Ad Placeholder Image

Sakit Paha Sebelah Kanan: Penyebab, Cara Mengatasi

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Juni 2026

Sakit Paha Sebelah Kanan: Penyebab, Cara Mengatasi

Sakit Paha Sebelah Kanan: Penyebab, Cara MengatasiSakit Paha Sebelah Kanan: Penyebab, Cara Mengatasi

DAFTAR ISI


Paha bagian dalam nyeri sering kali muncul secara tiba-tiba, terutama setelah kamu melakukan aktivitas fisik yang intens atau gerakan yang tidak biasa. Rasa nyeri ini bisa terasa seperti tarikan tajam, pegal yang berdenyut, hingga rasa panas yang menjalar. Secara anatomi, area ini didominasi oleh kelompok otot adductor yang berfungsi untuk merapatkan kedua kaki. Gangguan pada otot-otot ini merupakan penyebab paling umum dari ketidaknyamanan yang kamu rasakan.

Mengabaikan rasa nyeri pada paha bagian dalam bisa berisiko memperburuk kondisi, terutama jika penyebabnya adalah cedera otot (strain) atau peradangan sendi. Penanganan yang cepat dan tepat, mulai dari istirahat yang cukup hingga penggunaan obat-obatan yang sesuai, sangat krusial agar kamu bisa kembali beraktivitas dengan normal tanpa hambatan mobilitas.

Penting bagi kamu untuk mengenali apakah nyeri tersebut bersifat ringan yang bisa ditangani secara mandiri atau merupakan tanda kondisi medis yang lebih serius. Jika rasa nyeri disertai bengkak yang hebat atau ketidakmampuan untuk menumpu beban, segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan diagnosa yang akurat.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan yang bisa membantu meredakan paha bagian dalam nyeri? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Produk untuk Paha Bagian Dalam Nyeri yang Ampuh

Berikut adalah beberapa pilihan obat topikal maupun oral yang tersedia di Halodoc untuk membantu meredakan keluhan nyeri pada paha kamu:

1. Voltaren Emulgel 20 g

Voltaren Emulgel mengandung bahan aktif Diclofenac diethylamine. Obat ini bekerja sebagai anti-inflamasi non-steroid (NSAID) topikal yang meresap ke dalam kulit untuk meredakan peradangan dan nyeri langsung pada sumbernya. Sangat efektif untuk mengatasi nyeri akibat cedera otot adductor atau tendonitis pada paha.

Manfaat utamanya adalah mengurangi rasa sakit dan pembengkakan pada jaringan lunak di sekitar paha bagian dalam.

Dosis dan aturan pakai:

  • Oleskan 3-4 kali sehari pada bagian paha yang nyeri.
  • Gosok secara perlahan hingga terserap kulit.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 20 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. Counterpain Cream 30 g

Counterpain Cream adalah krim pereda nyeri yang mengandung Methyl salicylate, Menthol, dan Eugenol. Cara kerjanya adalah dengan memberikan sensasi hangat yang membantu melancarkan aliran darah di area otot yang tegang, sehingga otot paha bagian dalam menjadi lebih rileks.

Manfaat produk ini sangat terasa untuk meredakan nyeri otot ringan, pegal-pegal setelah olahraga, dan keseleo.

Dosis dan aturan pakai:

  • Oleskan secukupnya pada paha yang terasa nyeri.
  • Gunakan 3-4 kali sehari atau sesuai kebutuhan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Aman digunakan untuk pemakaian luar.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Counterpain Cream 30 g di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mengatasi Nyeri Paha di Rumah
  1. Terapkan metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) pada 48 jam pertama.
  2. Hindari aktivitas fisik berat yang melibatkan gerakan menyamping atau melompat.
  3. Gunakan kompres hangat setelah fase akut lewat untuk merelaksasi otot.

3. Panadol Extra 10 Kaplet

Jika nyeri paha tidak cukup diredakan dengan obat oles, Panadol Extra bisa menjadi pilihan oral yang tepat. Mengandung Paracetamol dan Caffeine, kombinasi ini bekerja meningkatkan ambang rasa sakit di otak sehingga nyeri yang dirasakan berkurang secara signifikan.

Manfaatnya mencakup pereda nyeri intensitas ringan hingga sedang yang sering menyertai cedera otot atau radang sendi.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 kaplet, 3-4 kali sehari. Jangan melebihi 8 kaplet dalam 24 jam.
  • Diminum sesudah makan untuk menghindari iritasi lambung bagi yang sensitif.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk stok di rumah.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Panadol Extra 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Salonpas Koyo 10 Lembar

Salonpas Koyo merupakan pereda nyeri praktis yang mengandung Methyl salicylate dan Menthol. Keunggulannya terletak pada teknologi transdermal yang melepaskan bahan aktif secara perlahan selama beberapa jam langsung ke titik nyeri di paha bagian dalam.

