihan atau cairan dari penis yang tidak biasa, nyeri saat buang air kecil, gatal, nyeri panggul, atau perdarahan setelah berhubungan seksual. Namun, banyak IMS tidak menimbulkan keluhan, sehingga diagnosis perlu dilakukan melalui pemeriksaan dokter dan tes yang sesuai.

Gunakan kondom dengan benar setiap kali berhubungan seksual, batasi jumlah pasangan, hindari berbagi jarum, serta pertimbangkan vaksinasi HPV dan hepatitis B sesuai anjuran tenaga kesehatan. Bila melakukan hubungan seksual berisiko, jangan menunda konsultasi karena sebagian IMS dapat diobati, sedangkan infeksi tertentu membutuhkan penanganan dan pemantauan jangka panjang.

Produk kesehatan dapat membantu kebutuhan tertentu, seperti memeriksa kemungkinan kehamilan setelah terlambat menstruasi. Namun, alat tes kehamilan tidak dapat mendeteksi IMS dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau pemeriksaan laboratorium.

Rekomendasi Produk Kesehatan Seksual

1. Andalan Strip Uji Kehamilan

Alat ini mendeteksi hormon human chorionic gonadotropin (hCG) dalam urine, yang biasanya meningkat setelah terjadi kehamilan. Ikuti petunjuk pada kemasan dan gunakan urine pagi untuk membantu memperoleh hasil yang lebih akurat, terutama setelah terlambat menstruasi. Hasil positif perlu dikonfirmasi dengan dokter, sedangkan hasil negatif yang dilakukan terlalu dini dapat perlu diulang.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Andalan Strip Uji Kehamilan di Toko Kesehatan Halodoc

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan diri jika muncul luka, lepuh, ruam, keputihan atau cairan genital yang tidak biasa, nyeri saat buang air kecil, nyeri panggul, demam, atau nyeri setelah berhubungan seksual. Konsultasi juga penting setelah hubungan seksual tanpa kondom, terutama jika status IMS pasangan tidak diketahui.

Dokter dapat menentukan pemeriksaan yang diperlukan, seperti tes urine, darah, atau usap genital. Hindari membeli dan mengonsumsi antibiotik sendiri karena pemilihan obat harus disesuaikan dengan penyebab infeksi dan hasil evaluasi medis.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Untuk keluhan genital, paparan IMS, atau hasil tes kehamilan yang membingungkan, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter dapat membantu menilai gejala dan menentukan langkah pemeriksaan berikutnya.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Sexually Transmitted Infections.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Sexually Transmitted Infections.
WebMD. Diakses pada 2026. Sexually Transmitted Diseases.
Badan Pengawas Obat dan Makanan. Diakses pada 2026. Informasi Obat dan Produk Kesehatan.

FAQ

Apakah berganti pasangan seksual pasti menyebabkan IMS?

Tidak selalu, tetapi berganti pasangan dapat meningkatkan peluang paparan IMS, terutama tanpa kondom dan pemeriksaan rutin. Banyak IMS tidak bergejala, sehingga tes tetap dapat diperlukan.

Kapan perlu melakukan tes IMS?

Lakukan konsultasi setelah hubungan seksual berisiko, saat pasangan diketahui memiliki IMS, atau ketika muncul keluhan pada genital. Dokter akan menentukan jenis dan waktu tes yang sesuai.

Apakah kondom mencegah semua IMS?

Kondom menurunkan risiko penularan banyak IMS jika digunakan dengan benar dan konsisten. Namun, perlindungannya tidak sepenuhnya mencakup infeksi yang menular melalui kontak kulit di area yang tidak tertutup kondom.

Apakah alat tes kehamilan dapat mendeteksi IMS?

Tidak. Alat tes kehamilan mendeteksi hormon hCG dalam urine, bukan bakteri atau virus penyebab IMS.