Makan telur setiap hari bermanfaat untuk meningkatkan kolesterol baik (HDL), mendukung fungsi otak, dan kesehatan mata.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Suplemen Kesehatan Pendukung
- Perbedaan Nutrisi Telur Rebus vs Telur Goreng
- Kapan Harus Membatasi Konsumsi Telur?
- Studi Terkait
- FAQ
Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang paling populer dan terjangkau di Indonesia. Hampir setiap rumah tangga menyediakan telur sebagai menu sarapan atau lauk pauk harian. Selain rasanya yang lezat, telur dikenal sebagai superfood karena mengandung hampir semua nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, mulai dari asam amino esensial, vitamin, hingga mineral penting.
Namun, cara pengolahan telur sangat menentukan nilai gizi yang akan kamu dapatkan. Telur goreng, baik diceplok maupun didadar, merupakan cara favorit banyak orang untuk menikmatinya. Mengonsumsi telur goreng setiap hari memberikan energi instan dan rasa kenyang yang lebih lama, yang sangat baik untuk menunjang aktivitas padat di pagi hari. Namun, ada beberapa aspek kesehatan yang perlu kamu perhatikan, terutama terkait penggunaan minyak atau mentega saat menggoreng.
Penting untuk memahami bagaimana keseimbangan nutrisi ini bekerja agar kamu tetap mendapatkan manfaat optimal tanpa risiko kolesterol tinggi. Bagi kamu yang rutin mengonsumsi telur goreng, menjaga keseimbangan metabolisme lemak dengan bantuan suplemen kesehatan bisa menjadi langkah preventif yang bijak. Untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.
Nah, mau tahu apa saja pilihan suplemen pendukung untuk menjaga kesehatan jantung dan metabolisme kamu? Berikut ulasannya!
Rekomendasi Suplemen Kesehatan Pendukung
Mengonsumsi makanan yang digoreng setiap hari, termasuk telur, dapat meningkatkan asupan lemak jenuh. Oleh karena itu, kamu memerlukan asupan asam lemak sehat dan multivitamin untuk membantu tubuh mengelola kadar lemak dan menjaga fungsi organ tetap optimal. Berikut adalah rekomendasi produk kesehatan yang bisa kamu pertimbangkan:
1. Nature’s Health Omega 3-6-9 45 Sofgels
Nature’s Health Omega 3-6-9 adalah suplemen yang mengandung kombinasi asam lemak esensial dari minyak ikan, minyak rami (flaxseed oil), dan minyak borage. Asam lemak ini bekerja dengan cara membantu menurunkan kadar trigliserida dalam darah dan menjaga elastisitas pembuluh darah, yang sangat penting bagi kamu yang sering mengonsumsi lemak dari makanan gorengan.
Manfaat utama dari suplemen ini meliputi mendukung kesehatan jantung, membantu fungsi otak, dan menjaga kesehatan kulit dari dalam. Omega-3 berperan sebagai antiinflamasi, sedangkan Omega-6 dan 9 mendukung sistem imun dan metabolisme sel.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1-3 softgel per hari setelah makan.
Produk ini adalah suplemen kesehatan. Hindari penggunaan berlebih dan pastikan tidak memiliki alergi terhadap kandungan minyak ikan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Nature’s Health Omega 3-6-9 di Toko Kesehatan Halodoc
2. Wellness Multivitamin Two-A-Day 30 Tablets
Wellness Multivitamin Two-A-Day mengandung berbagai vitamin dan mineral lengkap yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian yang mungkin tidak tercukupi hanya dari makanan. Suplemen ini mengandung vitamin A, C, D, E, serta kompleks vitamin B yang membantu mengubah protein dari telur yang kamu makan menjadi energi yang maksimal.
Manfaatnya adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kebugaran, dan membantu proses metabolisme karbohidrat, lemak, serta protein secara efisien. Kandungan antioksidannya juga membantu menangkal radikal bebas yang mungkin muncul akibat penggunaan minyak goreng yang dipanaskan berulang kali.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1-2 tablet per hari setelah makan.
Produk ini termasuk kategori suplemen. Pastikan untuk tetap mengonsumsi air putih yang cukup selama menggunakan suplemen multivitamin.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Wellness Multivitamin Two-A-Day di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Memasak Telur Goreng yang Lebih Sehat
- Gunakan minyak zaitun (olive oil) atau minyak kelapa yang lebih stabil pada suhu tinggi.
- Gunakan wajan anti lengket untuk meminimalisir penggunaan minyak goreng.
- Tambahkan sayuran seperti bayam atau tomat ke dalam telur dadar untuk menambah serat.