Manfaatnya efektif untuk meredakan kekakuan otot dan nyeri sendi yang mengganggu kenyamanan saat tidur atau berjalan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Bersihkan dan keringkan area paha yang nyeri.
  • Tempelkan koyo pada area tersebut. Jangan digunakan pada luka terbuka.
  • Ganti setiap 8-12 jam sekali.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Salonpas Koyo di Toko Kesehatan Halodoc

5. Neurobion Forte 10 Tablet

Terkadang, nyeri pada paha bagian dalam disebabkan oleh masalah saraf, seperti saraf terjepit atau neuropati peripheral. Neurobion Forte mengandung Vitamin B1, B6, dan B12 dosis tinggi yang berfungsi untuk memperbaiki kerusakan sel saraf dan menjaga fungsi sistem saraf tetap optimal.

Manfaat produk ini adalah membantu meredakan keluhan kesemutan, mati rasa, atau nyeri menjalar yang disebabkan oleh gangguan saraf di area paha dan kaki.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet sehari, diminum sesudah makan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Neurobion Forte di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab Umum Paha Bagian Dalam Nyeri

1. Cedera Otot Adductor (Groin Strain)

Ini adalah penyebab paling sering. Terjadi ketika otot-otot di paha bagian dalam tertarik atau robek akibat gerakan mendadak, seperti saat bermain sepak bola, basket, atau melakukan peregangan yang terlalu dipaksakan.

2. Osteoarthritis Panggul

Peradangan pada sendi panggul sering kali memicu nyeri yang dirasakan menjalar hingga ke paha bagian dalam. Rasa nyeri ini biasanya memburuk saat pagi hari atau setelah duduk dalam waktu yang lama.

3. Hernia Inguinal

Kondisi di mana jaringan lunak (seperti usus) menonjol melalui titik lemah di otot perut bagian bawah. Nyeri akibat hernia ini sering kali terasa di lipat paha dan dapat menjalar ke paha bagian dalam, terutama saat batuk atau mengangkat beban berat.

Studi Mengenai Penanganan Nyeri Otot

The Journal of Pain Research menerbitkan studi di tahun 2021 yang menjelaskan bahwa penggunaan preparat NSAID topikal seperti Diclofenac memberikan tingkat efikasi yang setara dengan obat oral untuk nyeri muskuloskeletal akut, namun dengan risiko efek samping sistemik (seperti gangguan lambung) yang jauh lebih rendah.

Penelitian ini mendukung penggunaan krim atau gel pereda nyeri sebagai langkah pertama dalam menangani paha bagian dalam nyeri. Selain itu, pemberian suplementasi Vitamin B kompleks terbukti mempercepat pemulihan pada kasus nyeri yang melibatkan iritasi saraf perifer.

Jika nyeri paha bagian dalam yang kamu alami tidak kunjung membaik setelah 3-5 hari penggunaan obat mandiri, atau jika muncul gejala seperti mati rasa total dan perubahan warna kulit, segera hubungi tenaga medis.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Produk dijamin 100% asli dan diantar langsung ke rumah kamu dalam waktu singkat.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan saran medis yang lebih personal.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Inguinal Hernia: Symptoms and Causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Groin Strain: Recovery and Management.
WebMD. Diakses pada 2026. Adductor Strain (Inner Thigh Injury).
Healthline. Diakses pada 2026. What Causes Inner Thigh Pain and How to Treat It.
NCBI – PubMed. Diakses pada 2026. Topical NSAIDs for musculoskeletal pain.

FAQ

1. Apa penyebab paha bagian dalam nyeri saat berjalan?

Penyebab paling umum adalah strain otot adductor atau kelelahan otot. Namun, bisa juga disebabkan oleh osteoarthritis panggul yang membatasi ruang gerak sendi sehingga timbul nyeri saat kaki melangkah.

2. Apakah nyeri paha bagian dalam berbahaya?

Umumnya tidak berbahaya dan bisa sembuh dengan istirahat. Namun, jika nyeri sangat hebat, ada benjolan di lipat paha (gejala hernia), atau tungkai terasa dingin, segera periksakan diri ke dokter.

3. Bagaimana cara membedakan nyeri otot dan saraf di paha?

Nyeri otot biasanya terasa pegal, kaku, dan memberat saat bergerak. Sementara nyeri saraf cenderung terasa seperti tersengat listrik, panas membakar, atau disertai kesemutan dan mati rasa.

4. Bolehkah memijat paha yang sedang nyeri?

Hindari memijat area yang sedang meradang hebat (bengkak dan merah) pada 48 jam pertama karena dapat memperparah robekan otot. Gunakan kompres es dan oleskan gel pereda nyeri secara perlahan saja.


## Punya Keluhan Paha Bagian Dalam Nyeri tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti paha bagian dalam nyeri, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant)](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.