• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Rutin Olahraga Bisa Turunkan Risiko Arteriosklerosis

Rutin Olahraga Bisa Turunkan Risiko Arteriosklerosis

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Jantung adalah bagian tubuh yang paling vital pada manusia mengingat fungsinya untuk tubuh. Maka dari itu, penting untuk selalu menjaga organ tersebut untuk tetap sehat. Salah satu cara menjaganya adalah dengan rutin berolahraga. Dengan melakukan hal tersebut, diharapkan tidak ada kelainan yang fatal terjadi.

Salah satu gangguan pada jantung yang dapat diturunkan risikonya dengan berolahraga secara rutin adalah arteriosklerosis. Seseorang yang mengidap gangguan tersebut dapat mengalami serangan jantung hingga stroke. Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara olahraga memengaruhi kesehatan jantung. Berikut bahasan lengkapnya!

Baca juga: Pola Hidup Sehat untuk Mencegah Arteriosklerosis

Arteriosklerosis Dapat Dicegah dengan Rutin Berolahraga

Arteriosklerosis adalah gangguan yang terjadi ketika pembuluh darah yang berguna untuk membawa oksigen dan nutrisi dari jantung ke seluruh tubuh menjadi tebal dan kaku. Terkadang, gangguan ini dapat membatasi aliran darah ke organ dan jaringan lain. Arteri pada tubuh seharusnya fleksibel dan elastis, tetapi mungkin saja mengalami pengerasan.

Aterosklerosis adalah penyakit yang merupakan tipe spesifik dari arteriosklerosis. Namun, istilah ini terkadang digunakan secara bergantian. Seseorang mengidap aterosklerosis yang disebabkan oleh penumpukan lemak, kolesterol, dan zat lainnya atau plak pada dinding arteri. Hal tersebut dapat menyebabkan aliran darah dibatasi.

Selain itu, gangguan arteriosklerosis dapat terjadi pada pembuluh darah yang mengarah ke beberapa organ penting, seperti jantung, otak, kaki, hingga ginjal. Gangguan ini dapat terjadi dalam waktu yang lama, dan menyebabkan sumbatan. Dampak buruknya, komplikasi berbahaya dapat terjadi seperti serangan jantung, penyakit jantung koroner, dan stroke.

Lalu, apakah berolahraga rutin dapat efektif untuk atasi arteriosklerosis? Dengan berolahraga secara rutin, seperti berjalan, berlari, hingga berenang dapat membuat otot besar dalam tubuh bergerak. Hal tersebut menyebabkan terjadinya adaptasi kardiovaskular yang dapat meningkatkan daya tahan dan kekuatan otot. Selain itu, olahraga juga dapat mencegah terjadinya gangguan pada jantung seseorang.

Salah satu gangguan yang dapat dicegah dengan berolahraga rutin adalah arteriosklerosis. Rangkaian gerakan tersebut dapat menjaga arteri tetap sehat dengan menurunkan tingkat kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik di dalam tubuh. Sehingga, beberapa risiko yang dapat meningkatkan penyakit tersebut, seperti tekanan darah tinggi, obesitas, dan stres, dapat diredam.

Baca juga: Arteriosklerosis Juga Bisa Menyerang Anak Muda

Olahraga rutin juga dapat membantu arteri lebih sehat dengan meningkatkan produksi oksida nitrat oleh sel-sel yang melapisi arteri, sehingga sirkulasi lebih lancar. Kebiasaan baik tersebut juga dapat merangsang sumsum tulang untuk menghasilkan sel-sel baru pada lapisan arteri dan memperbaiki arteri yang rusak.

Seseorang yang merasa sehat dan terbebas dari arteriosklerosis, faktor usia dapat menimbulkan dampak yang fatal pada arteri. Sejalan dengan bertambahnya usia, arteri dapat menjadi kaku, lengket, dan lebih sempit. Namun, pada seseorang yang berolahraga secara rutin, faktor usia menimbulkan dampak yang lebih kecil dibandingkan yang tidak melakukannya.

Maka dari itu, penting untuk selalu berolahraga secara rutin untuk menjaga tubuh selalu sehat dan terhindar dari penyakit arteriosklerosis. Kesehatan jantung sangat penting untuk dijaga agar kematian mendadak dapat dihindari. Semua orang pasti tidak ingin hal tersebut terjadi, namun masih malas untuk berolahraga. Lakukanlah hal tersebut sekarang juga!

Baca juga: Kenali Tanda dan Gejala Arteriosklerosis

Selain itu, jika kamu mempunyai pertanyaan terkait gangguan arteriosklerosis yang memberi dampak buruk bagi jantung, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya mudah sekali, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Arteriosclerosis / atherosclerosis.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2020. Atherosclerosis: Exercise essential in combating arterial disease.