3. Blackmores Odourless Fish Oil 1000 90 Kapsul
Blackmores Odourless Fish Oil 1000 mengandung sumber alami omega-3 dari ikan laut dalam yang diformulasikan tanpa bau amis. Produk ini bekerja dengan cara memelihara kesehatan sistem kardiovaskular dan menurunkan peradangan sistemik di dalam tubuh.
Manfaat spesifiknya meliputi menjaga kesehatan mata, fungsi otak, serta menyeimbangkan rasio kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Ini sangat krusial bagi individu yang mengonsumsi telur setiap hari agar profil lipid tetap dalam batas normal.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 2 kapsul per hari setelah makan.
- Anak-anak 6-12 tahun: 1 kapsul per hari (dapat dicampur ke dalam susu atau jus).
Produk ini termasuk suplemen kesehatan yang aman dikonsumsi jangka panjang sesuai dosis. Hati-hati bagi pengguna yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Blackmores Odourless Fish Oil 1000 di Toko Kesehatan Halodoc
Perbedaan Nutrisi Telur Rebus vs Telur Goreng
1. Kandungan Kalori dan Lemak
Satu butir telur rebus besar mengandung sekitar 78 kalori dan 5 gram lemak. Namun, ketika digoreng, kalorinya bisa meningkat menjadi 90-100 kalori tergantung jumlah minyak yang digunakan. Mengonsumsi telur goreng setiap hari berarti kamu menambahkan asupan lemak tambahan yang jika tidak dibakar melalui aktivitas fisik, dapat memicu kenaikan berat badan.
2. Oksidasi Kolesterol
Telur kaya akan kolesterol alami. Saat digoreng dengan suhu tinggi, kolesterol dalam kuning telur dapat teroksidasi dan membentuk senyawa yang disebut oxysterols. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner lebih tinggi dibandingkan kolesterol non-oksidasi pada telur rebus.
Kapan Harus Membatasi Konsumsi Telur?
Meskipun telur sangat bergizi, penderita diabetes tipe 2 atau orang dengan hiperkolesterolemia genetik disarankan untuk membatasi konsumsi kuning telur. Mengonsumsi putih telur saja bisa menjadi alternatif untuk tetap mendapatkan protein tanpa tambahan lemak dan kolesterol. Selalu pantau kondisi kesehatan kamu, dan jika merasa ada keluhan, segera beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah untuk kebutuhan medis yang mendesak.
Studi Mengenai Konsumsi Telur Harian
Nutrients Journal menerbitkan studi di tahun 2018 yang menjelaskan bahwa konsumsi telur hingga satu butir per hari tidak secara signifikan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular pada individu sehat. Studi ini menekankan bahwa telur justru meningkatkan profil antioksidan dalam darah berkat kandungan lutein dan zeaxanthin.
Penelitian lain dalam The American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan bahwa bagi individu dengan metabolisme normal, telur memberikan efek minimal terhadap kenaikan kolesterol LDL dibandingkan dengan asupan lemak trans dari makanan olahan lainnya.
Kesimpulannya, makan telur goreng setiap hari memberikan manfaat protein yang luar biasa, namun perhatikan cara menggoreng dan jumlah minyak yang digunakan. Jika kamu memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung, konsultasikan pola makanmu dengan dokter.
Kamu bisa mendapatkan suplemen dan vitamin di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Khawatir Kolesterol Naik saat Makan Telur Goreng? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan atau khawatir dengan efek samping makan telur goreng setiap hari, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Referensi:
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2026. Are eggs risky for your heart?.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Eggs: Are they good or bad for my cholesterol?.
Nutrients Journal. Diakses pada 2026. Egg Consumption and Health Outcomes: A Review.
Healthline. Diakses pada 2026. 10 Health Benefits of Eating Eggs.
FAQ
1. Apakah telur goreng meningkatkan kolesterol jahat?
Telur goreng mengandung kolesterol, namun kenaikan LDL biasanya lebih dipicu oleh lemak jenuh dari minyak goreng yang digunakan daripada telur itu sendiri.
2. Berapa jumlah telur maksimal yang boleh dimakan sehari?
Bagi orang sehat, mengonsumsi 1 butir telur utuh setiap hari dianggap aman oleh sebagian besar pakar kesehatan.
3. Apakah putih telur goreng lebih sehat dari telur utuh?
Ya, jika kamu ingin menghindari lemak dan kolesterol, putih telur adalah sumber protein murni tanpa kandungan lemak yang ada di kuning telur.
4. Apa manfaat kolin dalam telur bagi otak?
Kolin adalah nutrisi penting yang digunakan tubuh untuk membangun membran sel dan menghasilkan molekul pemberi sinyal di otak, yang mendukung memori dan fungsi kognitif.





