Advertisement

Selain Gemetaran, Ini 9 Gejala Alami Herpetophobia

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Fadhli Rizal Makarim   12 Desember 2022

“Herpetophobia dapat menyebabkan banyak gejala pada psikologis maupun psikis. Beberapa di antaranya adalah gemetaran, pusing, hingga mual.”

Selain Gemetaran, Ini 9 Gejala Alami HerpetophobiaSelain Gemetaran, Ini 9 Gejala Alami Herpetophobia

Halodoc, Jakarta – Bagi sebagian orang, reptil menjadi salah satu hewan yang eksotis dan unik untuk dipelihara. Namun, bagian sebagian lainnya, reptil menjadi salah satu jenis hewan yang mereka jauhi karena mungkin dianggap berbahaya dan membuat mereka cemas berlebihan. Kondisi ini bisa dikenal sebagai herpetophobia atau fobia terhadap reptil.

Seseorang yang mengalami herpetophobia akan mengalami rasa takut dan cemas yang luar biasa saat melihat, membayangkan, atau berada di dekat reptil, khususnya ular dan kadal. Gejalanya akan terjadi berbeda oleh setiap pengidapnya, tetapi umumnya pengidap herpetophobia akan gemetaran.

Yuk simak ulasan mengenai gejala herpetophobia lainnya yang perlu kamu waspadai berikut ini!

Kenali Tanda Herpetophobia

Ada dua jenis gejala herpetophobia, yaitu gejala psikologis dan fisik. Gejala psikologis dari fobia ini adalah munculnya perasaan takut dan cemas yang berlebihan terhadap reptil.

Selain saat bertemu langsung dengan reptil, gejala juga bisa terjadi saat:

  • Berpikir tentang reptil.
  • Berbicara atau mendengar mengenai reptil.
  • Melihat gambar atau video reptil.

Umumnya, pengidap fobia ini takut terhadap ular dan kadar. Namun, ada juga yang takut terhadap kura-kura, aligator, hingga buaya.

Gejala psikologis lainnya adalah menghindari berbagai hal yang berkaitan dengan reptil. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan pada kehidupan atau aktivitas sehari-hari.

Bukan hanya gejala psikologis, fobia ini juga dapat menyebabkan seseorang mengalami gejala psikis. Berikut ini gejala psikis yang dialami oleh pengidap herpetophobia:

  • Gemetaran.
  • Peningkatan detak jantung.
  • Keringat berlebihan.
  • Napas yang menjadi lebih pendek.
  • Pusing.
  • Nyeri dada.
  • Sensasi dada tertekan.
  • Nyeri perut.
  • Mual.

Segera lakukan pemeriksaan pada psikolog atau psikiater menggunakan Halodoc jika gejala fobia yang kamu alami menyebabkan gangguan. Seperti misalnya, menurunnya produktivitas, gangguan hubungan dengan orang lain, dan memengaruhi kondisi sosial.

Sebaiknya langsung download aplikasi Halodoc. Dengan begitu kamu bisa menemukan psikolog atau psikiater yang terbaik untuk membantu mengatasi fobia ini. 

Inilah Penyebab Herpetophobia

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti apa penyebab seseorang mengalami ketakutan yang luar biasa terhadap reptil. Namun, ada beberapa faktor yang dapat memicu kondisi ini, seperti:

1. Pengalaman Traumatis

Seseorang dapat mengalami fobia ini akibat adanya pengalaman traumatis yang berhubungan dengan reptil. Seperti misalnya, kamu pernah mengalami gigitan akibat ular atau bertemu dengan buaya di alam liar.

2. Riwayat Keluarga

Jika kamu memiliki keluarga yang mengalami ketakutan terhadap reptil, maka kamu juga berisiko mengalami kondisi yang serupa.

3. Kebudayaan

Faktor kebudayaan juga dapat menyebabkan seseorang mengalami fobia terhadap reptil. Reptil, khususnya ular, sering hadir dalam mitologi, cerita rakyat, hingga kepercayaan lain yang bisa membuat persepsi lain mengenai reptil.

Fobia ini bisa diatasi dengan melakukan terapi perilaku kognitif untuk membantu mengidentifikasi dan membentuk kembali pola pikir dan emosi negatif yang memicu ketakutan terhadap reptil.

Terapi seperti exposure therapy juga bisa dilakukan dengan memaparkan objek yang menyebabkan rasa takut untuk mengetahui berbagai teknik yang bisa dilakukan saat mengontrol ketakutan dan kecemasan.

Penggunaan obat juga dilakukan untuk mengatasi kecemasan yang menyebabkan gangguan aktivitas. Dengan mengonsumsi obat, kamu bisa merasa lebih santai dan rileks.

Selain menggunakan pengobatan medis, ada beberapa langkah pencegahan yang bisa kamu lakukan untuk menurunkan gejala, seperti:

  • Mengelola stres dengan baik.
  • Menghindari stimulan, seperti kafein.
  • Mengonsumsi makanan sehat.
  • Olahraga teratur.
  • Memenuhi kebutuhan tidur.

Itulah hal yang perlu kamu lakukan untuk mencegah gejala herpetophobia muncul secara berulang.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. Herpetophobia, the Fear of Lizards and Snakes.
Very Well Health. Diakses pada 2022. What Is Fear of Lizards?