• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Rumah Nyaman Rahasia Mental Sehat

Rumah Nyaman Rahasia Mental Sehat

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Saat menghadapi masa pandemi ini, tentunya banyak perubahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari cara menjaga kebersihan tubuh, lingkungan, hingga work from home atau bekerja dari rumah yang sudah berjalan beberapa bulan, membuat hampir seluruh aktivitas dilakukan dari dalam rumah. Rasa bosan dan stres dapat menghampiri akibat perubahan yang terjadi, namun sebaiknya lakukan beberapa cara untuk tetap menjaga kesehatan mental.

Baca juga: Beres-Beres Rumah saat Istirahat WFH Dapat Redakan Stres

Siapa sangka menjaga rumah tetap bersih dan nyaman menjadi salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk tetap menjaga kesehatan mental. Selain itu, proses membersihkan rumah dapat melepaskan penat selama berada di rumah. Lingkungan yang nyaman memengaruhi kualitas istirahat yang berkaitan langsung dengan kesehatan mental.

Rumah Nyaman Tingkatkan Kualitas Mental

Kegiatan yang banyak dilakukan di dalam rumah, sebaiknya jangan jadikan alasan untuk membuat rumah menjadi berantakan dan tidak nyaman. Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2010 dalam jurnal berjudul Personality and Social Psychology Bulletin menuliskan, wanita yang berada dalam rumah yang berantakan berisiko mengalami stres dan rasa lelah lebih tinggi dibandingkan wanita yang berada dalam rumah yang bersih dan rapi. 

Menjaga kebersihan rumah dengan cara melakukan pembersihan rumah secara rutin juga memberikan rasa puas dan senang. Kondisi ini meningkatkan produksi hormon endorfin di dalam tubuh yang menyebabkan perasaan yang positif.

Baca juga: Hindari Stres, Cobalah Untuk Tidak Terlalu Peduli

Selain dengan menjaga kebersihan rumah, masih ada beberapa cara lain yang bisa dilakukan agar rumah menjadi tempat yang nyaman, yaitu:

  • Tambahkan Unsur Alam dalam Rumah

Jangan ragu untuk membuka jendela rumah lebar-lebar pada pagi hari agar sirkulasi udara berjalan dengan baik. Selain itu, sinar matahari yang masuk dalam rumah juga menambah kenyamanan suasana dalam rumah.

Jangan ragu untuk menambahkan unsur alam lainnya dalam rumah, misalnya menambah beberapa tanaman. Melansir dari Forbes, memelihara tanaman dalam rumah nyatanya mampu menurunkan tingkat stres dan mampu membuat pikiran menjadi lebih tenang.

  • Perhatikan Barang dalam Rumah

Rumah yang terlalu penuh dan berantakan tentunya memengaruhi kualitas udara dalam ruangan. Tentunya, kualitas udara yang kurang baik meningkatkan risiko berbagai penyakit yang mungkin dialami. Dengan begitu, baik kesehatan fisik maupun mental tidak akan terjaga dengan baik. Minimalisirkan barang dan ciptakan ruangan yang nyaman untuk beristirahat.

  • Warna dan Unsur Ruangan

Melansir dari Psychology Today, pemilihan warna dan unsur ruangan juga membantu membuat rumah lebih nyaman. Beberapa warna yang membuat efek hangat pada ruangan, namun ada juga warna yang membuat efek menenangkan, serta menciptakan rasa optimisme. Selain itu, unsur yang terdapat dalam ruangan, seperti sofa, kasur, atau bantal sebaiknya pilihlah yang nyaman agar istirahat semakin berkualitas.

  • Hias Rumah dengan Hiasan yang Bermakna

Hindari memasang hiasan atau pajangan dalam rumah yang membuat kamu tidak nyaman. Kondisi ini menyebabkan kamu tetap merasa bosan dan meningkatkan kondisi stres yang dialami. Pilihlah hiasan yang membantu kamu merasa tenang dan rileks.

Baca juga: 9 Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Mental

Itulah cara yang bisa dilakukan untuk membuat rumah menjadi lebih nyaman. Kondisi pandemi yang terjadi mungkin dapat membuat kamu merasa stres atau depresi, namun sebaiknya tetap tenang dan bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc jika mengalami gangguan kesehatan pada pernapasan maupun demam yang tidak kunjung reda dalam beberapa hari.

Cobalah membuat rumah terasa nyaman. Rumah yang nyaman tentunya membantu kamu mendapatkan istirahat yang berkualitas dan terhindar dari gangguan kesehatan mental. Tidak ada salahnya untuk memutar musik kesukaan sambal mengonsumsi makanan sehat untuk mengisi hari-hari selama menjalani masa pandemi ini. 

Referensi:
Personality and Social Psychology Bulletin. Diakses pada 2020. No Place Like Home: Home Tours Correlate with Daily Patterns of Mood and Cortisol.
Forbes. Diakses pada 2020. Think You Don’t Need Houseplants? Science Says Different.
Psychology Today. Diakses pada 2020. Home as A Healing Space.